4 Puisi Bulan Agustus yang Membakar Semangat Nasionalisme

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi bulan Agustus adalah karya sastra yang bisa digunakan untuk membakar semangat nasionalisme. Bulan Agustus identik dengan perayaan kemerdekaan Negara Indonesia. Pada bulan ini, masyarakat menjalankan berbagai kegiatan yang menghibur dan menginspirasi.
Adapun puisi bertema bulan Agustus bisa digunakan untuk menyambut momen yang istimewa tersebut puisi ini bisa diunggah di media sosial atau dipajang di mading sekolah sebagai bentuk sukacita dalam merayakan datangnya bulan kemerdekaan.
Puisi Bulan Agustus yang Membakar Semangat
Mengutip buku Antologi Kumpulan Cerpen dan Puisi Cerita Inspirasi oleh Ujung Destinasi (2021: 66), ada banyak cara yang bisa dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Adapun puisi bulan Agustus untuk mengenang jasa para pahlawan yakni sebagai berikut:
1. Bela Negara
Karya: Dilla Hardina Agustiani
Kobar semangat terus membara
Menyulut asa tuk bela negara
Berkorban jiwa serta raga
Usir penjajah dari tanah air kita
Ratusan nyawa pahlawan telah melayang
Mereka dengan gagah berani berperang
Menebas ketidakadilan walau penuh rintang
Agar tak ada lagi rakyat yang terkekang
17 Agustus kita telah merdeka
Perjuangan para pahlawan tak sia-sia
Terluka parah bahkan hilang nyawapun rela
Demi melihat generasinya hidup damai sentosa
2. Saya Indonesia, Saya Pancasila
Karya: Asty Kusumadewi
Merdeka harga mati!
Merdeka harga mati!
Merdeka harga mati!
Seruan panglima kepada anggotanya
Masih ingat bung Tomo dengan semangatnya
I Gusti Ngurah Rai dengan Puputan Margarana
Palagan Ambarawa dengan tumpah darahnya
Bekerjasama untuk tanah air kita Merdeka dari para penjajah durjana
17 Agustus 1945
Proklamasi dibacakan
Riuh tangis haru dikumandangkan
Jatuhnya Jepang dan merdekanya Negara Indonesia
Rumusan Pancasila tersusun secara nyata
Bukti jadi dasar Negara Indonesia
Lambang negara Bhineka Tunggal Ika
Saya Indonesia, Saya Pancasila
3. Hari Itu, Bangsaku Bahagia
Karya: Asty Kusumadewi
Indonesia adalah negara kaya
Negara penuh budaya
Negara yang selalu jaya
Di setiap generasinya
Namun, ada kisah nyata dibalik itu semua
Penjajahan dimana-mana
Perjuangan melawan penjajah durjana
Dengan semangat juang 45
Pertumpahan darah di tanah air
Saksi bisu perjuangan bangsa
Dengan satu keinginannya
Tekad kuat untuk Merdeka!
Merdeka, Merdeka, Merdeka!
Hari Itu Bangsaku Bahagia
17 Agustus 1945
Indonesia merdeka dari segala sengsara dan lara
4. Terima Kasih Pahlawan
Karya: Rayhandi
Karena jasamu kita merdeka
Hidup di ujung barat hingga timur
Tanpa takut dan gugup yang membara
Kau rela mati demi kami
Kau rela miskin demi kami
Kau rela menderita demi kami
Untuk kami kau rela hancur
Berkatmu indonesia bisa merdeka
Mengepak sayap melesat langit
Berkatmu indonesia bisa jaya
Menembus zaman hingga canggih
Tak terbayang jika keberanian itu tak tumbuh di hati kalian
Tak terbayang jika kesabaran itu tak menyertai derita kalian
Tak terbayang jika semangat itu tak membakar bara kalian.
Kami anak muda kami bangsa Indonesia
Berterima kasih untuk jasa jasamu para pahlawan
Karena perjuangan yang luar biasa kalian
Indonesia bisa menikmati udara kemerdekaan.
Baca juga: 9 Contoh Pantun Kemerdekaan untuk Caption Media Sosial
Puisi bulan Agustus yang disebutkan di atas mengandung makna yang mendalam tentang perjuangan para pahlawan. Berkat pengorbanan mereka, Indonesia bisa meraih kemerdekaan dan kebebasan seperti sekarang. (DLA)
