Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi tentang Ayah Sedih, Menyentuh, dan Mengharukan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi tentang ayah sedih. Sumber: Szilvia Basso / Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi tentang ayah sedih. Sumber: Szilvia Basso / Unsplash

Puisi tentang ayah sedih dan mengharukan biasanya berkisah tentang ayah yang sudah meninggal, pergi jauh, atau yang sedang sakit. Meski demikian, ada juga yang bertemakan tentang perjuangan ayah dalam menafkahi keluarganya.

Tiga contoh puisi yang akan dibagikan kali ini juga memiliki kisah yang kurang lebih sama. Setiap katanya ditulis dengan hati dan semoga dapat menyentuh hati para pembacanya.

3 Contoh Puisi tentang Ayah Sedih dan Mengharukan

Ilustrasi puisi tentang ayah sedih. Sumber: Brett Jordan / Unsplash

Ayah adalah superhero bagi anak-anaknya. Pengorbanan ia untuk keluarga akan selalu dikenang sepanjang masa. Kasih sayangnya tak akan lekang oleh waktu, meski jasad tak lagi di bumi.

Mengutip buku kumpulan puisi Meraki Aksara Sebelum Jatuh Asmaraloka, Muhammad Danau Azure Kaunimu, Muhammad Rifky, dkk, (2023:33, 39, 42), berikut contoh puisi tentang ayah sedih dan menyentuh.

1. Kepergian Ayah

Karya: Fitri Susanti

Ayah, kau ciptakan rindu yang tak kunjung usai

Aku tak lagi bisa mendekap hangatnya tubuhmu

Menciumi tanganmu yang begitu kekar

Menciumi pipimu yang sudah keriput dimakan usia

Pamitmu tak lagi untuk kembali pulang

Kau hembuskan napas terakhirmu

Pada aku yang belum sanggup kehilangan sosok ayah

Pada aku yang selalu berlindung padamu ayah

Nyanyian syair indah untukku darimu

Tak lagi bisa aku mendengarnya

Canda gurauan yang kau ciptakan untukku

Tak lagi bisa mengukir senyum di wajahku

Ayah, kepergianmu adalah luka paling seriusku

Luka paling dalam seumur hidupku

Terima kasih atas kasih sayang yang tak pernah usai

Terima kasih telah mencintaiku hingga akhir hayatku

2. Ayah Pahlawanku

Karya: Farida Melladewi

Ayah

Sekuat tenagamu melangkah

Membanting tulang ke sana kemari tanpa lelah

Memenuhi kebutuhan keluarga yang terus bertambah

Semangatmu yang pantang menyerah

Ayah

Kebahagiaan terus terpancar di kala dirimu susah

Memendam segala kesulitan yang terbebani

Kerja kerasmu tanpa henti

Demi keluarga yang menjadi sukma diri

Ayah

Betapa aku menyayangi kehadiranmu

Pahlawan keluarga yang tak tergantikan

Rasa kasih dan cinta sepanjang masa kau berikan

Ucapan terima kasih kusampaikan

3. Ayah

Karya: Dina Aulia

Ayah ...

Kaulah pelindungku

Kaulah cinta pertamaku

Kaulah yang mengajariku untuk tetap kuat

Kaulah yang mengajariku untuk tetap semangat

Ayah ...

Kau yang selalu menemaniku kemanapun aku pergi

Kau yang selalu mendukungku dalam keadaan apapun

Kau yang tak kenal lelah untuk terus mencari nafkah

Ayah ...

Mungkin aku belum bisa membalas jasamu

Mungkin aku belum bisa membanggakan dan membahagiakanmu

Tapi, aku akan terus berusaha untuk selalu jadi anak

yang baik dan berbakti kepadamu

Terima kasih Ayah ...

Terima kasih telah menjadi sosok ayah yang baik hati

Terima kasih karena ayah selalu mendampingiku dalam keadaan apa pun

Terima kasih untuk cinta dan kasih sayangmu kepadaku

Baca juga: 4 Puisi Sedih tentang Ibu Menyentuh Hati

Puisi tentang ayah sedih dan menyentuh tadi juga mengandung pesan kepada setiap pembaca agar lebih menyayangi, menjaga, dan menghormati orang tua yang masih ada di dunia ini. (nov)