Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Hutan Gundul yang Penuh Makna

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hutan Gundul. Sumber: Unsplash/Kyle Glenn
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hutan Gundul. Sumber: Unsplash/Kyle Glenn

Hutan gundul adalah satu dari sekian banyak ulah tangan jahil manusia yang merusak alam, menenbang pohon tanpa melakukan reboisasi. Dalam artikel kali kami akan membuat deretan puisi tentang hutan gundul yang penuh makna.

Dikutip dari buku berjudul Manajemen Hutan karya Frans Wanggai (2009: 24), hutan adalah suatu komunitas biologik dari tumbuhan dan hewan yang hidup dalam suatu kondisi tertentu, berinteraksi secara kompleks dengan komponen lingkungan tak hidup (abiotik).

Seperti yang dijelaskan di atas, hutan memiliki banyak manfaatnya bagi alam. Oleh karena itu, hutan yang menjadi gundul akan mendatangkan bencana, seperti longsor, banjir, kehilangannya rumah bagi flora serta fauna, dan hilangnya pemasok oksigen.

Puisi tentang Hutan Gundul yang Penuh Makna

Ilustrasi Hutan Gundul. Sumber: Unsplash/Anthony Gotter

Inilah 4 puisi yang mencerikan tentang hutan gundul yang penuh makna

1.

Apakah kita benar-benar mahluk yang berbudi?

Ku lihat kini binatang kehilangan rumahnya

Gajah terjerat, harimau masuk perkampungan

Bukankah itu salah kita yang merusak hutan?

Tanpa sadar, manusialah yang mengakibatkan bumi menangis

Tebang pohon, bakar hutan untuk buka lahan

Manusia oh manusia

Bencana hanya dari dan untuk kita sendiri, manusia

2.

Hutan

Kau dulu berwarna hijau

Kaulah sumber kehidupan kami

Kau simpan air dan makanan

Kau juga menghasilkan berbagai jenis kayu

Kau juga menjadi pelindung bagi hewan dan tumbuhan

Semua itu untuk kehidupan manusia, kami sendiri

Namun, sedih hati ini

Saat diberita ternyata kini kau digunduli

Oleh orang yang tidak tahu

3.

Apakah suatu saat nanti

Aku akan berkata kepada anak dan cucuku

Seperti yang dikatakan nenek pa

daku

Jika tempat yang aku tahu sekarang

Dahulunya adalah hutan

Apakah ini memang sifat manusia?

Hutan yang dahulunya hijau rindang

Kini menjadi lahan kering kerontang

Oleh tangan iseng

Yang tidak berhenti walau dilarang

4.

Apa Tuhan akan mendengar doa kita

Saat longsor dan banjir melanda

Karena semua itu adalah bayaran

Dari kelakuan keji merusak alam

Hutan,

Tempat yang memberikan kehidupan

Kayu, makanan

Bahkan binatang merasakan kebebasan di hutan

Kini kita, manusia hanya bisa menangis dan berharap

Apa Tuhan mendengar doa kita

Saat banjir dan longsor tiba

Akibat tangan manusia

Merusak alam, mengunduli hutan

Itulah contoh 4 puisi tentang hutan gundul yang penuh makna. Semoga puisi di atas bisa menjadi renungan untuk selalu menjaga alam dan lingkungan sekitar.(andi)