4 Puisi Tema Ramadhan yang Sarat Makna dan Menyejukkan Jiwa

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada bulan suci Ramadan pasti ada berbagai momen yang hanya bisa dirasakan saat bulan suci ini saja. Pada bulan ini, umat Muslim terbiasa saling mengucapkan marhaban ya ramadhan. Selain itu, puisi tema Ramadhan juga bisa diucapkan kepada sesama untuk menyejukkan jiwa.
4 Puisi Tema Ramadhan yang Sarat Makna
Dikutip dari buku Kumpulan Puisi Ramadhan Upgrade Level, Remaja Islam Online, (2015:60-64), berikut adalah kumpulan puisi tentang Ramadhan yang sarat makna dan menyejukkan jiwa:
Doa
Karya : Chairil Anwar
Kepada pemeluk teguh
##
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu
##
Biar susah susah
mikirnya Sepenuhnya
##
Cahaya Mu panas suci
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
##
Tuhanku
Aku hilang bentuk remuk
##
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
##
Tuhanku
Di pintu Mu aku bisa mengetuk
Aku tidak bisa berpaling
Indahnya Ramadhan
Indahnya Ramadhan
Semua kegiatan penuh dengan kebaikan
Bahkan Allah akan melipatgandakan
##
Begitu Indahnya Ramadhan
Masjid-masjid penuh dengan suara Al-Qur’an
Masyarakat ngabuburit bertaburan
Meski hanya mencari makanan
##
Oh, indahnya Ramadhan
Perkenankanlah untuk selalu berbuat dalam kebaikan
Serta, selalu dalam ketaatan
Salat Tarawih
Setiap bulan Ramadhan
Kaum Muslimin s’lalu tunaikan salat tarawih berjamaah
##
Setiap pukul setengah tujuh malam
Ayah gandeng tanganku
Berjalan menuju masjid di seberang jalan
Dipenuhi banyak jamaah
##
Wudu kami segerakan
Menunggu azan dikumandangkan oleh muazin
##
Kemudian kami tunaikan
Salat isya dan salat tarawih berjamaah
Dipimpin Imam masjid dengan suara nan lembut
##
Alhamdulillah
Terima kasih, ya Allah
Atas anugerah-Mu
Salat tarawih ini kami jalankan khusyuk
Di Masjid
Karya : Chairil Anwar
Kuseru saja Dia
Sehingga datang juga
##
Kami pun bermuka-muka
##
Seterusnya Ia bernyala-nyala dalam dada
Segala daya memadamkannya
##
Bersimpuh peluh diri yang tak bisa diperkuda
##
Ini ruang
Gelanggang kami berperang
##
Binasa-membinasa
Satu menista lain gila
Nah, deretan puisi Ramadhan di atas bisa digunakan sebagai ucapan yang sarat akan makna dan menyejukkan jiwa. Dengan begitu, para kerabat dapat lebih bersemangat di dalam menunaikan ibadah puasa pada bulan nan suci ini. (Risma)
