Konten dari Pengguna

4 Puisi Perpisahan Kerja yang Membekas di Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Perpisahan Kerja yang Membekas di Hati. Foto: pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Perpisahan Kerja yang Membekas di Hati. Foto: pexels.com.

Ketika harus berpisah dengan rekan kerja, puisi perpisahan kerja bisa mewakili perasaan hati kita. Rasa sedih karena harus berpisah, kenangan manis selama bekerja sama, dan harapan bertemu lagi di masa depan.

Perpisahan memang tak bisa dihindari dalam perjalanan hidup kita. Setiap kali ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan.

Berikut Puisi Perpisahan Kerja yang Membekas di Hati

Ilustrasi Puisi Perpisahan Kerja yang Membekas di Hati. Foto: pexels.com.

Mengutip dari buku yang berjudul Antologi Puisi Salam Perpisahan, Rahayu Prihatin, (2016: 2), berikut contoh puisi perpisahan kerja yang membekas di hati.

1. Akhir Cerita

Bergelut dengan rasa yang tak pernah bersahabat

Menjalani hari yang sulit tuk dimengerti

Bila harap tak menjanjikan harapan di masa lalu

jadi bayangan yang tak henti menemani

Semua menjadi luka

Semua hanya menambah perih

Semua hanya membuat luka

Tak terima pikiran dihantui prasangka

Hati bergejolak oleh amarah

Lebih baik cinta itu pergi bersama angin

Yang tak meninggalkan jejak

Bersama mimpi yang terkubur benci

Akhir cerita tak harus indah

Namun cerita kan selalu memberi makna

Semua pasti berakhir sebab dimulai oleh awal

akhir cerita hanya milik kita

2. Luka dan Air Mata

Perpisahan

Sebuah kata yang mengandung makna kesedihan

Selalu ada kecewa

Selalu ada air mata

Dan pasti ada hati yang terluka

Perpisahan memang menyakitkan

Saat kita terlalu larut akan kesedihan

Namun, dari perpisahan itulah kita belajar arti sebuah kehilangan

Dan belajar untuk menghargai apa yang telah kita miliki

3. Waktu

Waktu

Waktu berjalan cepat

Bagai daun ditiup angin

Raib ditelan hilang

Waktu

Sudah terlalu lama kita beku terpaku

Pucat di bawah kebersamaan

Kebersamaan yang perlahan hilang

Waktu

Bersama kita berjalan

Di bawah rasa sepi kita berteduh

Menunggu sang waktu menerkam

Waktu

Kawan kita jauh melangkah

Bersama kita duduk di kotak yang bernama kelas

Kita bermain bersama hujan kering

Waktu

Masa sekolah teramat indah

Semua warna bercampur menjadi bahagia

Bersama kita menari

Waktu

Sekarang kita adalah langit yang jauh

Hitam biru menjadi saksi

Saksi bahwa waktu tidak akan beku

4. Salam Perpisahan

Kini, hatiku tergores kesedihan

Ketika terucap salam perpisahan

Walau air mataku tak berlinang

Bukan berarti suatu kerelaan

Saat-saat langkah terayun

Jarak kita pun semakin membentang

Akankah semuanya jadi terkenang

Atau hanyut terbawa gelombang

Bahkan mungkin terkubur oleh waktu dan keadaan

Sobat, dalam hatiku ini

Akan tetap membekas suatu kenangan

Kau sungguh baik, supel, dan komunikatif

Siapa pun mengenalmu pasti akan merindu

Namun untukku, janganlah kau biarkan

Aku terkulai lemas dalam kehampaan

Karena rasa rinduku yang tidak kau harapkan

Nah, itulah tadi contoh puisi perpisahan kerja yang membekas di hati sebagai referensi kamu.