4 Puisi tentang Gunung yang Penuh Makna dan Keindahan

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang gunung menjadi salah satu karya sastra penuh makna dan bisa menggambarkan keindahan alam semesta. Puisi itu juga bisa menjadi bentuk rasa syukur sebagai manusia karena bisa melihat dan menikmati keindahan gunung-gunung yang Tuhan ciptakan.
Seperti diketahui, Indonesia memiliki banyak gunung yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Jawa dan Bali. Tentu saja, gunung-gunung tersebut memiliki pesona keindahan alam yang membuat siapapun takjub saat melihatnya.
Puisinya tentang Gunung
Keajaiban alam yang dari gunung-gunung yang menjulang tinggi, sangat cocok digambarkan melalui kata-kata dalam puisi. Dikutip dari situs khasmush.com, berikut ini kumpulan puisi tentang gunung yang penuh makna keindahan.
1. Kekuatan yang Luar Biasa
Oleh: Christina Rossetti
Gunung-gunung dengan kekuatannya yang luar biasa
Membuatku sedih saat pertama kali melihatnya,
Dan setelah itu mereka membuatku senang
Tercipta harmoni dari suara senyap yang meledak
Keluar ke dalam lagu, sebuah lagu oleh ingatan dipelihara;
Selamanya tidak diperbarui oleh sentuhan atau penglihatan
Menidurkan keajaiban yang tajam setiap hari atau malam.
Dalam kesenangan dan keheranan lalu tenggelam.
keagungan pegunungan sungguh menakjubkan.
2. Pagi di Pegunungan
Oleh: Alice Cary
Pagi di pegunungan! seberkas cahaya mawar
Di timur tinggi melewati bayang-bayang
Bintang rendah terakhir menghilang perlahan dari pandangan.
Dan kabut kelabu keluar menemui matahari.
Dan sekarang dari setiap semak dan tanaman merambat yang melindungi.
Dan semak belukar yang liar dengan banyak semprotan yang kusut.
Dan dari pohon birch, elm, dan pinus beralis kasar
Burung-burung mulai bernyanyi sepanjang hari.
Dengan seruan nyaring, dan menuruni lembah berbunga
Dan dari lubangnya yang berlumut di perbukitan
Domba-domba sudah mulai berdenting.
Lihatlah, matahari yang luar biasa dan alam di mana-mana.
Betapa baiknya Tuhan kepada kita
3. Saya sedang mendaki gunung
Oleh: Andrew Blakemore
Aku sedang mendaki gunung
Aku mengulurkan tangan untuk menyentuh langit biru
Perasaan kebebasan ini
Akan tinggal bersamaku sampai aku mati
Saya sedang mendaki gunung
Aku merasakan semilir angin sejuk di wajahku
Dan matahari mulai terbenam
Aku selamanya betah di tempat ini
Saya sedang mendaki gunung
Aku berhenti hanya untuk menatap pemandangan
Jadi bersihkan cakrawala
Seolah setiap mimpiku menjadi kenyataan
Saya sedang mendaki gunung
Aku merasa seperti burung di udara
Saya meluncur dan melonjak
Dan merasa seperti aku tidak peduli
Saya sedang mendaki gunung
Langit biru berubah menjadi emas
Matahari terbenam begitu damai
Keindahan seperti itu ada untuk dilihat
4. Jalan Pegunungan
Oleh: Enid Derham
Menuruni jalan pegunungan
Cahaya hati dan sendirian
Aku menangkapnya dari setiap anak sungai yang mengalir
Kegembiraan tersendiri
Hati dan pikiran bernyanyi bersama
Sajak mulai bertemu dan berlari
Dalam cuaca pegunungan yang berangin
Dan matahari musim dingin
Dibalut dengan cahaya paling segar dan manis
Jauh kota itu terletak
dengan pinggiran kota di kakinya
Kelilingi teluk tertawa
Bagaikan elang yang terangkat tinggi
Separuh dunia bercahaya yang kupindai
Sampai langit tak berawan
Dilingkari laut dan darat
Tidak ada lagi yang dianggap sebagai beban yang melelahkan
Kenyamanan lama muncul di dalam
Menuruni jalan pegunungan
Bumi dan aku adalah saudara.
Baca Juga: 2 Contoh Puisi untuk Ibu yang Sudah Meninggal
Kumpulan puisi tentang gunung di atas bisa juga digunakan untuk melengkapi postingan di media sosial. Agar semakin banyak orang yang menyadari keindahan alam dari gunung-gunung yang menjulang tinggi. (IND)
