3 Contoh Pidato Tema Qurban Untuk Berbagai Acara

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada hari raya Iduladha, biasanya umat muslim menyiapkan berbagai acara untuk merayakannya. Rangkaian acara penyambutan Iduladha umumnya membutuhkan berbagai contoh pidato tema qurban yang menarik untuk referensi.
Mengutip dari buku Menjadi Public Speaker Andal, Viera Restuani Adia, S.I.Kom., MA., (hal:20), pidato merupakan kegiatan di depan umum dengan berbicara untuk menyampaikan nasihat, gagasan, informasi, atau petunjuk dengan kalimat yang disusun dengan baik.
Selain itu, pelaksanaan pidato bertujuan untuk mengajak pendengar terpengaruh dengan apa yang disampaikan. Sebelumnya, pemberi pidato harus mempersiapkan teks sebelum memulai pidato sesuai tema yang diminta. Misalnya, tentang qurban Iduladha.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Contoh Pidato Tema Qurban
Mengutip dari laman nu.or.id, berikut beberapa contoh pidato tema qurban yang menarik untuk berbagai acara keagamaan.
1. Hikmah Perintah Berkurban
Assalamualaikum wr. wb.
Hadirin yang berbahagia,
Pertama dan utama marilah kita bersyukur kehadirat Allah Swt yang telah memberikan kenikmatan kepada kita sekalian, serta salam semoga kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad saw yang telah membimbing kita menuju dunia yang terang, yaitu addinul Islam.
Di sini, saya berpidato sekaligus mengajak kepada hadirin sekalian dan diri kami pribadi, marilah kita selalu berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah dengan terus berusaha menjalankan seluruh perintahNya dan menjauhi semua laranganNya.
Hadirin yang berbahagia,
Hari ini kita memperingati hari raya Iduladha, hari raya yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia pada tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Iduladha juga dikenal sebagai waktu melakukan ibadah menyembelih hewan kurban. Berkurban bermakna menyembelih hewan ternak berupa kambing, sapi, kerbau dengan niat untuk bertaqarrub kepada Allah dengan mendekatkan diri kepada-Nya pada hari nahr.
Berkurban juga memiliki berbagai hikmah ibadah kurban untuk umat muslim yang mengamalkannya. Di antaranya adalah sebagai berikut:
Pertama, menunjukkan sikap syukur
Berkurban atau menyembelih hewan kurban merupakan aktualisasi dari sikap syukur manusia kepada Allah atas nikmat yang telah diterima sehingga kita hewan kurban mampu kita beli untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Kedua, sebagai sarana belajar ikhlas
Dalam pengamalannya, berkurban memerlukan keimanan dan keikhlasan dari orang yang berkurban. Berkurban akan terasa sangat berat untuk dilaknasakan tanpa keimanan dan keikhlasan. Mengingat hewan kurban perlu mengeluarkan sebagian harta untuk membelinya.
Keikhlasan tersebut ditunjukkan kepada Allah Swt dengan harapan mendapat ridhaNya. Sehingga dari orang yang berkurban ada kelegaan atau keikhlasan. Harapan mendapat ridhalah yang juga menjadi penyemangat untuk berkurban saat Iduladha.
Ketiga, memupuk kepedulian sesama
Peduli kepada orang lain dan saudara-saudara merupakan salah satu arti dari berkurban. Dengan berkurban berarti kita memperhatikan saudara dan tetangga sekitar. Kurban juga merupakan kesempatan untuk memupuk kepedulian kepada sesama manuisa.
Kesempatan ini terjadi hanya setahun sekali. Untuk itu, sebagai umat muslim kita harus berusaha untuk bisa melakukan ibadah kurban setiap tahun.
Keempat, menyiarkan Islam
Ibadah kurban merupakan ibadah sosial yang berarti mengandung nilai-nilai sosial kemasyarakatan. Hal ini dikarenakan setelah daging hewan kurban disembelih selanjutnya akan dibagikan kepada masyarakat lingkungan sekitar.
Hal ini tentunya dapat memberikan kebahagiaan dan menyambung persaudaraan dengan yang mendapatkan daging hewan kurban. Misalnya kepada orang yang hanya makan daging setahun sekali, atau orang yang sedang ingin makan daging kurban dan lain sebagainya.
Ketika penyembelihan kurban inilah masyarakat hadir dan terbentuk suasana kerumunan yang ingin melihat hewan kurbannya dipotong dan lain sebagainya. Ketika sembelihan hewan kurban dilaksanakan, lantunan basmalah dan takbir dikumandangkan .
Hal ini salah satunya menjadi syiar agama Islam yang bisa menjadi jalan untuk masyarakat Muslim dalam memperkuat lagi imannya dan bisa jadi kepada orang yang belum Islam mendapatkan sebuah hidayah.
Kelima, meningkatkan iman dan takwa
Iman memiliki sifat yazidu wayangkus/kadang naik, kadang turun. Untuk itu, usaha harus kita lakukan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita. Tanpa usaha untuk melakukan kebaikan yang banyak sudah pasti iman dan takwa kita akan menurun dan hilang.
Kehancuran atau kelunturan iman dan takwa dapat terjadi karena kemaksiatan dan mudlarat. Hal itu merupakan ujian yang diberikan Allah agar derajat kita naik. Jika lulus derajatnya akan naik, naik maqomnya ke maqom atau derajat yang lebih tinggi.
Selanjutnya jika berkurban sudah sampai waktunya, bisa jadi hal itu merupakan sebuah ujian sekaligus harapan agar kita mendapat kebaikan dengan memperoleh keimanan dan ketakwaan yang kuat.
Keenam, terpelihara dari sifat kikir dan menjadi beruntung
Berkurban adalah salah satu bukti ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Berkurban harta untuk kebanyakan orang terasa berat, karena ada hubbud dunya (mencintai dunia), sehingga bukan membelanjakannya justru mengumpulkan dunia atau harta.
Berkurban merupakan pembelajaan harta di jalan Allah. Jika memiliki keikhlasan dalam memberikan sebagian hartanya untuk orang lain melalui kurban, maka Allah akan menjadikan orang yang berkurban dijauhkan dari sifat kikir dan selalu beruntung.
Ketujuh, ibadah yang dicintai Allah
Ibadah memiliki berbagai macam., seperti ibadah mahdloh (sudah ada ketentuannya) dan ibadah ghoiru mahdloh. Ibadah kurban termasuk ibadah yang ada ketentuannya dan juga merupakan ibadah yang lebih dicintai Allah Swt.
2. Kebaikan dalam Berkurban
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Hadirin yang berbahagia,
Setiap umat muslim dalam mengajarkan ketakwaan kepada Allah Swt perlu saling mengingatkan dalam kebaikan. Salah satu tolak ukur ketakwaan adalah kemampuan dalam menjauhi segala larangan-Nya menjalankan segala perintah-perintah Allah Swt.
Allah Swt sudah menggariskan jalan manusia , jika tidak belok ke kanan atau ke kiri, maka posisi di tengah tidak akan mudah terombang-ambing. Ibaratnya, hal-hal yang dilarang oleh Allah Swt tidak akan mudah kita lakukan dalam kehidupan. Allah berfirman:
وَتَزَوَّدُوْا فَاِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوْنِ يٰٓاُولِى الْاَلْبَابِ
Artinya: “Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!”. (QS. Al-Baqarah: 197)
Dari hadis di atas, dapat diketahui bahwa hal yang patut diperjuangkan sebagai bekal untuk di akhirat kelak adalah ketakwaan. Ketakwaan juga termasuk bentuk rasa syukur kitas atas segala yang Allah Swt anugerahkan.
Hadirin yang berbahagia,
Nikmat yang sudah diberikan Allah Swt tersebut tidak seharusnya menjadikan kita lupa dan semakin jauh dari-Nya. Sebaliknya, segala yang telah dianugerahkan nikmat dan rezeki harus dijadikan sebagai penyemangat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Cara mendekatkan diri kepada Allah Swt bisa dilakukan dengan beragam cara. Misalnya, dengan melaksanakan salat wajib maupun sunnah. Selain itu, umat muslim juga sangat dianjurkan untuk melakukan ibadah kurban jika memiliki kemampuan materi.
Ibadah ini dilakukan hanya setahun sekali, yakni pada bulan Dzulhijjah. Kurban merupakan ibadah wajib bagi umat muslim yang mampu. Rasulullah saw bahkan telah memberikan contoh hingga beliau wafat dengan tidak meninggalkan ibadah ini.
Selain dalam hal ketakwaan memiliki keutamaan, dengan berkurban dari segi sosial juga memiliki manfaat. Pasalnya, ada banyak orang yang turut menikmati daging kurban dengan berkurban, sehingga dapat membawa kebahagiaan bagi umat Islam lainnya.
Hadirin yang berbahagia,
Cukup sekian pidato yang dapat saya disampaikan kali ini. Semoga kita semua diberikan kemampuan untuk berkurban di tahun-tahun ke depan di hari raya Iduladha yang penuh berkah ini.
3. Qurban di Bulan Penuh Berkah
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Pada kesempatan yang penuh berkah ini, bersama-sama marilah kita merenungkan dan memahami makna berkurban yang terkandung dalam perayaan Iduladha.
Iduladha adalah salah satu momen yang sangat istimewa sebagai penghormatan terhadap pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim as. Kisah Nabi Ibrahim tentang pengorbanannya menjadi cermin bagi kita tentang kepatuhan dan keimanan kepada Allah Swt.
Iduladha menjadi momen yang mengingatkan kita tentang kesediaan, kesetiaan, keikhlasan kita untuk mengorbankan yang paling berharga dalam rangka meingkatkan ketaatan dan mencari keridhaan Allah.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Perayaan Iduladha mengajarkan manusia tentang beberapa nilai penting yang perlu dijadikan teladan dalam kehidupan kita sehari-hari. Berikut diantaranya:
Pertama, Iduladha mengajarkan umat muslim tentang sikap rela berkorban dan berbagi. Umat muslim dalam perayaan ini dianjurkan untuk berbagi daging kurban dengan sesama, khususnya untuk mereka yang membutuhkan.
Kedua, Iduladha mengajarkan pentingnya tawakkal (berserah diri) kepada Allah. Seperti Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as yang telah mencotohkan, kita harus memiliki kuatnya keyakinan bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini adalah kehendak Allah Swt.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Dalam merayakan Iduladha, marilah kita menjaga kepatuhan dan ketaqwaan kepada Allah Swt, serta berbagi dengan sesama seperti makna berkurban untuk menciptakan keadilan dan keharmonisan dalam masyarakat.
Saat kita melihat tersedianya daging kurban, ingatlah bahwa pengorbanan kita untuk berkorban dalam jalan Allah adalah bentuk pengabdian dan keimanan yang diterima oleh-Nya. Marilah kita membangun sikap tawakkal yang kokoh dengan teguh dalam iman.
Akhirul kalam, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Itulah tiga contoh pidato tema qurban yang menarik untuk berbagai acara. (APR)
Baca Juga: 2 Contoh Khutbah Idul Adha 2024 Menyentuh Hati
