4 Puisi Bertema Pendidikan dan Harapan Meraih Cita-Cita

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi bertema pendidikan dan harapan bisa digunakan sebagai motivasi dalam meraih cita-cita. Hal ini sebagai upaya untuk menstimulus diri agar lebih terpacu dalam mengejar impian yang diinginkan.
Tanpa usaha dan kerja keras, mimpi hanya akan menjadi mimpi. Oleh karena itu, diperlukan motivasi untuk tetap fokus pada impian, salah satunya dengan membaca puisi tentang pendidikan.
Puisi Bertema Pendidikan
Pendidikan adalah gerbang menuju kehidupan yang lebih baik. Mengutip buku Literasi dalam Balutan Sajak oleh Niken Lestari, dkk (2019), berikut adalah puisi bertema pendidikan dan harapan yang bisa dijadikan inspirasi:
1. Esensi Literasi
Oleh Niken Puspitasari
Literasi yang banyak dikaji
Memberikan esensi bukan eksistensi
Memburu ilmu untuk diramu
Menabung wawasan untuk gagasan
Mencipta inovasi untuk variasi
Mengumpulkan cara untuk bicara
Menjawab mengapa dengan karena
Menumpas bodoh supaya roboh
Dari literasi, jawaban teratasi
Menjadi celengan pengetahuan
Sebagai bekal harapan
Mengiringi langkah di masa depan
2. Perpustakaan adalah Surgaku
Oleh Agustin Sasmitasari
Nilai yang kau beri sungguh tidak bisa aku mengerti
Perpustakaan megah berkoleksikan jutaan buku
Bermandikan sebuah konektivitas di semua penjuru
Usang namun bermakna
Penuh debu namun memberi ilmu
Hanya mereka yang gemar membaca yang dapat mengenal sebuah inspirasi
Anak-anak muda yang berlombakan akan sebuah pengetahuan
Dimana pengetahuan yang mengandung sebuah wawasan yang luas
Walaupun diam tetapi mempunyai jasa
Memberi sumber pengetahuan
Bagi siapa saja yang penasaran akan pengetahuan
Buku menjadi bagian dari pendidikan
3. Tanam dan Tuai Literasi
Erika O. Rahmadani
Mengikuti zaman bukanlah hal kriminalitas
Hanya saja salah arti, salah jalan
Ketika khalayak insan memilih nikmat di hulu
Tapi tak terbayang angan-angan masa lampau
Ucap orang muda
Hidup bertingkah sebagai joker, kian baru jadi sukses
Mewajibkan diri untuk sebuah literasi, tak tau kapan masanya
Mereka orang muda tidak sepenuhnya dituntut salah
Masa depan di tangan orang muda
Seluruhnya tergantung tentang apa yang tertanam disebuah jati diri
Kujumpa, para anak lebih disuguhkan dunia internet
Kulihat mereka sedang bermain dengan pundi-pundi sosial media
Tak seluruhnya orang muda itu salah
Kalau sejak dini ditanam literasi
Derajat yang mengangkatnya sendiri
Kalau sejak dini ditanam dunia sosial media
Entah tak tau apa jadinya
4. Menjelajahi Buana
Oleh Sifa Tri Nofiyanti
Lestari kita membaca, berbudaya jiwa bangsa
Setiap huruf adalah warta bagi umat manusia
Tak ada yang lebih jenius dari menangkap kata
Memahami makna atas tulisan jiwa
Menjelajahi penjuru buana tanpa kaki tanda
Jangan menyerah, rangkaian kalimat itu adalah jalan
Kau buntu atas ego sukma kepalsuan
Sekalipun tidak menggali deretan peristiwa luka semesta
Menangkap ilmu yang melekat bebas di dinding cerita
Kau akan menggenggam dunia
Peradaban ini sudah jauh berlari
Menghabiskan hari hanya dengan benda kecil canggih
Memusnahkan sajak mengambil kursi kertas usang
Menghapus coretan pena demi zaman yang sudah dewasa
Enggan membaca, memiskinkan diri dari kosakata
Baca juga: (4 Puisi tentang Sekolah yang Bersih sebagai Nasihat dan Pengingat)
Puisi bertema pendidikan yang disebutkan di atas tentunya sangat penuh makna. Setiap baitnya menggambarkan betapa pentingnya sekolah untuk menggapai kebahagiaan dan kesejahteraan. (DLA)
