Konten dari Pengguna

4 Puisi Tema Ramadhan yang Sarat Makna dan Menyejukkan Jiwa

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Tema Ramadhan yang Sarat Makna, Foto; Unsplash/Ahmad Nabili
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Tema Ramadhan yang Sarat Makna, Foto; Unsplash/Ahmad Nabili

Pada bulan suci Ramadan pasti ada berbagai momen yang hanya bisa dirasakan saat bulan suci ini saja. Pada bulan ini, umat Muslim terbiasa saling mengucapkan marhaban ya ramadhan. Selain itu, puisi tema Ramadhan juga bisa diucapkan kepada sesama untuk menyejukkan jiwa.

4 Puisi Tema Ramadhan yang Sarat Makna

Dikutip dari buku Kumpulan Puisi Ramadhan Upgrade Level, Remaja Islam Online, (2015:60-64), berikut adalah kumpulan puisi tentang Ramadhan yang sarat makna dan menyejukkan jiwa:

Doa

Karya : Chairil Anwar

Kepada pemeluk teguh

##

Tuhanku

Dalam termangu

Aku masih menyebut namamu

##

Biar susah susah

mikirnya Sepenuhnya

##

Cahaya Mu panas suci

Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

##

Tuhanku

Aku hilang bentuk remuk

##

Tuhanku

Aku mengembara di negeri asing

##

Tuhanku

Di pintu Mu aku bisa mengetuk

Aku tidak bisa berpaling

Indahnya Ramadhan

Indahnya Ramadhan

Semua kegiatan penuh dengan kebaikan

Bahkan Allah akan melipatgandakan

##

Begitu Indahnya Ramadhan

Masjid-masjid penuh dengan suara Al-Qur’an

Masyarakat ngabuburit bertaburan

Meski hanya mencari makanan

##

Oh, indahnya Ramadhan

Perkenankanlah untuk selalu berbuat dalam kebaikan

Serta, selalu dalam ketaatan

Salat Tarawih

Setiap bulan Ramadhan

Kaum Muslimin s’lalu tunaikan salat tarawih berjamaah

##

Setiap pukul setengah tujuh malam

Ayah gandeng tanganku

Berjalan menuju masjid di seberang jalan

Dipenuhi banyak jamaah

##

Wudu kami segerakan

Menunggu azan dikumandangkan oleh muazin

##

Kemudian kami tunaikan

Salat isya dan salat tarawih berjamaah

Dipimpin Imam masjid dengan suara nan lembut

##

Alhamdulillah

Terima kasih, ya Allah

Atas anugerah-Mu

Salat tarawih ini kami jalankan khusyuk

Di Masjid

Karya : Chairil Anwar

Kuseru saja Dia

Sehingga datang juga

##

Kami pun bermuka-muka

##

Seterusnya Ia bernyala-nyala dalam dada

Segala daya memadamkannya

##

Bersimpuh peluh diri yang tak bisa diperkuda

##

Ini ruang

Gelanggang kami berperang

##

Binasa-membinasa

Satu menista lain gila

Nah, deretan puisi Ramadhan di atas bisa digunakan sebagai ucapan yang sarat akan makna dan menyejukkan jiwa. Dengan begitu, para kerabat dapat lebih bersemangat di dalam menunaikan ibadah puasa pada bulan nan suci ini. (Risma)