4 Puisi Hari Jumat Penuh Berkah

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Jumat adalah salah satu hari spesial dan istimewa di antara hari-hari lainnya. Banyak orang Islam memanfaatkan hari Jumat untuk melakukan ibadah. Selain beribadah, kamu juga bisa menikmati hari Jumat dengan membaca puisi-puisi yang bernapaskan islami.
Pada artikel ini, Inspirasi Kata akan memberikan 4 contoh puisi hari Jumat penuh berkah yanng bisa kamu baca sebagai bahan renungan atau bisa kamu jadikan sebagai motivasi untuk menjalani hidup ini.
Puisi Hari Jumat Penuh Berkah
Berikut ini adalah beberapa puisi hari Jumat penuh berkah dikutip dari laman hellopoetry.com dan thefridaypoem.com.
1. Hari Jumat
Pintu masjid selalu terbuka lebar
Sajadah tergelar panjang
Orang-orang berbaju putih baris berbanjar menghadap kiblat
Lupakan dunia, tutuplah pintu warungmu, pintu tokomu, pintu gudangmu
Bukalah seragam kotor yang melekat di badanmu
Segarkanlah jiwa dan ragamu
Hidup ini sementara
Semua akan pulang ke kampung halaman
Seperti jam dinding yang tercabut baterainya, dia akan berhenti di detik berapa pun.
2. Jumat Berkah dengan Berbagi
Kusambut hari Jumat pagi
Dengan hangatnya sinar matahari
Jalanan terasa sepi karena waktu menunjukkan masih pagi
Akan tetapi, semangat berbagi jangan berhenti
Jumat berkah penuh sedekah
Berbagi kebahagiaan yang penuh makna
Penuhi hari Jumatmu dengan beramal
Sadarlah hari itu semakin dekat
Hari di mana saatnya berpisah dengan duniawi
3. Jumat Berkah
Pada hari Jumat yang berkah
Sebelum masjid dipenuhi oleh jemaah
Untuk berserah dengan sang pencipta
Sajadah luas terhampar
Lantunan ayat suci terdengar
Menara dan langit kubah bergetar
Menandakan pertemuan suci telah dipersiapkan
Suara azan mulai terdengar
Dari masjid satu ke masjid lainnya
Dari pasar hingga kantor juga terdengar
Hingga ke daun telinga yang terbuka
Mendengar seruan, bertakwalah hanya kepada Allah
4. Bakda Jumat
Sesudah merapikan sajadah merah
Kucabut akar di kakiku
Berjalan bersama meninggalkan rahmat kemegahan salat Jumat
Semangat yang membara milik hamba-Nya
Kembali bertebaran
Dan tangan-tangan yang berurat kembali untuk bekerja
Para rombongan dengan gerobak dagang mengambil rute menuju kebun buah
Dunia begitu indah, dipenuhi dengan berkah
Itulah beberapa puisi hari Jumat penuh berkah. Semoga bermanfaat ya. (adm)
