Konten dari Pengguna

3 Contoh Puisi tentang Lingkungan dan Alam Sekitar Kita

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang lingkungan, Foto: André Cook/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Puisi tentang lingkungan, Foto: André Cook/Pexels

Pada artikel kali ini kami akan menyajikan 3 contoh puisi tentang lingkungan. Namun sebelum masuk ke contoh puisi tersebut, simak dulu tips menjaga lingkungan agar tetap sehat serta nyaman berikut ini.

Menurut laman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga lingkungan:

  • Pertama membuang sampah pada tempatnya dan pada waktunya, membuat jadwal piket untuk membersihkan lingkungan, dan biasakan untuk membersihkan rumah.

  • Selain itu kita juga perlu membersihkan selokan, melakukan 3M, yakni menutup tempat penyimpanan air, menguras bak mandi, dan mengubur barang bekas.

  • Tidak lupa juga untuk melakukan 3B, yakni buang sampah pada tempat yang tersedia, bersihkan segala sesuatu yang kotor, dan biasakan untuk hidup sehat dan bersih.

3 Contoh Puisi tentang Lingkungan dan Alam

Berikut 3 contoh puisi tentang lingkungan alam sekitar karya Novi Kurniasih, yang bisa kamu jadikan referensi untuk membuat puisi bertema alam dan lingkungan:

1. Hutanku

Dulu kulihat hijau melukiskan indahnya

Sekarang hanya ada asap pekat yang menyengat

Kering, gersang ...

Burung pipitpun bak yatim piatu yang terlunta

Setiap hari dia akan bernyanyi di mana rumahku?

Angrek-angrek bulan telah menjadi jelaga

Daun-daun akasia telah berubah rupa

Kering, mati, dan layu ...

Dulu kau paru-paru dunia

Kini kau rusak porak poranda

Dulu kau memberi bahagia

Kini hanya tersisa air mata

Tangan-tangan jahil itu merengkuh keperawananmu

Tangan-tangan jahil itu mengeksploitasimu

Mengambil milikmu yang berharga

Lalu pergi begitu saja

Hutanku ku titipkan engkau pada pelindungmu

Semoga meraka menjagamu selalu

2. Desaku

Gemericik air mengalun merdu

Menyatu dengan semilirnya pohon perdu

Kumbang kupu riang menari

Merayakan kehangatan kasih mentari

Jalan setapak ini penuh kenangan

Akan desaku yang penuh keindahan

Langitnya tetap cerah tanpa awan

Walau keberuntungan enggan berkawan

Jernih sungai tanpa pamrih

Memberi kehidupan pada ikan-ikan

Ladang, ilalang, riang bergoyang

Meski kemarau mulai datang bertandang

Desaku

Indahmu burukmu

Akan tetap aku rindu

3. Taman-Taman Kota

Mawar melati hidup berdampingan

Kupu dan kumbang datang bergandengan

Rumput teki setia menjadi alas kaki

Bangku-bangku kosong setia menemani

Awalnya indah penuh goresan warna warni pelangi

Lalu ribuan kaki mengubah segalanya

Tangan-tangan lupa menjaga

Sampah-sampah berserak tak mau pergi

Siapa yang salah?

Aku kah? kamu kah? kita kah?

Tamanku tamanmu taman kita ...

Ayo kita jaga selalu

Itu tadi puisi tentang lingkungan pendek dan mudah dipahami makna tersiratnya, jadi tidak perlu banyak waktu untuk menelaah maknanya lebih dalam lagi.(Novi)