Konten dari Pengguna

4 Puisi Natal Terbaik yang Mengekspresikan Sukacita

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Natal Terbaik. Foto: Unplash/Anthony Cantin.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Natal Terbaik. Foto: Unplash/Anthony Cantin.

Agar perayaan Natal semakin menyenangkan, kamu dapat menggunakan kumpulan puisi Natal terbaik mengekspresikan sukacita.

Kumpulan puisi ini bisa kamu bagikan kepada saudara, teman, dan sahabat. Bisa juga kamu posting di media sosial saat Hari Natal nanti.

Baca Juga: 20 Kata-Kata Motivasi Belajar untuk Siswa Lucu

Puisi Natal Terbaik yang Mengekspresikan Sukacita

Ilustrasi Puisi Natal Terbaik. Foto: Unplash/Chad Madden.

Puisi Natal terbaik yang mengekspresikan sukacita ini dikutip dari buku berjudul Di Sebuah Perjalanan Serangkaian Puisi, Weinata Sairin, (2003:38-42, 45-47, 50-51).

1. Kasih Karunia Allah Telah Nyata

Jarum jam terus berputar

Waktu terus berpacu

Sejarah kehidupan kian menebal

Menggoreskan kebenaran lembar demi lembar

Menguak tabir tak bisa dipungkiri

Allah itu amat baik adanya

Dicipta-Nya alam semesta dengan sabda

Lalu hamparan hijau membentang bagai permadani

Nuansa biru laut membelah cakrawala

Aneka satwa menambah gempita dan cantiknya buana

Melalui tangan kasih-Nya manusia dicipta

Gelar paling agung dianugerahi-Nya citra Allah

Diberi-Nya tugas Ilahi

Manusia terkapar dalam nanar, hilang harap

Diamuk rindu akan keselamatan

Bintang cemerlang di timur, tiba-tiba bersinar binar

Mengharumi bumi dengan aroma semerbak segar

Sinarnya memancarkan keagungan Ilahi

Cahyanya membiaskan harapan insani

Dalam kesederhanaan la datang

Dalam kemiskinan la hadir

Dalam kepapaan la menyapa kita

Bersabda, menawarkan perspektif hidup baru penuh harap

Sungguh Dialah juru selamat dunia

Dia hadir di tengah kekinian kita

Menyatakan kasih karunia Allah bagi semua manusia

Dia lahir di tengah kekinian kita

Didatangkan-Nya perdamaian,

Keadilan, kebenaran, kesejahteraan abadi

Malam ini, ketika Natal syahdu kita peringati

Ada tembang syukur membahana dalam diri

Malam ini, tatkala bayi Kristus lahir di tengah kita

Ada duka lirih menyentuh nurani paling dalam

Bencana alam Flores yang menelan ribuan nyawa

Kelaparan dan kekeringan yang

Mengusap wajah bumi di mana-mana

Ya Kristus,

Di tengah dukacita kami, ajar kami untuk

Berbagi derita dengan mereka dalam tindak nyata

Ya Kristus,

Karuniakan kami hati yang suci pikiran yang jernih

Anugerahi kami semangat yang tegar, hikmah yang berlimpah

Agar kami mampu meneruskan tekad kami

Membangun bangsa dan negara

Berdasar Pancasila

Dalam pelukan kasih-Mu dalam naungan-Mu

Bimbing kami ya Tuhan merenda hari-hari ceria di masa depan

Menapaki era baru dengan langkah pasti

Pembangunan jangka panjang 25 tahun tahap kedua

Dalam semangat persatuan dan kesatuan

Demi kejayaan pertiwi tercinta

Jakarta, menyongsong Natal 1992

2. Ketika Kau Datang, Yesus

Ketika kau datang, Yesus

Sirnalah segala kesia-siaan

Ketika kau lahir, Yesus

Padamlah segala keputus-asaan

Engkau yang datang

Di gerimis malam Natal

Membawa segenggam sukacita

Datanglah Yesus

Datanglah Kristus

Pateri nama-Mu kudus

Di hatiku

Di hati mereka

Yang pernah rindu dan bermimpi

Tentang bayi Natal dari Betlehem

Bandung, Desember 1983

3. Sajak Natal Seorang Murid kepada Gurunya

Angin Desember yang dingin

Yang menerpa sisi-sisi kehidupan

Adalah angin perdamaian

Adalah angin pembebasan

Natal adalah tembang sukacita

Natal adalah kidung penebusan

Yesus bayi kudus yang lahir di tengah sejarah

Adalah wujud cinta kasih Allah bagi manusia

Selamat Natal, Pak Guru

Teruskan pengabdianmu

Hangan goyah

Mendidik putra-putri bangsa muda usia

Persiapkan masa depan ceria bagi mereka

Selamat Natal, Bu Guru

Perjuanganmu berat, namun mulia

Wariskan nilai-nilai kristiani

Bagi putra-putri pertiwi

Mari bergandeng tangan

Teruskan perjalanan

Satukan derap, ayunkan langkah kebersamaan

Sebarkan keharuman Injil Kristus di persada ini

Karena Yesus Guru Agung telah datang

Bandung, Desember 1983

4. Adalah Sebuah Tekad

Dan waktu pun bergulir satu-satu merenda sejarah baru

Tanpa henti, tiada jemu

Kita masih tetap seperti dulu

Berada di tengah jalan, ada

Segumpal tekad merasuk kalbu

Kita yang tengah menjadi kembara

Adalah mereka yang senantiasa

Berkemas, waspada

Kita yang tengah menapaki ujung dunia

Adalah mereka yang tak pernah mempertanyakan

Mengapa kita mesti selalu berada di tengah jalan

O, Kristus, Gusti penyelamat dunia

Jamah kami yang tengah mencoba mengukir karya

Di Jawa bagian barat, Nusantara tercinta

Kuatkan kami

Sampai kami merangkul keakanan ceria

Bumi Anggur Jakarta menyongsong sinode 22 GKP

Nah, itulah beberapa puisi Natal terbaik yang bisa kamu kirimkan kepada teman atau guru kamu. Semoga bermanfaat, ya!