4 Puisi Perpisahan Guru yang Pensiun

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ingin memberikan sebuah puisi perpisahan guru yang pensiun? Kamu wajib baca artikel berikut ini hingga akhir!
Memberikan hadiah puisi saat perpisahan untuk guru kamu yang akan pensiun adalah salah satu hadiah yang sangat berkesan baginya. Hadiah tidak selalu harus dengan barang, hadiah bisa juga berupa karya seperti puisi.
Langsung saja intip beberapa puisi yang menarik dan menyentuh untuk guru kamu yang pensiun dalam artikel berikut.
4 Puisi Perpisahan Guru yang Pensiun
Inilah deretan puisi perpisahan guru yang pensiun, dikutip dari buku berjudul Antologi Puisi untuk Guruku (2020:6-7, 16-19), dan buku Guru Pengayom Jiwa, Antologi Puisi MA Hasan Munadi, karya siswa-siswi MA Hasan Munadi, (2022:15).
1. Perajut Asa, Penyambung Mimpi
Oleh: Hang Irfan
Setiap harimu berdiri
Memandangi jiwa penuh mimpi
Beralun kata penuh makna
Membuka jalan penuh asa
Segelas ilmu yang tersaji
Seteguk amal yang kunikmati
Sebuhul pesan berbalut kasih
Merajut harap menutup perih
Kadang bibirmu bergetar hebat
Meneriaki ketidaktahuanku yang lambat
Meski lelah ucapmu membimbing
Keputusasaanmu tak bergeming
Wahai insan perajut asa
Meski diri kadang tak kuasa
Memendam amarah mengumbar murka
Namun hati masih terbuka
Wahai insan penyambung mimpi
Berlutut kaki bersimpuh diri
Kebodohanku memohon ampunan
Kebijakanku karena tuntunan
Kini, asaku tegap berdiri
Mimpiku nyata di sisi
Sepuluh jari tangan kususun
Kalimah cintamu telah dihimpun
2. Perisai Langkah
Oleh: Nukhairunnisak
Terima kasih guruku
Hadirmu bak perisai langkah
Mengubur gelap pada masa
Menebas kejahilan di dinding waktu
Mengejar terang
Membawa petuah
Terima kasih guruku
Tiada kata yang bisa menyetara jasamu
Setiap momen bersamamu adalah rindu
Senyummu lentara di ruang bisu
Buku dan pensil yang kubawa
Sebagai jalan untuk kita beriring dengan sapa dan canda
Tingkahku penyebab amarahmu kadang kala
Namun nasihatmu selalu menjadi penghujung dialog kita
Doamu pelurus semangat
Iklasmu jadikan ilmu bermanfaat
Sumber pelita masa depan
Penyuluh tapak dari kesesatan
Terima kasih guruku
Kudekap kasihmu menuju mimpiku
Kubawa namamu di setiap sujudku
3. Pahlawan Kegemilangan
Oleh: Mhd Safuan
Terima kasih guruku
Untuk bahtera ilmu yang telah engkau suguhkan
Kau membuka tabir kebodohanku yang lugu dengan ketulusanmu
Dengan sikap teladanmu yang membuatku mengagumimu
Aku mengagumimu seperti ayah dan ibuku
Kau menarik, tampil bagaikan sosok ibuku
Kau perkasa, mengajarkan pengorbanan sebagaimana ayahku
Kau hebat, laksana pahlawan yang tak pernah ragu
Kau pula bijaksana, mampu melahirkan para pencetus ilmu
Aku ingin seperti dirimu yang penuh teladan
Sebagai pahlawan yang tak tergantikan
Pahlawan yang tidak pernah terbayarkan
Kau berhasil membuka tabir dunia
Kau juga berhasil melukis kegemilangan
Dengan pengetahuan dan perhatian yang mengesankan
Wahai guruku pujangga kegemilangan
Namamu memang tidak terkenal
Namun jasamu telah banyak membuat orang terkenal
Kau berani korbankan waktu dan bakatmu
Untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anakmu
Sehingga kau mampu menggambarkan masa depan yang penuh harapan
Untuk kami yang ingin kau jadikan penerus perjuangan
Terima kasih pahlawan kegemilangan
4. Guruku, Paling Sabar
Karya: Melly Haryanti Ningsih
Kaulah yang paling sabar
Mengajari kami huruf demi huruf
Kau tak pernah lelah
Membagi ilmu yang kau punya
Untuk dibagikan ke kami
Guru, kaulah yang paling sabar menghadapi tingkah laku kami
Guru, maafkan kami yang selalu membuatmu marah
Guru, terima kasih kau telah membimbing kami
Guru, tanpamu kami tidak bisa sukses seperti sekarang
Terima kasih atas jasa-jasa yang telah kauberikan kepada kami
Engkaulah wahai guruku
Semoga beberapa puisi perpisahan guru yang pensiun di atas dapat bermanfaat dan berguna untuk kamu semua, ya!
