Konten dari Pengguna

4 Puisi Kehilangan Saudara Kandung Paling Sedih

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Puisi Kehilangan Saudara Kandung Paling Sedih, Foto Unsplash/Silvestri Matteo
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Kehilangan Saudara Kandung Paling Sedih, Foto Unsplash/Silvestri Matteo

Puisi kehilangan saudara kandung paling sedih dapat kamu jadikan sebagai ungkapan rasa kesedihan kamu atas kehilangan orang yang kamu sayang.

Kehilangan seseorang seperti saudara kandung merupakan cobaan berat dalam hidup, namun kamu harus selalu tabah dan kuat menghadapinya.

Baca juga : 4 Puisi Kenangan Masa Lalu

Puisi Kehilangan Saudara Kandung Paling Sedih

Puisi Kehilangan Saudara Kandung Paling Sedih, Foto Unsplash/Stanislav Ferrao

Yuk, intip beberapa puisi kehilangan saudara paling sedih melalui ulasan berikut ini mengutip dari buku yang berjudul Kumpulan Puisi Halaman 31 yang ditulis oleh Hartojo Andangdjaja dan laman familyfriendpoems.com.

1. Buat Saudara Kandung

Ke manakah engkau, Saudara

Orang-orang lemah dan ladang-ladang tidak berbunga

Dan anjing, yang mengais siang hari

Malam-malam menangis panjang sekali

Lenguh lembu di kejauhan

Menyebar kabar kemuraman

Sebuah dusun yang tenggelam

Kampung merana kekeringan cinta

Wajah-wajah menadah rawan

Kami kehilangan

Dan kota mengepul debu

Di dadanya oto dan radio menderu seperti biasa

ke sana kita, Saudara

Sudah sekian ketika

Ladang-ladang tidak berbunga

Orang-orang lemah dan mereka

Hanya bisa berkata lewat cahaya mata

Ke manakah engkau, Saudara

Jalan sudah begini jauhnya

2. Untuk Saudaraku

Kamu pergi tanpa peringatan

Pergi begitu cepat

Sekarang semua yang kita miliki adalah kenangan

Masa lalu kita

Kamu dicintai oleh begitu banyak orang.

Kamu mungkin tidak tahu

Tapi di hati kami

Di mana kamu telah tumbuh

Kenangan yang saya miliki sepanjang tahun

Akan bertahan selamanya dengan tawa dan air mata

Kami berbagi Ulang Tahun kami

Sejak aku berusia lima tahun

Harapanku sekarang adalah agar kamu kembali sehat dan hidup

Aku akan merindukanmu

Begitu juga semua

Kehidupan yang telah kamu sentuh.

Aku tidak bisa mengucapkan selamat tinggal

Aku tidak bisa menerima kematianmu.

Kamu akan hidup di hatiku

Selamanya

Hingga nafas terakhirku

3. Selamat Tinggal Kakak

Surga telah memanggilmu hari ini

Meninggalkan begitu banyak kata yang tersisa untuk diucapkan

Tapi sekarang sudah terlambat, karena waktumu telah tiba

Kata-kata tak terucapkan, aku yakin setiap orang memilikinya

Penyesalan dan harapan mungkin juga ada

Tapi yang abadi adalah kenangan tentangm

Aku ada di sana ketika kamu membutuhkan tempat tinggal

Sama seperti kamu akan ada untukku siang atau malam

Sering kali kami tidak setuju

Tetapi kami ada untuk satu sama lain pada saat dibutuhkan

Kini saatnya aku pamit

Sampai bertemu lagi di surga untuk terbang bersama

4. Kenangan

Kenanganku adalah apa yang tersisa

Dan pelajaran yang tidak akan aku lupakan

Waktunya telah tiba ketika waktu tidak ada lagi

Dan yang tersisa hanya sekali sebelumnya

Kenangan yang begitu sayang dan benar

Kenangan tentang aku dan kamu.

Meskipun terkadang kami jatuh dan tersandung

Semua bukit itu perlu didaki

Setiap saat ketika hatimu bersinar

Adalah kenangan terbesar yang aku miliki tentangmu

Aku akan selalu mengingatmu, saudaraku

Dalam hatiku aku akan menjagamu, jadi aku akan baik-baik saja

Aku akan maju dengan kepala tegak

Mungkin sulit, aku tidak bisa berbohong

Tapi di hatiku kamu akan

Bergerak maju, kamu bersamaku

Demikianlah 4 puisi sedih tentang kehilangan saudara kandung. Semoga bermanfaat.(ria)