Konten dari Pengguna

25 Kata-Kata tentang Perceraian Orang Tua, Sakit dan Menyayat Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kata-Kata tentang Perceraian Orang Tua.  Foto: Pixabay/CQF-Avocat.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kata-Kata tentang Perceraian Orang Tua. Foto: Pixabay/CQF-Avocat.

Kata-kata tentang perceraian orang tua dapat menjadi pembelajaran bagi semua orang, terutama bagi pasangan yang akan menikah.

Perceraian orang tua tentu akan membawa dampak yang begitu besar bagi kehidupan anak-anak.

Bagi anak-anak, memiliki keluarga yang bahagia adalah sebuah impian. Tumbuh dengan kedua cinta dari orang tua adalah hal yang sangat mereka harapkan.

Baca Juga: 20 Kata-Kata Kehilangan Orang Tua yang Paling Menyedihkan

Kata-Kata tentang Perceraian Orang Tua

Ilustrasi Kata-Kata tentang Perceraian Orang Tua. Foto: Pixabay/geralt.

Mengutip dari laman goodreads.com, momjunction.com, dan helpkidsofdivorce.org, berikut ini kata-kata tentang perceraian orang tua:

  1. “Perceraian mencabik-cabik otot jantung kita sehingga sulit untuk berdetak tanpa perlawanan.”―E. Lockhart.

  2. “Saya wasit. Saya adalah wasit yang tidak mereka ketahui. Tuli dan bisu. Tak terlihat seperti tembok. Saya tidak ingin ada yang menang." −Roddy Doyle.

  3. “Saya adalah korban perceraian, dari latar belakang yang terpecah belah dan tidak pasti. Itu terjadi hampir 40 tahun yang lalu. Namun, bagi saya tidak ada yang lebih menyedihkan daripada perceraian orang tua saya." −Sylvia Kristel.

  4. “Perceraian tidak selalu merupakan pintu menuju kebahagiaan. Hal yang sama dapat dikatakan tentang pernikahan." −Mokokoma Mokhonoana.

  5. “Perceraian adalah hukuman mahal yang didapat cinta ketika gagal." −Bangambiki Habyarimana.

  6. "Orang tua membunuh lebih banyak mimpi daripada siapa pun." −Spike Lee.

  7. “Kemiripan keluarga seringkali memiliki kesedihan yang mendalam di dalamnya." −George Eliot.

  8. “Terkadang saya sedih karena saya tidak memiliki satu keluarga pun seumur hidup saya." −Isabel Grillies.

  9. “Ketika anak-anak Anda tumbuh, mereka mungkin melupakan apa yang Anda katakan, tetapi tidak akan melupakan bagaimana Anda membuat apa yang mereka rasakan." −Kevin Heath.

  10. “Salah satu kebutuhan manusia adalah meminta seseorang bertanya-tanya di mana Anda berada saat Anda tidak pulang pada malam hari." −Margaret Mead.

  11. "Keluarga saya tidak melakukan akhir yang bahagia. Kami melakukan akhir yang menyedihkan atau akhir yang membuat frustrasi atau tanpa akhir sama sekali."

  12. "Kami terprogram untuk penghilangan berikutnya atau ingkar janji.”

  13. “Ketika saya masih kecil, ketidakbahagiaan dalam keluarga saya ditangani sebagian dengan melarikan diri pada televisi. Sejak usia dini saya mencemooh, menolak, dan marah tentang hal itu. Di lain waktu saya menyadari ada banyak hal yang saya sukai di televisi." −Robert Pinsky.

  14. “Hubungan yang rusak adalah sumber dari patah hati berat yang tampaknya memengaruhi setiap keluarga." −Jerry B.Jenkins.

  15. “Terkadang orang yang paling dekat dengan kitalah yang paling bisa menghancurkan kita. Terkadang teman atau keluarga. Tidak selalu hubungan romantis yang bisa membuat kita patah hati." −Shanora Williams.

  16. “Ketika saya berumur 16 tahun, tidak ada yang bisa diandalkan kecuali diri saya sendiri. Setiap orang di keluarga saya menjaga diri mereka sendiri untuk bertahan hidup. Saya merasa begitu tersesat dan sendirian dalam hidup saya." −Rahmat Lozada.

  17. “Pertengkaran keluarga adalah hal yang pahit. Mereka tidak mengikuti aturan apa pun. Mereka tidak seperti sakit atau luka, mereka lebih seperti luka di kulit yang tidak akan sembuh karena tidak ada cukup obat." −F. Scott Fitzgerald.

  18. "Perceraian adalah ketika orang tuamu tidak saling mencintai lagi."

  19. "Perceraian adalah ketika orang tuamu tidak bisa menyelesaikan masalah."

  20. "Perceraian adalah saat orang tuamu pergi."

  21. "Perceraian adalah hal bodoh dan saya berharap tidak ada hal seperti itu."

  22. "Perceraian ialah hal sedih dan bodoh setelah bertahun-tahun."

  23. “Perceraian ialah saat ibu dan ayah bertengkar.” – Steven, usia 5 tahun.

  24. “Perceraian ialah ketika ibu dan ayah putus.” – Kari, usia 8 tahun.

  25. “Perceraian adalah saat mereka tidak tahu cara berhenti berkelahi.” –Michelle, usia 7 tahun.

  26. “Perceraian adalah ketika mereka menurunkan foto keluarga,” –Jeremy, usia 5 tahun.

Itulah kata-kata tentang perceraian orang tua yang menyedihkan dan menyayat hati. Mari kita membuka mata, bekerja sama menciptakan lingkungan yang nyaman bagi mereka yang harus menerima hal pahit dalam hidup.