Konten dari Pengguna

4 Puisi Jalan Kehidupan yang Amat Berkesan

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Jalan Kehidupan. Foto: Unsplash/Edan Cohen.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Jalan Kehidupan. Foto: Unsplash/Edan Cohen.

Puisi jalan kehidupan biasanya menggambarkan kehidupan yang dipenuhi dinamika dan tidak dapat ditebak. Kehidupan itu misterius karena kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Kehidupan tak hanya berisi kegembiraan, tetapi juga kesedihan dan air mata. Semua itu menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang untuk dituangkan dalam bentuk puisi.

Baca Juga: 4 Puisi Kehidupan Keras yang Penuh Perjuangan

Puisi Jalan Kehidupan

Ilustrasi Puisi Jalan Kehidupan. Foto: Unsplash/Louis Paulin.

Berikut ini adalah beberapa puisi jalan kehidupan yang sangat berkesan dan bisa kamu jadikan motivasi, dikutip dari hellopoetry.com, amazon.com, dan allpoetry.com.

1. Jalani Hidup

Menelusuri garis hidup kami di punggungmu

Melalui setiap persimpangan jalan dan tulang belikat

Di atas setiap tulang belakang di bawah langit kelabu

Satu langkah melewati ujung dunia

Ke tempat desahan dan bisikan jatuh

Di mana rumput diberi makan oleh air mata asin kita

Dan dewa bersenandung dan mengabaikan mungil mereka pemuja

Memanjat dahan cokelat rambutmu

Untuk bertemu kepalamu di awan

Mereka akan melihat jari menunjuk ke bawah

Dan melompat seperti daun di musim gugur

Diambil di udara oleh tanganmu

Mereka dapat mengetahui siapa mereka dan akan menjadi

Seperti mereka sandarkan kepala mereka di telapak tanganmu

Saat mereka bangun topeng mereka akan hilang

Dan mereka akan tersenyum

2. Kertas Putih

Hadirmu bagai kertas putih tanpa tinta

Hadirmu membawa senyum makna bahagia

Engkau datang dengan jeritan ibumu

Dan kau datang dengan awal tangismu

Namun, waktu tak berpihak padamu

Jerit ibumu menjadi duka

Tangismu telah tiada

Engkau pun pergi begitu saja

Kini bahagia telah menjadi duka

Senyum merah muda telah tiada

Hadirmu hanya sementara

Engkau sosok kertas putih tanpa tinta

3. Di Kala Malam Itu

Serpihan malam

Getaran-getaran halus

Menggenggam lurus

Dalam detik ini

Ingin kuselimuti

Bayang-bayang sepi

Aku kehilangan bayangmu

Kusapu bekas bayangmu

Aku masih seperti kemarin

Menanti dalam hening

Namun kau tak bergeming

Menuju ke arahku

Entahlah mungkin aku harus berlalu

Mengalah pada waktu

Karena aku di dirimu

Hanya sebagai sosok semu

Aku cukup berdiri di sini

Tanpa segala sesuatu tentangmu

4. Jalan Kehidupan

Ada beberapa hal

yang diketahui semua orang

Seperti, misalnya,

“Hujan di bulan April membawa bunga-bunga di bulan Mei”

Dan setelah hujan selalu ada pelangi,

Dan di atas pelangi itu terlukis tujuh warna

Dan di ujung warna-warna itu ada pot emas

Semua orang tahu kamu tidak akan pernah bisa mencapai akhirnya

Kata siapa?

Kamu semakin dekat sepanjang waktu.

Temukan milikmu sendiri

Warna merah tua yang kaya

Kuning jeruk yang tajam

Kuning muda riang

Hijau renyah segar

Biru lembut

Violet tenang

Nila mendayu-dayu yang lembut.

Dan siapa yang tahu?

Mungkin

Hanya mungkin

Pada akhirnya

Kamu mungkin menemukan pot emasmu sendiri

Demikianlah beberapa puisi jalan kehidupan yang sangat berkesan dan bisa menjadi inspirasi. Semoga bermanfaat!