4 Kumpulan Puisi tentang Penyakit Singkat

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesehatan adalah hal penting yang sering diabaikan, tetapi puisi tentang penyakit ini dapat digunakan sebagai pengingat sekaligus bahan renungan.
Penyakit merupakan ujian yang diberikan oleh Tuhan kepada umat manusia untuk mengingatkan agar selalu mensyukuri nikmat sehat. Pada artikel kali ini Inspirasi Kata akan memberi beberapa puisi yang bisa menjadi pengingat tentang pentingnya hidup sehat.
Baca Juga: 3 Puisi Corona Sedih yang Bikin Terharu
Kumpulan Puisi tentang Penyakit Singkat
Yuk, intip beberapa puisi tentang penyakit yang dikutip dari familyfriendpoems.com dan poemhunter.com.
1. Sayang Sayang
Demam, teriakan kesakitan
ketegangan konstan
Sayang sayang, kamu sempurna, sakit dan sebagainya
Kamu tidak akan pernah jatuh
Aku selalu di sini siang atau malam
Kamu tidak sendirian dalam perjuanganmu melawan penyakit
Ketika sampai pada jawaban, kita akan mengumpulkannya
Badai ini bukan milikmu saja
Teruslah berjuang anak manis
Ini perjalanan yang luar biasa
2. Penyakit
Penyakit
Engkaulah pengganggu manusia
Kapan dan dari mana kamu berasal?
Tidak ada yang tahu tentang semua itu karena kamu datang secara tiba tiba
Penyakit
kamulah sumber permasalahan di bumi
Kamu berasal dari virus, bakteri, kuman, protozoa, dan lainnya
Adakah penawar yang bisa mengatasimu?
3. Penyakit dan Obatnya
Sesungguhnya dalam hati terdapat sebuah sobekan
yang tidak bisa dijahit kecuali dengan menghadap penuh kepada Tuhan
Di dalamnya juga ada sebuah keterasingan yang tak
mampu diobati kecuali dengan menyendiri bersama Tuhan
Di dalam hati juga ada sebuah kesedihan yang tidak
akan mampu diseka kecuali oleh kebahagiaan yang
tumbuh karena mengenal Tuhan dan ketulusan berinteraksi dengan-Nya
Di dalam hati juga terdapat sebuah kegelisahan yang
tidak mampu ditenangkan kecuali dengan berhimpun karena Tuhan
dan pergi meninggalkan kegelisahan itu menuju Tuhan.
Semua itu disebabkan oleh satu hal yang meresahkan banyak orang yaitu sebuah penyakit
4. Penyakit
Penyakit yang sudah mengurat-nadi
Kepala dengan tengkorak tidak ada isi, minim dengan nutrisi
Penuh sesak, antara semak-semak dan belukar
Enggan mendengar, enggan melihat
Jari-jemari yang sudah berbuat salah
Mulut-mulut yang suka bermaksiat
Kini penyakit mulai menjamah hati
Berlagak menjadi Tuhan
Merasa diri paling suci
Ia berteriak
Dalam riak-riak kesombongan
Hanya aku yang pantas benar sendiri
Hanya aku obat dari segala penyakit
Itulah beberapa puisi tentang penyakit sebagai bahan pengingat agar selalu menjaga kesehatan dan lebih menyayangi badan.
