Konten dari Pengguna

4 Puisi Bahasa Indonesia yang Terkenal dan Mengena di Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi bahasa indonesia yang terkenal, Foto oleh freestocks di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi bahasa indonesia yang terkenal, Foto oleh freestocks di Unsplash

Ingin tahu contoh puisi bahasa Indonesia yang terkenal dan mengena di hati. Pada artikel kali ini kami berikan beberapa contohnya untuk daftar referensimu.

Keempat penyair yang akan kami bahas ini memang sudah sangat melegenda dan populer. Banyak karya mereka yang sudah masuk ke dunia perfilman, bahkan ada yang dijadikan materi dalam buku pembelajaran sekolah.

Jadi tak ada salahnya jika kamu juga bisa menelaah karya-karya mereka. Yuk simak isi puisinya di bawah ini!

Baca juga: 5 Puisi tentang Cinta yang Tak Bisa Memiliki

4 Puisi Bahasa Indonesia yang Terkenal dan Mengena di Hati

Ilustrasi puisi bahasa Indonesia yang terkenal, Foto oleh Anna Atkins di Unsplash

1. Hujan Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono

Mengutip buku Pengkajian Puisi, Fheti Wulandari Lubis, Sri Kurnia Hastuti Sebayang, Netti Marini, Lili Tansliova, Berlian Romanus Turnip, (2022:43), berikut puisi bahasa Indonesia yang terkenal dan mengena di hati berjudul Hujan Bulan Juni.

Tak ada yang lebih tabah

Dari hujan bulan Juni

Dirahasiakannya rintik rindunya

Kepada pohon berbunga itu

Tak ada yang lebih bijak

Dari hujan bulan Juni

Dihapusnya jejak-jejak kakinya

Yang ragu-ragu di jalan itu

Tak ada yang lebih arif

Dari hujan bulan Juni

Dibiarkannya yang tak terucapkan

Diserap akar polon bunga itu

2. Aku Karya Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

3. Karangan Bunga Karya Taufiq Ismail

Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke salemba

Sore itu.

“Ini dari kami bertiga

Pita hitam pada karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati

Siang tadi

4. Temperamen Karya W.S Rendra

Batu kali

ditimpa terik matahari.

betapa panasnya!

Ketika malam kembali membenam

kali pun tenteram.

Bulannya sejuk

dan udara bernyanyi

tiada henti.

Jika kita marah

pada kekasih

selamanya tak bisa lama.

Demikian pembahasan mengenai 4 puisi bahasa Indonesia yang terkenal dan mengena di hati karya Sapardi Djoko Damono hingga WS Rendra. Semoga menambah literasi mu akan puisi populer di negeri kita ya!(novi)