4 Puisi tentang Kopi yang Menggambarkan Filosofinya

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kopi merupakan minuman yang digemari banyak orang, dengan berbagai filosofi dan kehangatannya yang diberikan. Seperti beberapa puisi tentang kopi yang menggambarkan filosofinya berikut ini.
Dikutip dari Filosofi Kopi, INTIHAULKHIYAROH, 2022 bahwa dalam filosofi kopi, pahit itu bersifat alamiah, asli dan bukan dibuat-buat. Rasa yang khas dan tidak mungkin bisa dimanipulasi.
Kopi adalah minuman stimulan yang mengandung kafein. Kandungan tersebut dapat meningkatkan energi, kewaspadaan, suasana hati, serta fungsi otak.
4 Puisi tentang Kopi yang Menggambarkan Filosofinya
Berikut ini beberapa puisi tentang kopi yang menggambarkan filosofinya.
Dikutip dari aestheticpoems.com dan coffeecapsulesdirect.co.za serta www.thatscoffee.com
1.Coffee Rhymes
Secangkir kopi panas
Di jam pagimu
Membangunkan indra
Seperti matahari membangunkan bunga
Rasa uapnya
Panasnya mug
Kehangatan di tanganmu
Terasa seperti pelukan
Rasa kacangnya
Basahnya air
Lebih enak lagi
Saat dibuat oleh putrimu
2.Pikiran Dari Dalam Mug
kopi, begitu lembut, namun begitu sederhana.
itu bisa memberimu buzz tertinggi,
ke pikiran terdalam.
kopi adalah kanvas kosong.
peminum adalah seniman.
memercikkan lapisan gula dan susu yang semarak,
krimer mengalir dari kuas.
Sendok berdenting dan mengaduk gambar yang indah.
menciptakan karya yang unik.
untuk setiap cangkir kopi miliknya sendiri.
3.Bersenang-senang dengan Kopi dan Puisi
Oh topiku saatnya minum kopi,
Hari Puisi Sedunia ini, kami membuat sajak.
Karena kopi adalah satu-satunya cinta sejati kita,
Rasanya seperti dikirim dari surga di atas.
Setiap hari dan setiap malam,
Kopi bersama kita segera setelah kita melihat cahaya.
Rasa itu, krim itu, bau yang tak tertahankan itu,
Memiliki 10 cangkir pada siang hari, tetapi tidak akan pernah tahu!
Itu membuat kita terjaga, membuat kita melewati hari,
Sehari tanpa kopi, saya hanya mengatakan, "Tidak mungkin."
Kopi oh kopi, puisi ini untukmu.
Kamu luar biasa. Kami membutuhkanmu. Dan kamu tahu ini benar!
4. I LOVE A CUP OF COFFEE
Saya suka secangkir kopi Saya suka satu atau dua minuman
Moka atau latte keduanya bisa
Saya suka secangkir kopi, cappuccino menyentuh tempat
Taburi dengan cokelat dan sajikan selagi hangat
Saya suka secangkir kopi hitam pendek atau panjang
Cukup tekan tombol kecil itu dan buat itu bagus dan kuat
Saya suka secangkir kopi espresso atau flat white
Dan jangan tambahkan gula karena rasanya selalu pas
Saya suka secangkir kopi, macchiato baik-baik saja
Saya lebih suka minum kopi daripada segelas anggur
Saya suka biji kopi kecil itu gelap atau ringan atau terang
Tidak peduli jam berapa pagi siang atau malam
Jadi jika saya belum menjelaskannya, saya akan mengatakannya sekali lagi
Saya suka secangkir kopi…. apakah itu teriakanmu atau milikku?
Nah, itulah beberapa puisi tentang kopi yang juga menggambarkan filosofinya yang bisa menjadi referensi. (ai)
