Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Menjaga Alam sebagai Nasihat

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Puisi tentang Menjaga Alam sebagai Nasihat, Foto Unsplash/Tim Swaan
zoom-in-whitePerbesar
Puisi tentang Menjaga Alam sebagai Nasihat, Foto Unsplash/Tim Swaan

Puisi tentang menjaga alam dapat dijadikan sebagai nasihat agar selalu melestarikan dan tidak merusak alam. Pasalnya, alam sudah memberikan semua hal baik kepada umat manusia.

Kali ini, Inspirasi Kata akan memberikan kumpulan puisi tentang alam yang dapat kamu jadikan sebagai perenungan melalui ulasan berikut ini.

Baca juga : 20 Ucapan Selain Sleep Well sebelum Tidur untuk Orang Tersayang

Puisi tentang Menjaga Alam sebagai Nasihat

Puisi tentang Menjaga Alam sebagai Nasihat, Foto Unsplash/Lukasz Szmigiel

Inilah kumpulan puisi tentang menjaga alam sebagai nasihat mengutip dari laman allpoetry.com dan poetryfoundation.com.

1. Menjaga Lingkunganku

Terbangun di pagi hari

Ku buka jendela

Sinar surya tampar kedua mata

Aku tersenyum mencium harum bunga

Kulihat kiri dan kanan

Jauh dan dekat

Terlihat anugerah Tuhan

Yang melekat pada lingkungan yang indah

Aku semakin bersemangat

Menjajal hari ini mengejar tekad

Lingkunganku indah dan aku kuat

Tak ada lagi yang mampu menghambat

Terima kasih, Tuhan

Kau bukakan hatiku akan suatu keindahan

Sehingga tak ada lagi kata segan

Untuk menjaga tanah dan tumbuhan

Di sekeliling halaman

Tuhan, jagalah lurusnya hati ini

Curahkan padaku kesadaran diru

Hingga aku siap untuk berjanji

Untuk selalu menjaga lingkungan

Agar terjaga keasriannya

2. Alamku Berbicara

Pertiwi kini berduka,

Pertiwi kini berteriak,

Memangil, mencari,

Dimana manusia berada

Pertiwi berkata

Masih adakah manusia yang akan melayaniku

Kutumpahkan lahar di Jogja,

Kuberi air bah untuk Mentawai,

Kudatangkan banjir untuk Wasior,

Dan kubuat Jakarta tenggelam,

Hutanku, kekayaanku,

Telah kau rampas dengan paksa,

Kau curi seluruh isi perutku

Aku hanya ingin kau lindungi agar ku dapat bertahan,

Dan dapat memberikan nafas kehidupan untuk mu manusia

Lindungi aku, dan jangan rampas hak milikku

Aku menangis karena kau sakiti,

Dan kau menangis setelah aku tumpahkan isi perutku

3. Selamatkan Hutan

Bagaimana jadinya

Bila rindangnya hutan

Menjadi sasaran utama para serakah

Yang hatinya penuh amarah?

Bagaimana selepasnya

Bila sejuknya kaki gunung

Digunduli oleh mesin-mesin baja

Yang hanya tahu untung?

Bagaimana nasib para penerus

Ketika tahu hutan menjadi tandus

Tak diperhatikan dan tak terurus

Yang tersisa hanya gersang dan hangus?

Bagaimana?

Apakah mereka hanya bisa mengelus dada?

Melihat apa yang terpandang di depan mata?

Sebegitu tegakah tuan berkuasa

Hingga mereka hanya berbungkam kata?

Tolonglah

Jaga dan selamatkan hutan kita

4. Alamku Yang Malang

Udara kematian berkumpul pekat

Asap hitam pekat bergerak bebas tak terikat

Sesakkan dada matikan jiwa

Lautan berubah coklat kehitaman

Tercemar limbah kemanusiaan

Kematian pun datang dengan tergesa-gesa

Tanah ini murni sejak jaman dahulu kala

Dipenuhi dengan kehidupan dalam balutan mahkota

Sekarang menjadi gersang dan berkehidupan

Para merpati lari selamatkan diri

Tergerus oleh keserakahan

Terusir oleh keegoisan

Terbang bebas tak tentu arah

Bumi pertiwi memberikan segalanya

Manusia campakkan itu semua

Lingkungan perlahan mulai pudar

Terganti oleh nafsu egois tanpa sadar

Nah, itulah kumpulan puisi tentang menjaga alam yang dapat menyadarkanmu betapa pentingnya kelestarian alam semesta ini.(ria)