Konten dari Pengguna

4 Puisi Kenangan Masa Lalu yang Penuh Makna

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Puisi Kenangan Masa Lalu yang Penuh Makna, Foto Unsplash/Laura Fuhrman
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Kenangan Masa Lalu yang Penuh Makna, Foto Unsplash/Laura Fuhrman

Semua orang pasti mempunyai kenangan di masa lalu yang masih membekas, entah itu kenangan menyedihkan ataupun kenangan menyenangkan. Dengan puisi kenangan masa lalu, kamu dapat mengenang kenangan-kenangan kamu yang dulu.

Penasaran dengan contoh puisi kenangan masa lalu? Inilah beberapa contoh puisi kenangan masa lalu yang penuh makna.

Puisi Kenangan Masa Lalu

Puisi Kenangan Masa Lalu, Foto Unsplash/Gemma Evans

Mengutip dari buku yang berjudul Merawat Kenangan yang ditulis oleh Kepenulisan Sanggar Narariawani (2018), berikut adalah beberapa contoh puisi kenangan masa lalu.

Potret Tua

Senyum sepasang kekasih tersimpan penuh makna

Pada selembar potret kusam

Dengan suasana 90 tahun

Segumpal cinta telah mengakar pada dunia yang berbeda

Getaran cinta

Masih jelas terasa

Menua oleh waktu, rasa, dan harapan

Perempuan di potret tua itu

Menunggu masa kan menyatukan

Saat Ibu Menangis

Di beranda, waktu menanti

Yang pergi, yang sembunyi

Dia menatap ubun-ubun langit

"Di sana ada riang-riang yang tak akan ke sini."

Lalu sedu-sedannya membisu

Air mata mencari hal ini-itu

Rambut mabul-mabulan

Menjadi berat dan keras

Karena tentang belahan tubuh yang hilang

Tentang ke mana para jalan

"Ternyata, takdir tidak bisa memberikan keibaan."

gumamnya lagi

Masa depannya pun pingsan

Sejarahnya hilang

Dan. Aku. Dari tempat yang sembunyi

Hanya bisa mengintip sisa hidupnya saja

Seperti Aku Telah Kehilangan Waktu

aku mendengarkanmu

menceritakan waktu yang tumbuh tanpa aku dalam dirimu

seperti aku telah kehilangan waktu

namun waktu tak memiliki tubuh sepertimu

ia seperti sebuah lagu

aku hanya bisa merasa merasakannya

tanpa tahu ia seperti apa

mungkin seperti seorang lelaki yang terlampau sering

menulis puisi kemudian memutuskan untuk meninggalkan kekasihnya

atau seperti kekasih yang tak mampu berpaling.

Setelah Purnama

Hujan

ketika dingin dan sendiri

aku tak tahu apa yang hijau itu

daun atau kenanganmu

kita tak pernah lagi bertemu

aku seperti hujan yang turun tak karuan

sementara kau adalah langit yang melepaskanku

meski kebun-kebun telah sepi

aku masih menunggumu. (mungkin juga tidak)

pada ujung daun yang selalu menjatuhkanku

di dahan yang sering kali menyakitkan

Itulah beberapa contoh puisi kenangan masa lalu. Semoga bisa bermanfaat. (eln)