Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Burung Merpati yang Indah

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Burung Merpati. Foto: Unsplash/Sophie Dale.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Burung Merpati. Foto: Unsplash/Sophie Dale.

Kumpulan puisi tentang burung merpati di bawah ini bisa kamu jadikan referensi apabila ingin memotivasi diri sendiri. Burung merpati begitu indah. Banyak orang yang menjadi burung merpati sebagai lambangkan kedamaian dan kebahagiaan.

Burung merpati termasuk dalam famili Columbidae atau burung berparuh merpati dari ordo Columbiformes, yang mencakup sekitar 300 spesies burung kerabat pekicau.

Puisi tentang Burung Merpati

Ilustrasi Puisi tentang Burung Merpati. Foto: Unsplash/abdelaziz amraoui.

Berikut ini beberapa puisi tentang burung merpati yang indah bisa kamu jadikan referensi. Dikutip dari situs hellopoetry.com, allpoetry.com, poemhhunter.com, dan poetrysoup.com.

1. Menepati Janji

Kepak sayap sang merpati

Terbang ke angkasa yang tinggi

Nikmati indahnya hari

Menyambut sinar mentari pagi

Seputih kasih dia miliki

Setia tiada mengkhianati

Janji tak pernah diingkari

Walau badai menerpa diri

Tetap bersama arungi cakrawala

Kalahkan segala rintangan yang ada

Memadu kasih hingga akhir usia

Hanya satu untuk selamanya

Semoga ikrar selalu terpatri

Dalam hati kian lestari

Juga sayang tak ternodai

Senantiasa suci seputih melati

2. Wahai Burung Merpati

Berjalanlah dan terus berjalan

Ikuti arah jadi tujuan

Usah dengar segala hinaan

Di sekelilingmu masih banyak rengkuhan lengan

Bilur cerca biar mengalur

Tak akan patah sayap merentang

Perisai doa di dalam dada

Sekuat jiwamu menggenggam asa

Bukankah kerap engkau berucap

Kita dalam penggembalaan Tuhan

Syahdu lantunan ayat-ayat kausenandung

Selembut pesanmu penuh bijak menyelubung

Jangan retakkan cerminan diri

Biar tenang langkah kudampingi

Sepanjang setapak penuh duri

Bersama kita 'kan hadapi

Kaulah mentari bagiku

Ijinkan aku jadi langit biru

Sekejam apa musim-musim menikam

Bak sepasang merpati tiada akan kita terpisahkan

3. Kuda dan Merpati Putih

Aku melihat kuda putih dan merpati kayu

Berbicara seperti teman lama di bawah pohon

Merpati dengan bulu keanggunan musim gugur

Surai kuda putih tertiup angin

Merpati bertanya pada kuda putih, apakah dia punya sayap, ke mana dia akan terbang?

Kuda itu menjawab. “Ke surga tentunya.”

“Aku hanya menunggu waktu berlalu,” Si merpati menjawab

Dia akan berpacu dunia, lalu berbaring mati di tepi laut

Kuda itu bertanya kepada merpati apakah dia bisa berpacu, ke mana tujuannya?

Seekor kodok di dekatnya sedang mendengarkan dan bertanya "Mengapa kalian berdua memimpikan kematian?"

"Aku tidak ingin terbang atau berpacu. Aku hanya bersyukur atas setiap napas kecil."

Kodok mencintai hidupnya di kolam dan menghabiskan setiap hari dengan merasa diberkati

Dari keindahan dan kehidupan yang telah diberikan kepadanya

Tidak pernah berpikir dari istirahat abadi

Benar kuda dan merpati memiliki kecantikan yang luar biasa dan merasa benar mereka bisa berpacu dan terbang

Tapi kodok memiliki kecantikan di bawah kulitnya

Dipenuhi dengan cinta dan kebahagiaan di dalam

Kuda dan merpati akhirnya berhasil sampai ke surga

tetapi dikirim untuk belajar lebih banyak tentang kehidupan

Katak itu diterima dengan tangan terbuka

dipertemukan kembali dengan istrinya yang cantik

4. Sayap Kayu

Ada merpati liar yang sering datang ke hutan Hinkley

Sayap abu-abu yang membentuk lingkaran dan segitiga di atas kenari dan hazel

Ada seekor merpati liar

Ada musim panas yang datang dari tahun ke tahun di hutan Hinkley

Bulan-bulan hujan dan cerah dan merpati memanggil dan satu merpati terbaik yang datang

Ada musim panas

Sudah lama sekali aku melihat merpati liar ini dan mendengarkan

Dahulu kala aku mendengar nyanyian merpati musim panas yang memberi tahuku mengapa malam datang, mengapa kematian dan bintang datang, mengapa whippoorwill hanya mengingat tiga nada

Sudah lama sekali, itu seperti sekarang dan hari ini; cara merpati sayap abu-abu menceritakan semuanya, menceritakannya pada kenari dan hazel, menceritakannya padaku

Jadi ada memori

Jadi ada seekor merpati, musim panas, sayap abu-abu membentur bahuku.

Nah, itulah beberapa contoh puisi tentang burung merpati yang indah dan berkesan. Semoga bisa kamu jadikan referensi mengenai burung merpati.