3 Puisi tentang Kehidupan yang Menginspirasi untuk Dijadikan Bahan Perenungan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beberapa tema puisi yang dapat dijadikan inspirasi dan bahan perenungan. Salah satunya puisi tentang kehidupan. Bagaimana orang-orang berjuang dalam hidupnya, merasakan duka lara, hingga harus bangkit dan berjuang.
Puisi-puisi tersebut jika dibaca saat hati rapuh dan gelisah juga dapat memberikan motivasi untuk tidak terus larut dalam keterpurukan. Selain itu juga mengajarkan pembacanya untuk selalu berusaha ikhlas dan bersyukur atas semua takdir yang menimpanya.
3 Puisi tentang Kehidupan yang Inspiratif & untuk Renungan
Di bawah ini contoh puisi tentang kehidupan yang dikutip dari buku Sajak Kehidupan (Antologi Puisi dan Diksi), Beni Apriska (2019, hal 9, 46, & 53).
Puisi 1
Kehidupan
Derita, duka dan luka selalu singgah.
Bahkan
Sedih, sakit dan lara juga membungkam jiwa.
Takdir lekat erat di kehidupan.
Tak mungkin dapat disingkirkan.
Kepastian dari-Nya.
Tak mungkin dapat di elak kan.
Hidup berselimut Lelah dan letih.
Seakan-akan rapuh hidup yang tiada arti.
tersengkur dan tak mampu berjalan.
Tetapi,
Sanggupku tak bisa akhiri.
Nikmat diberikan-Nya melampaui rasa leti, lelah dan rapuh ku.
Meski.
Drama hidup perih.
Usang dan berdebu diri, karena dosa.
Tuhan,
Maafkan aku.
Maafkan, atas lintasan sejenak pikirku.
Puisi 2
Untuk Kamu Sang Pembaca
Jika mega itu bukan warna,
maka pelangi itu tak indah.
Jika langit itu hanya gelap dan berkabut awan,
maka bintang itu tidak ada.
Jika hari ini tak ada, mungkin aku pun tiada.
Syukur ku karena variasi kehidupan itu masih ada,
Mungkin tanpa sedih aku tidak bisa belajar dari arti sakit.
Mungkin tanpa tawa aku tak bisa merasakan bahagia.
Mungkin tanpa kamu aku tak bisa merasakan rasa cinta.
Dengungan syair yang indah,
tetapi ini bukan syair .
Hanya kata-kata biasa yang aku rangkai,
untuk kamu sang pembaca.
Puisi 3
Cerita
Lembaran kertas tertulis
Kiasan lisan bercerita
Berbingkai ragam alur dan peristiwa
Dulu
Selalu berceloteh lirih Sedikit tawa
lya itu dulu! Bukan sekarang.
Cukup senyum kini ku dapati
Bahagia dan tertawa dengan ia
la yang ikhlas mencinta
Baca juga: 5 Puisi Motivasi Hidup Sukses untuk Diri Sendiri
Demikian tadi puisi tentang kehidupan yang menginspirasi dan dapat dijadikan renungan. Puisi tersebut juga bisa dijadikan bahan referensi jika ingin membuat karya sastra serupa. (nov)
