Konten dari Pengguna

4 Pantun Bahasa Banjar dengan Berbagai Topik yang Menarik

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun Bahasa Banjar, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Aaron Burden
zoom-in-whitePerbesar
Pantun Bahasa Banjar, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Aaron Burden

Membaca pantun bahasa Banjar bisa menjadi salah satu cara untuk mempelajari bahasa daerah. Dengan membaca pantun, belajar bahasa daerah bisa jadi lebih mudah dan menyenangkan.

Bahasa Banjar sendiri merupakan bahasa yang dituturkan oleh sebagian besar masyarakat yang ada di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sebagaimana dikutip dari situs resmi petabahasa.kemdikbud.go.id. Bahasa ini memiliki beberapa dialek, tergantung asal daerahnya.

Mempelajari bahasa Banjar bisa dilakukan untuk menambah wawasan akan bahasa daerah. Agar lebih mudah dalam mempelajarinya, ada berbagai cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan membaca pantun yang berbahasa Banjar.

Pantun Bahasa Banjar Berbagai Topik dan Artinya

Pantun Bahasa Banjar, foto hanya ilustrasi: Unsplash/Blaz Photo

Ada beberapa pantun yang bisa digunakan untuk belajar. Inilah deretan pantun bahasa Banjar yang berisi berbagai topik beserta artinya yang menarik untuk dipelajari, bersumber dari Majalah Sastra Indonesia: Surah #05, Tim Redaksi Majalah Surah, Djokolelono, (2014:20) dan Kumpulan Pantun untuk SD - SMP, Inur Hidayati, (2008:3).

  1. Banyu pasang himung hati

    Takutan batajun hibak tunggul

    Utuh anang mangipas sati

    Gasan aluh langkar nang basanggul

    Artinya:

    Air pasang hati senang

    Takut melompat (ke air) banyak tiang

    Utuh anang (sebutan anak laki-laki banjar) mengipas sate

    Untuk gadis cantik yang pake sanggul

  2. Di muhara lawang ada watun

    Wadah bakisahan malalantur

    Padahal hati handak ja lagi bapantun

    Tapi mata kada kawa dibawa ba'atur

    Artinya:

    Di muka pintu ada kayu melintang

    Tempat bercerita ngalor ngidul

    Padahal hati masih ingin berpantun

    Tapi mata tidak bisa diajak kompromi

  3. Kunang kunang girap-girapan

    Hinggap di daun, daun keladi

    Handak bawarangan harap harapan

    Handak baipar kada manjadi

    Artinya:

    Kunang kunang kerlap-kerlip

    Hinggap di daun-daun keladi

    Ingin besanan sangat berharap

    Ingin menjadi ipar tidak jadi

  4. Cuk cuk bimbi,

    Bimbiku dalam sarunai.

    Tacucuk takulibi,

    Muhanya kaya panai.

    Artinya:

    Tusuk tusuk lengan,

    Lengan dalam sarunai.

    Tertusuk jadi merengut,

    Mukanya seperti panai.

Baca juga: 8 Pantun Bahasa Sunda dengan Artinya untuk Perkaya Literasi

Itulah empat pantun bahasa Banjar beserta dengan artinya yang bisa dipelajari untuk lebih memahami bahasa daerah tersebut. Melalui pantun, mempelajari bahasa daerah akan jadi lebih menyenangkan. (PRI)