Konten dari Pengguna

3 Puisi tentang Korupsi yang Merajalela

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

3 Puisi tentang Korupsi yang Merajalela, Foto: Unsplash/YeJinghan
zoom-in-whitePerbesar
3 Puisi tentang Korupsi yang Merajalela, Foto: Unsplash/YeJinghan

Puisi tentang korupsi banyak ditelurkan oleh berbagai penyair di negeri kita sebagai bentuk perlawanan terhadap perilaku dan fenomena korupsi yang terjadi. Puisi ini biasanya mengandung kemarahan terhadap para koruptor.

Mengutip dari buku berjudul Sang Dalang yang ditulis oleh Krismanto Atamou, bahwa:

“Korupsi di negara kita sudah bersifat massif dan bahkan terstruktur. Misalnya saja dana proyek pembangunan nasional. Mulai dari perencanaan program hingga eksekusi oleh oknum buruh kasar di lapangan dipenuhi dengan unsur korupsi.”

Adanya puisi tentang korupsi yang merajalela diharapkan bisa menjadi salah satu bentuk suara penolakan terhadap korupsi sekaligus himbauan agar para oknum tersebut bisa tersadar demi kemajuan bangsa.

Dalam buku kumpulan puisi antikorupsi, Krismanto Atamou juga menyebutkan bahwa buku yang ditulisnya merupakan sebuah karya satire yang berisikan kemarahan maupun kutukan terhadap para koruptor agar segera sadar dan bertaubat dari keserakahan.

Puisi tentang Korupsi

Mengutip dari buku berjudul Sang Dalang yang ditulis oleh Krismanto Atamou, berikut ini beberapa contoh puisi tentang korupsi:

Puisi tentang Korupsi 1

Orang-orang Malam

Senja semakin tua

Ketika malam mulai bersua

Harapkan kebebasan jiwa

Ingin menepis semua duka

Malam dan para mafia

Seakan dua sahabat lama

Para penjahat ikut berpesta

Berdendang hingga akhir cerita

Orang-orang malam bersuka ria

Canda tawa hingga akhir usia

Kematian hanyalah biasa

Kedaulatan Tuhan Yang Maha Kuasa

Bogor, Maret 2019

Puisi tentang Korupsi 2

Sampah

Logika

Bertaburan rasa

Menuai makna

Padamu saja

Buai

Dalam mimpi

Dalam inspirasi

Terkuak misteri

Hari terus berganti

Menuai ironi terhadap janji

Yang tak pernah ditepati

Retorika berkata

Dalam dongeng masa jaya

Dalam impian seakan merdeka

Yang hanyalah angkara murka

Sampah

Sampah

Lumrah

Ah, sudahlah

Lelogama, 4 November 2019

Puisi tentang Korupsi 3

Apa Kabarmu

Apa kabarmu,

Yang berlindung di sudut sana,

Menunggu kesempatan yang sama,

Dari derita sesama.

Apa kabarmu,

Yang malas-malasan saja,

Menunggu di tikungan,

Hingga kekayaan melintang.

Bogor, Maret 2019

Itulah tadi beberapa contoh puisi tentang korupsi yang merajalela di negeri kita tercinta karangan Krismanto Atamou. Semoga korupsi segera menghilang dan Indonesia semakin berjaya!