Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Dosa sebagai Bentuk Mawas Diri

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

,4 Puisi tentang Dosa sebagai Bentuk Mawas Diri, pexel.com/engin
zoom-in-whitePerbesar
,4 Puisi tentang Dosa sebagai Bentuk Mawas Diri, pexel.com/engin

Setiap orang pasti pernah berbuat dosa dan kesalahan. Oleh karena iu kita harus selalu mendapatkan pengingat dari apa pun itu bentuknya. Seperti beberapa puisi tentang dosa sebagai bentuk mawas diri berikut ini.

Ketika kita berbuat dosa maka akan mendapatkan balasannya. Sekecil apa pun dosa itu maka semuanya akan dibalas kelak. Oleh karena itu tak ada salahnya ketika kita mawas diri untuk lebih taat kepada Tuhan. Dan doa adalah sebaik-baiknya tempat perlindungan.

Seperti yang dikutip dari Dosa dan Dimensi Psikologis yang Terkandung di Dalamnya, Ramadan Lubis (2019:1), dosa adalah segala perbuatan yang bertentangan dengan kehendak dan perintah Allah SWT. Sampai di sini belum dibedakan besar kecilnya dosa.

4 Puisi tentang Dosa sebagai Bentuk Mawas Diri

pexel.com/alex

Berikut ini beberapa puisi yang akan membuatmu lebih mawas diri.

1.Renungan Kalbu

(Ayaaca)

Kesunyian dalam gelap

Memimpin hati dan pikiran

Keselarasan yang selalu diharapkan

Namun pupus sudah ketika diri sudah dalam kemaksiatan

Dunia memang hanya sementara

Siapa yang tak pernah berbuat dosa?

Memang tidak ada manusia yang sempurna

Menyesal pun tiada artinya

Namun Tuhan tak pernah luput dari kasih sayangnya

Beribu maaf terus ia berikan

masihkah kita tidak bersyukur?

Terlalu naif jika harus masuk ke lubang yang sama

2.Mawas Diri

(Ayaaca)

Bukan hanya direnungi

Bukan hanya ditangisi

Kisah hidup memang sepelik ini

Namun Tuhan selalu mengawasi

Ketika lelah kembalilah pada Tuhan

Bukan melakukan kedzoliman

Ketika diri sudah tak mampu menopang kehidupan

Ingatlah Tuhan selalu memberi perlindungan

Tak ada yang sia-sia

Kecuali jiwa yang tak pernah mengucap do'a

Karena segala sesuatu

Berlaku atas kehendak-Nya

3.Meminta tanpa Memaksa

(Ayaaca)

Berdo'alah dengan penuh khidmat

Dan memintalah dengan benar tanpa khianat

Meminta kepada pencipta

Tanpa melanggar larangan-Nya

Terkadang manusia memang lupa diri

Meminta dengan memaksa dan membenci

Lupa Tuhan lah yang maha Pemberi

Segala sesuatu tiada arti jika tidak diridhai

4.Kembali pada Tuhan

(Ayaaca)

Banyak hal yang tak luput dari dosa

Melakukannya sengaja atau tanpa sengaja

Namun, Tuhan selalu memaafkan hamba-Nya

Apalagi yang kamu tunggu wahai jiwa?

Kembalilah pada tuhan mu

Sujudlah memohon ampunan-Nya

Jangan melakukan hal yang sama setelahnya

Perbanyak amal untuk mendekatkan diri pada-Nya

Karena Tuhan maha Pemberi segalanya

Nah, itulah beberapa puisi tentang dosa yang bisa membuat kita lebih mawas diri, Mendekatkaan kepada ketaatan dan menjauhi larangan-Nya. (ai)