Konten dari Pengguna

4 Puisi Musikalisasi Pendek nan Indah

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Musikalisasi Pendek nan Indah, foto: Unsplash/Dillon Shook
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Musikalisasi Pendek nan Indah, foto: Unsplash/Dillon Shook

Puisi adalah karya sastra yang indah, apalagi jika dilagukan. Jika kamu menyukai puisi, maka kamu juga perlu tahu puisi-puisi yang cocok untuk ditembangkan. Artikel ini akan menyajikan 4 puisi musikalisasi pendek yang dapat dinikmati keindahannya.

Dikutip dari Pembelajaran Puisi Untuk Mahasiswa, Mohd. Harun (2018:202), musikalisasi puisi merupakan kreativitas yang dibentuk dengan menggabungkan puisi dan seni musik. Biasanya puisi yang sudah ada akan digubah menjadi sebuah lagu.

Musikalisasi puisi biasanya diambil dari puisi yang tak begitu panjang, tidak mengandung terlalu banyak suku kata di setiap barisnya, dan mudah untuk dilagukan. Banyak musikalisasi puisi yang dibuat dari puisi-puisi penyair ternama

Puisi Musikalisasi Pendek nan Indah

Puisi Musikalisasi Pendek nan Indah, foto: Unsplash/Soundtrap

Berikut ini 4 puisi musikalisasi pendek yang diambil dari buku puisi Hujan Bulan Juni, Sapardi Djoko Damono (2013), Mata Ketiga Cinta, Helvy Tiana Rosa (2012), Stanza dan Blues, W.S. Rendra (2016), dan Sajak-sajak Lengkap, 1961-2001, Goenawan Mohamad (2001):

1. Sapardi Djoko Damono - Dalam Diriku

Dalam diriku mengalir sungai panjang,

Darah namanya;

Dalam diriku menggenang telaga darah,

Sukma namanya;

Dalam diriku meriak gelombang sukma,

Hidup namanya!

Dan karena hidup itu indah,

Aku menangis sepuas-puasnya.

2. Helvy Tiana Rosa - Konser Kesunyian

Hujan yang semalam

menyayat-nyayat mataku

meninggalkan genangan di hati

yang terus menerus gigil

Sendiri

Senja keseribu masuk hingga kuduk

tapi bahkan tak ada satu ketuk pun

di jendela muram itu

Sebuah konser kesunyian

yang terlalu sempurna.

3. W.S. Rendra - Kangen

Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku

menghadapi kemerdekaan tanpa cinta

Kau tak akan mengerti segala lukaku

karna cinta telah sembunyikan pisaunya.

Membayangkan wajahmu adalah siksa.

Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.

Engkau telah menjadi racun bagi darahku.

Apabila aku dalam kangen dan sepi

Itulah berarti

aku tungku tanpa api.

4. Goenawan Mohamad - Surat Cinta

Bukankah surat cinta ini ditulis

ditulis ke arah siapa saja

Seperti hujan yang jatuh ritmis

menyentuh arah siapa saja

Bukankah surat cinta ini berkisah

berkisah melintas lembar bumi yang fana

Seperti misalnya gurun yang lelah

dilepas embun dan cahaya.

Itulah 4 puisi musikalisasi pendek yang dapat kamu gubah dan jadikan sebuah lagu yang indah. Pilihlah puisi yang paling kamu sukai dan berkreasilah sesuka hatimu!(malika)