Konten dari Pengguna

4 Puisi Melepaskan dan Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Melepaskan dan Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai. Foto: Unsplash/Paola Chaaya.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Melepaskan dan Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai. Foto: Unsplash/Paola Chaaya.

Puisi melepaskan dan mengikhlaskan seseorang yang dicintai sering digunakan sebagai ungkapan hati ketika cinta harus berakhir.

Setiap manusia memiliki cerita masing-masing di dalam percintaannya. Ada yang berakhir bahagia, ada juga yang memiliki akhir mengecewakan dan menyakitkan.

Baca Juga: 3 Contoh Puisi Sedih Pendek tentang Kekecewaan

Puisi Melepaskan dan Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai

Ilustrasi Puisi Melepaskan dan Mengikhlaskan Seseorang yang Dicintai. Foto: Unsplash/Noah Silliman.

Berikut ini beberapa contoh puisi melepaskan dan mengikhlaskan seseorang yang dicintai, dikutip dari buku Ungkapan Hati: Kumpulan Puisi, Exsalind, (2017).

1. Aku di Sini

Ketika sang surya kembali ke peraduan

Cahaya terangnya tergantikan kegelapan

Hanya ada cahaya redup sang rembulan

Serta terhiasi gemerlap bintang

Aku di sini, menatap kerlap-kerlip bintang

Dengan ditemani kehampaan

Serta semilir angin yang berhembus perlahan

Aku di sini, menatap kerlap-kerlip bintang

Berharap mampu menghilangkan

Segala hal yang berkecamuk dalam pikiran

Aku di sini, menatap kerlap-kerlip bintang

Berharap, mampu mendapatkan ketenangan

Serta menggantikan kesedihan dengan kebahagiaan

2. Sedihku

Di sini

Dalam sendiri dan sepi

Dan hanya sunyi yang menemani

Kududuk di sudut ruang ini

Tanpa penerangan karna kusengaja sendiri

Air mata semakin menghujani diri

Luka semakin menyakiti diri

Menyayat hati dengan belati

Tangis tak mampu kuhentikan sendiri

Sunyi

Hanya kesunyian menjadi saksi

Saksi bahwa ku tersakiti

Tersakiti oleh semua ini

Tersakiti oleh masa lalu ini

Tersakiti oleh hidupku sendiri

Tersakiti oleh rasa dan diriku sendiri

Dan air mata ini tak mampu berhenti

Sedihku pun tak mau pergi

Padahal kuingin sedihku pergi meninggalkan diri ini

3. Lebih Baik

Lebih baik ku sendiri

Tak seorang pun yang menemani

Hanya berteman sepi

Karena tak mungkin ada yang menyakiti

Menyakiti hati ini

Dengan ucapan yang bak belati

Lebih baik kudiam saja

Daripada berucap, salah kata

Salah dalam bicara

Karena bicaraku menimbulkan lara

Lebih baik diam seribu bahasa

Diam seribu kata

Lebih baik kusendiri

Lebih baik kudiam

Hanya ada sunyi

Dan hanya ada kehampaan

4. Aku Lelah

Tuhan

Kenapa engkau ambil tawaku lagi?

Kenapa luka itu hadir kembali

Dan semakin menyakiti

Tuhan

Kenyataan itu terlalu luka

Aku tak mampu tuk melewatinya

Aku ingin pulang saja

Tuhan

Aku lelah

Aku ingin tidur panjang

Sampai ketenangan itu datang

Tuhan

Kenapa luka lama itu kembali

Menghadirkan luka dengan duka lagi

Hatiku seperti teriris belati

Aku lelah

Aku ingin pulang

Aku ingin ketenangan

Nah. itulah contoh puisi melepaskan dan mengikhlaskan seseorang yang dicintai agar mendapatkan cinta yang lebih baik.