4 Contoh Puisi Epigram dan Pengertiannya

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi memiliki jenis yang beragam. Salah satunya adalah puisi epigram. Kali ini Inspirasi Kata akan membagikan informasi mengenai pengertian dan contoh puisi epigram yang bisa dijadikan referensi bagi yang sedang mempelajari puisi.
Pengertian Puisi Epigram
Pengertian dari puisi epigram adalah puisi yang berisi tentang ajaran hidup atau tuntunan ke arah kebenaran sebagaimana dikutip dari buku Konsep Dasar Kesusastraan: Paling Mutakhir, Rian Damarismawara, M,Pd., (2018:26). Kata epigram sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu epigramma yang berarti pedoman, teladan, atau ajakan untuk melakukan hal-hal yang benar.
Puisi epigram termasuk ke dalam jenis puisi baru. Puisi baru sendiri adalah puisi yang tidak terikat dengan aturan-aturan pada puisi lama. Bentuknya lebih bebas, baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.
Baca juga: 5 Puisi Pendek Tentang Perjuangan Hidup
4 Contoh Puisi Epigram dan Pengertiannya
Berikut ini beberapa contoh puisi epigram yang bisa dijadikan sebagai referensi dikutip dari buku Seni Mengenal Puisi, Agnes Pitaloka, (2020:15), Teori Sastra, Juwati, M.Pd., (2021:34), dan Menyelami Keindahan Sastra Indonesia, Lianawati W.S. (2019:26).
Contoh 1
Lagu Kematian
Mati bagiku hanyalah istilah sementara
esensinya sama saja karna hidup dan mati
tiada beda yang beda mampu tidak kita
memaknai hidup dalam mati dan mati dalam
hidup.
Sebab manusia terlalu sibuk memperebutkan
simbol ketuhanan tanpa merengkuh sejatinya
makna tuhan
Contoh 2
Hari itu tak ada tempat berlari
Tak ada tempat bersembunyi
Tak ada memohon belas kasih
Semua sudah menyatu
Amal satu-satunya penolong
Amal satu-satunya cahaya
Merintih tiada berarti
Menyesal tiada berguna
Barulah sadar dunia yang fana
Contoh 3
Sajak Ajaran Hidup
Karya: Sapardi Djoko Damono
hidup telah mendidikmu dengan keras
agar bersikap sopan —
misalnya buru-buru melepaskan topi
atau sejenak menundukkan kepala —
jika ada jenazah lewat
hidup juga telah mengajarmu merapikan
rambutmu yang sudah memutih,
membetulkan letak kacamatamu,
dan menggumamkan beberapa lirik doa
jika ada jenazah lewat
agar masih dianggap menghormati
lambang kekalahannya sendiri
Contoh 4
Perjalanan Usia
Karya: Candra Malik
Anak-anak tumbuh dengan mendewasa
Akankah aku tumbuh menua?
Kelak meraka butuh lawan bicara
Apakah kala itu aku kakek pelupa?
Anak-anak tidak selamanya bayi
Meraka butuh tak hanya dimengerti
Mereka punya mata punya hati
Tidak cukup dengan harta diwarisi
Sampai kapan usiaku ditakdirkan
Sampai batas itulah aku dihadirkan
Sebagai orang tua sebagai teman
Sampai batas waktu yang ditentukan
Tak baik jika mereka disini saja
Hangat dipeluk rumah dan keluarga
Kehidupan itu pengembaraan jiwa
Dan mereka pengelana berikutnya
Jika tumbuh dewasa ada ujungnya
Jangan sampai menua sia-sia
Dalam perjalananku menyusuri usia
Setidaknya harus pernah bijaksana
Itulah beberapa contoh puisi epigram dan pengertiannya yang bisa kamu jadikan referensi. Selamat belajar membuat puisi, ya! (AP)
