Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.88.1
Konten dari Pengguna
4 Puisi tentang Ibu Singkat yang Menyentuh Hati
2 Juni 2023 13:47 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Puisi tentang ibu juga bisa digunakan sebagai caption di media sosial agar lebih banyak orang yang menyadari betapa berharganya seorang ibu.
Puisi tentang Ibu Singkat
Mengutip buku Kata-kata Menjumpa Raga oleh Sony Sukmawan (2022), puisi adalah jenis karya sastra yang digunakan sebagai bentuk ungkapan ekspresi atau perasaan tertentu. Adapun inspirasi puisi tentang ibu singkat yaitu sebagai berikut:
1. Bundaku Sayang
Oleh Nadilla Syahkina
Engkau selalu ada untukku
Menemaniku dalam suka dan duka
Menemani hari-hari ceriaku,
Bunda,
Engkau selalu membimbingku
Mengajariku untuk berakhlak mulia
Dalam keseharianku
Bunda,
Engkau bagai malaikat bagiku
Engkau juga sahabat bagiku
Ketulusan yang ada dalam dirimu
Membuat aku bangga pada dirimu
Bunda,
Aku selalu menyayangimu
Jasamu tak akan pernah bisa terbalas olehku
ADVERTISEMENT
Namun aku akan berusaha menjadi anak kebanggaanmu
2. Saat Aku Menutup Mata
Oleh Mosdalifah
Saat ku menutup mata bunda
Aku tak ingin mata itu melihat ku dengan penuh air
Saat ku menutup mata bunda
Aku tak ingin hati itu seakan tergores
Saat ku menutup mata bunda
Aku ingin bibir itu tersenyum
Aku tidak ingin engkau terluka
Bunda,
Mungkin ini adalah lihatan yang sangat bagimu
Tapi aku tak ingin melihat dengan seakan tak sanggup melepaskanku
Bunda,
Aku hanya ingin engkau merelakanku
Dan mengantarkan aku pulang ke rumahku dengan senyum
Saat ku menutup mata bunda
Aku ingin kau tahu
Bahwa aku menyayangimu
Bahwa aku mencintaimu
Aku bahagia bisa jadi anakmu
3. Kesunyian Ibu
Oleh Denza Perdana
Dahinya adalah jejak sujud yang panjang
ADVERTISEMENT
Perjalanan waktu membekas di pelupuk matanya
Derai air mata di pipinya telah mengering
Tanpa sisa, tanpa ada yang menduga
Ia memilih jalan sunyi untuk bertanya
Hiruk pikuk untuk tersenyum di beranda derita
Menjerit saat lelap berkuasa
Berdoa bukan untuk dirinya
4. Ibuku Pahlawanku
Oleh Anonim
Ibu,
Engkau melahirkanku
Dengan kasih sayang
Ibu,
Kau selalu ada disampingku
Dimanapun aku berada
Ibu,
Kau berjanji akan menemaniku
Kau telah melahirkanku dengan taruh nyawa
Terima kasih, Ibu
Baca juga: (4 Puisi Singkat tentang Ibu Tercinta )
Puisi tentang ibu singkat yang disebutkan di atas sangat penuh makna dan bisa digunakan sebagai ungkapan cinta dan kasih sayang yang mendalam untuknya. (DLA)