3 Puisi Tere Liye tentang Luka yang Dalam

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tere Liye sebagai penulis best seller Indonesia yang telah mengeluarkan banyak karya yang luar biasa. Salah satunya yaitu karya berbentuk puisi. Inilah puisi Tere liye tentang luka yang dalam.
Sekilas Tentang Tere Liye
Mengutip dari Biografi Tere Liye, reposytory iain kudus. (2019:58) Tere Liye saat ini merupakan seorang penulis novel yang sangat terkenal. Tere Liye merupakan sosok penulis yang produktif sejak tahun 2005.
Tere Liye merupakan penulis novel asli kebangsaan Indonesia yang memiliki nama asli Darwis. Sebutan Tere Liye hanyalah nama pena yang disematkan dalam setiap novelnya. Sebutan Tere Liye berasal dari India yang berarti “untuk-Mu”. Selain menjadi penulis novel Tere Liye diketahui juga berprofesi sebagai akuntan. Menulis adalah hobi baginya.
3 Puisi Tere Liye tentang Luka yang Dalam
Setelah mengetahui sekilas tentang biografi Tere liye, berikut ini adalah puisi Tere Liye tentang luka yang dalam yaitu:
Disadur dari buku Tere Liye, Sungguh Kau Boleh Pergi : Kumpulan Sajak.
1. Apa itu Cinta
Ketika senyummu beda
Saat menerima pesan dari yang tercinta
Ketika tatapanmu beda saat melihat wajah yang dirindu
Ketika intonasi suaramu beda
Saat berbicara dengan yang spesial
Tapi sialnya urusan ini
Senyum itu bisa pudar,esok lusa
Tatapan itu bisa berubah jadi benci
Dan intonasi suara itu bisa menjadi tak peduli
Sungguh malang nasibnya
2. Kerasnya Hati
Hati itu kadang kala ibarat batu
Dia keras sekali
Mana mau mengalah atau menerima
Bahkan tetap dingin dan bergeming
Merasa lebih abadi dibanding dlbanding seiisi dunia
Maka biarkanlah tetes air mengubahnya
Satu tetes demi satu tetes
Hingga akhirnya berlubang sudah
Penuh keikhlasan
Hati itu kadangkala ibarat pohon menjulang
Mengacung. Menunjuk langit
Berdiri lebih tiggi diatas semua yang lain
Tegak gagah dan ponggah
Merasa lebih hebat dibanding seisi dunia
3. Sembuh
Ketika kita mengingat sesuatu yang menyakitkan dengan detail
Tapi tida terasa menyakitkan lagi
Dan ketika -Belum sembuh
Ketika kita tidak bisa mengingat itu dengan detail
Tapi entah kenapa tetap terasa sesak dan menyakitkan
Nah, itulah deretan puisi Tere Liye tentang sebuah hati dan luka yang mendalam.(Ai)
