4 Contoh Puisi tentang Anak yang Menyentuh Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak merupakan hadiah istimewa yang diberikan Tuhan untuk pasangan dalam suatu pernikahan. Dengan kehadiran seorang anak, pernikahan menjadi lebih berwarna. Selain itu, dengan kehadiran seorang anak, membuat kita belajar untuk bisa bersikap lebih dewasa.
Banyak tingkah anak terkadang membuat kita sebagai orang tuanya merasa kesal, kemudian tanpa disadari kita memarahi anak kita. Ketika orang tua memarahi anakmya, perasaan anak tersebut akan sedih dan melukai peraasaannya.
Untuk menghiburnya, kamu dapat menggunakan beberapa puisi tentang anak yang menyentuh hati.
Puisi Tentang Anak yang Menyentuh Hati
Mengutip dari buku berjudul Senandung Puisi Anak yang ditulis oleh Amelia, dkk, berikut adalah beberapa contoh puisi tentang anak yang menyentuh hati.
1. Si Anak Mandiri
Tubuh yang mungil
Kaki yang kuat, tangannya hebat
Mata kecokelatan yang indah
Senyum manis bagai madu tumpah
Embun pagi membuat tubuhnya menggigil
Terik matahari menyoroti kulitnya
Dingin malam yang menembus hingga menusuk daging
Angin malam tertiup kencang hingga terkena dirinya
Kaki mungil terus berjalan
Tangan hebat yang selalu menawarkan dagangannya
Mulut pucat dengan teriakan lantang
Wajah ceria bagai taman dihiasi bunga
Si anak mandiri yang tak pernah cemberut
Si anak mandiri yang tak pernah mengeluh
2. Puisi Anak-Anakku
Kau teman dalam hari-hariku
Tempat ku berbagi dan menebaar sedikit ilmu
Ku kan mendampingimu di saat saat tertentu
Ku harus bersabar dan telaten karena demi masa depanmu
Kukenali dirimu satu per satu, kukenali karaktermu dengan watak dan tingkah lakumu
Ada yang suka melucu, sering menangis dan juga mengomel melulu
Dirimu berwarna warni ibarat pelangi hijau dan biru.
3. Puisi Anakku
Ada aku dalam dirimu
Di setiap tarikan napasmu
Ada darahku di setiap degupan jantungmu
Melangkahlah, telusuri setiap jengkal kehidupanmu
Jangan takut hujan dan badai
Kau kan kuat, kau kan bijak
Anakku
Pandanglah lautan luas
Jadilah kau batu karang nan kokoh
Biarlah debur ombak menghantarmu
Kau kan jadi perkasa karena-Nya
4. Bergegaslah Anakku
Gelarlah sajadah yang melipat
Arahkan ke kiblat
Azan telah bergema
Subuh menunggu ibadahmu
Anakku, betapa jauh perjalanan
Menuju ke pangkuan Tuhan
Maka melangkahlah lebih awal
Agar tak tergesa-gesa di ujung usia
Anakku, pada kesadaran tiba
Melangkahlah sejak dini
Agar lebih tenang dan hati-hati.
Demikianlah beberapa puisi tentang anak yang menyentuh hati. Semoga bermanfaat. (eln)
