4 Kata Mutiara Awal Ramadan untuk Menambah Semangat Berpuasa

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Ramadan adalah bulan yang memiliki banyak keistimewaan di dalamnya. Di bulan ini Al-Quran diturunkan, dan terdapat malam lailatul qadar yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Agar kamu semakin semangat ketika menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan, membaca deretan kata mutiara awal Ramadan berikut ini dapat meningkatkan semangatmu.
Ramadan Pembuka Kebaikan
Pohon kebaikan memiliki banyak rupa dan buahnya pun banyak digemari banyak orang, namun ada satu pohon yang memiliki keistimewaan, buahnya pun hanya diberikan kepada orang-orang tertentu saja. Pohon itu adalah Ramadan yang menumbuhkan buah kebaikan berkali lipat.
Jika membaca kata mutiara pembuka kebaikan, Ramadan diibaratkan sebagai pohon yang langka, karena hanya orang-orang terpilih yang bisa melihat keistimewaan dari pohon itu. Orang-orang yang bersemangat menyambut Ramadan, dan melakukan kebaikan yang tidak ia lakukan di bulan-bulan biasanya. Buah digambarkan sebagai kebaikan baru yang tumbuh atau muncul dari hati orang-orang yang menyerukan semangatnya kepada bulan Ramadan.
Ramadan Awal yang Baru
Gelas yang sudah terisi kopi akan berwarna hitam, namun warna hitam dalam gelas perlahan memudar karena terus terisi dengan air yang baru. Kesalahan yang pernah kita lakukan di bulan sebelumnya, saat bertemu bulan Ramadan nanti menjadi kesempatan baru untuk meminta ampunan kepada Tuhan.
Kata mutiara awal yang baru memiliki arti kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Seperti gelas yang berisikan kopi, warna hitam diibaratkan seperti kesalahan yang pernah kita lakukan, sedangkan air baru yang ditambahkan terus-menerus ke dalam gelas itu adalah kesalahan kita yang akan diampuni di bulan Ramadan. Jika sudah diberi kesempatan bertemu Ramadan di tahun ini, berusalah untuk manfaatkan dengan semampunya dan sebaik-baiknya.
Dua kata mutiara awal Ramadan diatas terispirasi dari buku Mutiara Hikmah Puasa, B. Wibowo, (Hal : 9 – 16).
Ramadan Menyimpan Keindahan
Senja yang muncul di ujung samudera mengisyaratkan indahnya kilauan siluet yang menari di atas ombak. Seperti Ramadan yang datang membawa keindahan menelisik ke dalam hati.
Kata mutiara menyimpan keindahan pada bulan Ramadan bagaikan melihat senja sore hari di pantai, datangnya hanya sesaat namun meninggalkan kesan mendalam. Ketika melihat ombak laut berkilau karena sinar mentari, diibaratkan perasaan bahagia yang hadir ketika menyambut Ramadan.
Ramadan Masih Berlanjut
30 hari kedepan kamu akan menebar benih di ladangmu, rawatlah dengan baik. Kelak di 30 hari seterusnya dan hari-hari berikutnya kamu akan melihat benih itu tumbuh besar sampai berbunga dan berbuah.
Ketika menjalani puasa di bulan Ramadan selama 30 hari kebaikan-kebaikan yang dilakukan di bulan tersebut jika dijalankan dengan niat yang baik pula, setelah bulan Ramadan selesai pun kebaikan itu bisa jadi akan terus menyertai kita. Tentunya dengan usaha dari diri kita agar perbuatan baik yang diibaratkan bunga dan buah itu, dapat kita tuai diwaktu yang sudah ditentukan.
Kedua kata mutiara awal Ramadan ini terispirasi dari buku kisah inspiratif Lautan Cinta, Kinoysan dan Hartono (2015 : 1 – 2).
Bulan Ramadan sudah tiba, semoga 4 kata mutiara awal Ramadan yang telah dibaca, bisa membawa manfaat dan meningkatkan semangatmu untuk menjalani ibadah puasa!
