3 Contoh Pantun Puasa Jawa dan Artinya

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Jawa memiliki seni pantunnya sendiri, seperti yang banyak dikenal orang sebagai sebuah parikan. Bentuk dan temanya berbagai macam, ada yang bertema cinta, nasehat, bahkan pantun puasa Jawa juga ada.
Tujuan pembuatan pantun jawa atau parikanpun bermacam-macam. Ada yang menggunakannya untuk menyindir, memberi nasihat, kata-kata romantis, melucu, merayu, bahkan mengutarakan isi hati.
Menurut Tri Indah Prasasti lewat laman Pascasarjana Universitas Negeri Medan, pantun jawa atau parikan definisinya bisa dikategorikan sebagai budaya atau tradisi lisan, yang disampaikan secara turun-temurun.
Bentuk Pantun Jawa
Pantun bahasa Jawa ada 2 bentuk, yakni empat baris dan dua baris. Pantun dua baris atau parikan dua gatra memiliki bait pertama sebagai sampiran dan isi.
Contohnya: Tawon madu ngisep sekar, calon ibu kudu sabar. Artinya kumbang madu menghisap bunga, jadi calon ibu harus sabar.
Sedangkan pantun empat baris lebih seperti umumnya pantun bahasa Indonesia, yang terdiri dari dua baris sampiran dan dua baris isi pantun.
Nah kali ini kita akan membahas pantun bahasa Jawa tentang puasa beserta artinya dalam bahasa Indonesia. Diharapkan setelah membaca pantun ini, kamu semakin semangat dan jangan nyerah ya puasanya.
3 Contoh Pantun Puasa Jawa 4 Baris dan Artinya
1. Tuku gabah ning Purwakarta
Mulihe nggawa jangan kara
Wulan puasa ngilangna dosa
Sing akeh banget koyo segara
Beli padi di Purwakarta
Pulangnya membawa sayur kara
Bulan puasa menghilangkan dosa
Yang banyak sekali seperti lautan
2. Manuk glathik ning wit randu
Banjur mabur koyo lawa
Puasa kuwi ojo kakehen turu
Akehi maca Quran ben entuk pahala
Burung gelatik di pohon randu
Lalu terbang seperti kelelawar
Puasa jangan kebanyakan tidur
Perbanyak baca Quran supaya dapat pahala
3. Wedang jahe tanpo gulo
Wedang kunir tanpo madu
Puasa iku balesane suwargo
Mulane abot koyo nyunggu watu
Air jahe tanpa gula
Air kunyit tanpa madu
Puasa itu balasannya surga
Makanya berat seperti mengangkat batu di kepala
Itulah deretan parikan jowo tentang bulan Ramadhan yang bisa menambah semangatmu untuk menjalankan puasa tahun ini. Tetap kuat puasa ya.
