Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Lingkungan Alam

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

puisi tentang lingkungan. Foto : Unsplash/v2osk
zoom-in-whitePerbesar
puisi tentang lingkungan. Foto : Unsplash/v2osk

Manusia tanpa sadar kerap merusak alam. Bisa jadi karena manusia mempunyai sifat tamak dalam dirinya. Kondisi alam yang kian rusak menggugah para penyair untuk menuliskannya dalam bentuk puisi. Rintihan suara alam diwujudkan dalam untaian kata yang bertujuan untuk menggugah manusia untuk melestarikan lingkungan. Dalam artikel berikut akan kami sajikan 4 puisi tentang lingkungan alam sekitar agar kita dapat merenungi dan mensyukuri nikmat alam yang dilimpahkan Tuhan.

Puisi tentang Lingkungan Alam

Mengutip dari buku Sumber Inspirasi Berpuisi karya Trian Pamungkas, M.Pd (2020:25), puisi lingkungan alam merupakan puisi yang bersumber pada alam sekitar yang berupa benda mati seperti tumbuhan dan keindahan.

Dalam menulis puisi tentang lingkungan, biasanya seorang penyair menjadikan objek lingkungan sebagai sumber inspirasi, baik secara spontan ataupun tidak. Inspirasi spontan muncul saat penyair tengah mengamati lingkungan. Sedangkan inspirasi tidak spontan akan muncul saat penyair mengingat kembali hal-hal yang pernah dialami sebelumnya.

Simak 4 puisi tentang lingkungan alam berikut, yang kami kutip dari buku Antologi Puisi dan Fotografi karya Kepundan Kasih Menyadap Ilham dari Alam karya Novi Indrastuti dan Harno Depe (2021) :

Menyadap Ilham di Tepian Samudera

Angin laut telah menerbangkan

tumpukan kata-kata bermakna

yang tercerabut dari akar jiwa

menjelma serpihan buih angan

yang menebarkan puing yang berserak.

Angin laut menyapa lagi

seraya membisikkan gelora

untuk menyadap ilham

yang tengah berkeliaran

di sekujur tepian samudera

Yogyakarta, 19 Mei 2018

puisi tentang lingkungan. Foto : Unsplash/Frank McKenna

Di Gerbang Samudera

Saat lidah riak ombak

mencumbui bulir pasir

di sekujur bibir pantai

getar birahi bertandang

menjamahi kisi rindu

membujuk bara hasrat

merayu bayang dirimu

Kidung syahdu menggema

digamit desir angin laut

merambah ke sudut jiwa

mengarsir selembar harap

di atas kanvas nurani

dan aku pun menunggumu

di gerbang samudera

Yogyakarta, 1 Mei 2018

Dalam Pelukan Biru

Biru air bersimpuh

di kaki gunung hijau

membasuh dahaga pertemuan

dan memerdekakan jiwa

dari seikat kembang rindu.

Biru memeluk gunung

meneduhkan renjana bergelora

meredam bara nyala emosi

yang menggersangkan jiwa.

Biru memeluk gunung

menyimakan getir tersembunyi

menuntun gemulai liuk mata pena

membatik untaian aksara jiwa

menjelmakan syair yang mengalir.

Yogyakarta, 25 Mei 2018

puisi tentang lingkungan. Foto : Unsplash/Kalen Emsley

Indah yang Tak Kekal

Mencoba mengungkap makna

di balik rindangnya pepohonan

hidup lalu tumbuh menghijau

berangsur renta daun berguguran

batang meranggas akar merapuh

didera ganasnya laju waktu.

Tak ada keindahan yang kekal

pada tiap jangkah kehidupan

bahkan mata air pegunungan

yang janjikan kesegaran

di tiap bulir tetes airnya

bisa tetiba hilang kesejukan.

Yogyakarta, 20 Mei 2018

Demikian 4 puisi tentang lingkungan alam sekitar yang patut Anda renungi. Sebagai manusia yang turut menikmati manfaat yang diberikan alam, kita hendaklah turut berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan. Jika belum mampu turut serta, setidaknya jangan menambah kerusakan, agar keturunan kita kelak masih dapat menikmati keindahan dan kebaikan alam semesta. Salam lestari!(Bhilda)