4 Puisi tentang Menjaga Alam sebagai Nasihat

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang menjaga alam dapat dijadikan sebagai nasihat agar selalu melestarikan dan tidak merusak alam. Pasalnya, alam sudah memberikan semua hal baik kepada umat manusia.
Kali ini, Inspirasi Kata akan memberikan kumpulan puisi tentang alam yang dapat kamu jadikan sebagai perenungan melalui ulasan berikut ini.
Baca juga : 20 Ucapan Selain Sleep Well sebelum Tidur untuk Orang Tersayang
Puisi tentang Menjaga Alam sebagai Nasihat
Inilah kumpulan puisi tentang menjaga alam sebagai nasihat mengutip dari laman allpoetry.com dan poetryfoundation.com.
1. Menjaga Lingkunganku
Terbangun di pagi hari
Ku buka jendela
Sinar surya tampar kedua mata
Aku tersenyum mencium harum bunga
Kulihat kiri dan kanan
Jauh dan dekat
Terlihat anugerah Tuhan
Yang melekat pada lingkungan yang indah
Aku semakin bersemangat
Menjajal hari ini mengejar tekad
Lingkunganku indah dan aku kuat
Tak ada lagi yang mampu menghambat
Terima kasih, Tuhan
Kau bukakan hatiku akan suatu keindahan
Sehingga tak ada lagi kata segan
Untuk menjaga tanah dan tumbuhan
Di sekeliling halaman
Tuhan, jagalah lurusnya hati ini
Curahkan padaku kesadaran diru
Hingga aku siap untuk berjanji
Untuk selalu menjaga lingkungan
Agar terjaga keasriannya
2. Alamku Berbicara
Pertiwi kini berduka,
Pertiwi kini berteriak,
Memangil, mencari,
Dimana manusia berada
Pertiwi berkata
Masih adakah manusia yang akan melayaniku
Kutumpahkan lahar di Jogja,
Kuberi air bah untuk Mentawai,
Kudatangkan banjir untuk Wasior,
Dan kubuat Jakarta tenggelam,
Hutanku, kekayaanku,
Telah kau rampas dengan paksa,
Kau curi seluruh isi perutku
Aku hanya ingin kau lindungi agar ku dapat bertahan,
Dan dapat memberikan nafas kehidupan untuk mu manusia
Lindungi aku, dan jangan rampas hak milikku
Aku menangis karena kau sakiti,
Dan kau menangis setelah aku tumpahkan isi perutku
3. Selamatkan Hutan
Bagaimana jadinya
Bila rindangnya hutan
Menjadi sasaran utama para serakah
Yang hatinya penuh amarah?
Bagaimana selepasnya
Bila sejuknya kaki gunung
Digunduli oleh mesin-mesin baja
Yang hanya tahu untung?
Bagaimana nasib para penerus
Ketika tahu hutan menjadi tandus
Tak diperhatikan dan tak terurus
Yang tersisa hanya gersang dan hangus?
Bagaimana?
Apakah mereka hanya bisa mengelus dada?
Melihat apa yang terpandang di depan mata?
Sebegitu tegakah tuan berkuasa
Hingga mereka hanya berbungkam kata?
Tolonglah
Jaga dan selamatkan hutan kita
4. Alamku Yang Malang
Udara kematian berkumpul pekat
Asap hitam pekat bergerak bebas tak terikat
Sesakkan dada matikan jiwa
Lautan berubah coklat kehitaman
Tercemar limbah kemanusiaan
Kematian pun datang dengan tergesa-gesa
Tanah ini murni sejak jaman dahulu kala
Dipenuhi dengan kehidupan dalam balutan mahkota
Sekarang menjadi gersang dan berkehidupan
Para merpati lari selamatkan diri
Tergerus oleh keserakahan
Terusir oleh keegoisan
Terbang bebas tak tentu arah
Bumi pertiwi memberikan segalanya
Manusia campakkan itu semua
Lingkungan perlahan mulai pudar
Terganti oleh nafsu egois tanpa sadar
Nah, itulah kumpulan puisi tentang menjaga alam yang dapat menyadarkanmu betapa pentingnya kelestarian alam semesta ini.(ria)
