Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Kelahiran Tuhan Yesus

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Puisi tentang Kelahiran Tuhan Yesus, Foto Unsplash/Leonardus Bima S. Laiyanan
zoom-in-whitePerbesar
Puisi tentang Kelahiran Tuhan Yesus, Foto Unsplash/Leonardus Bima S. Laiyanan

Puisi tentang kelahiran Tuhan Yesus dapat kamu sampaikan kepada orang-orang terdekatmu seperti keluarga,teman, bahkan kekasih yang sedang merayakan hari Natal.

Ketika Natal tiba, umat Kristiani selalu melakukan kegiatan berdoa, kebaktian, serta melantunkan berbagai pujian untuk Tuhan Yesus Kristus.

Baca juga : 4 Puisi Kelahiran Yesus Kristus yang Penuh Makna Mendalam

Puisi tentang Kelahiran Tuhan Yesus

Puisi tentang Kelahiran Tuhan Yesus, Foto Unsplash/Leonardus Bima S. Laiyanan

Inilah beberapa puisi tentang kelahiran Tuhan Yesus mengutip dari buku yang berjudul Wajah Cinta Kumpulan Puisi yang ditulis oleh Fridolin Ukur (2000).

1. Ketika Bumi Merayakan Kristus Lahir

Ketika bumi merayakan Kristus lahir,

Ketika bumi merayakan Kristus hadir

Anehnya

Semua wajah begitu lembut

Semua tangan mesra bersalaman

Seakan tiada kebencian

Tuhan!

Kami ingin mengeja doa membuka

Kesalahan, khianat dan dosa yang pernah bermukim di dalam diri

Tuhan!

Kami ingin merangkul Yesus

Biar dibenahi-Nya hati yang tandus disambung-Nya kembali tali kekekalan yang pernah putus

Agar tahu kami makna kelahiran ini

Bagi mereka yang terlunta di usia tua bagi yang kedinginan di kolong jembatan

Bagi yang terlupa di sudut penjara bagi yang tak mampu menangis terserang

Lapar bagi yang tak beribu dan berbapa lagi

Agar tahu kami, arti kehadiran ini

Bagi peminta-minta dan para gelandangan, para penganggur dan para pemulung, para penjudi, penodong dan pelacur

Supaya berhenti kami

Mengejar pelangi nafsu

Membiak serakah, dendam dan benci membuat hidup mandul dan banci

Ketika bumi merayakan Kristus lahir Ketika bumi merayakan Kristus hadir

Semua dosa ingin dibuka

2. Narasi Natal

Ketika bumi masih bersih

Pasangan insan pertama hati pun masih putih

Masih utuh dalam kekudusan,

Nurani bening bersih

Tuhan menempatkan mereka di firdaus suci

Untuk mengelola alam semesta dalam gita dan cinta

Tuhan mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.

Keserasian yang begitu anggun

Kemesraan yang begitu lembut

Keakraban yang begitu indah

Diusik nada sumbang tutur goda si iblis licik

Merintis jalan kejatuhan insan meniup hembusan angin dosa menyebar virus maut dalam tutur selembut sutera

Dalam rayu semanis madu

Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui

Dalam rela la tanggalkan keagungan sorgawi

Kesetaraan ilahi tak mau la kangkangiB diambilnya rupa insan jelata dipilihnya pemukiman yang paling papa demi cinta kepada manusia

Dia datang dalam jelma yang sangat nista

biar mereka yang menepi jalan sengsara yang kenyang tikaman derita dukanya dosa mendapatkan kembali citra yang pernah hilang

3. Bila Kita Merayakan Penebus Lahir

Bila kita rayakan kelahiran penebus kedatangan Kristus di diri Sang Yesus

Marilah kita ingat

Ada daerah bersesakan gubuk padat kemelaratan sesak menyiksa

Ada daerah terasing jauh

Sunyi sendiri dihuni penduduk tak kenal huruf

Ada insan berjuta ragam menekan perut menahan lapar

Ada rakyat yang tak bebas lagi

Tak kenal esok, hari yang bisa dinanti

Ada wilayah bermandi cahaya

Penuh canda, tawa dan pesta

Gebyar kemewahan kemilau harta;

Ada pusat-pusat kekuasaan tempat maraknya korupsi dan kolusi

di mana cinta dapat dibeli

Bila kita rayakan kelahiran penebus Kedatangan Kristus di diri Sang Yesus Marilah kita ingat

la datang untuk semua

Merangkul kembali umat manusia

Supaya cinta utuh kembali Mengganti keasingan di hati sepi

4. Selamat Datang Tuhanku Sayang

Terlalu lama rintih duka mengejar bayang sisa-sisa penasaran, peninggalan firdaus yang hilang sampai terjadinya peristiwa malam bercadar terang waktu rahim dara berbunga tanpa sentuhan lelaki waktu perawan melahirkan dalam kesucian

Sorga menjenguk dari atas

Bumi menengadah dari bawah

Sorga pun turun merangkul bumi

Berciuman dalam perdamaian

Sebuah kemesraan dalam ketulusan

Sebuah ketulusan dalam kesetiaan

Malam ini Malam suci!

Dari derita mengandung sampai luka melahirkan malam ini menemukan suka dalam ucap lirih gita hati

Selamat datang, Tuhanku sayang

Iitulah 4 contoh puisi tentang kelahiran Tuhan Yesus. Semoga bermanfaat.(elin)