Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Pahlawan yang Berjasa bagi Bangsa

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Pahlawan yang Berjasa bagi Bangsa. Foto: Unsplash/Mehdi MeSSrro.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Pahlawan yang Berjasa bagi Bangsa. Foto: Unsplash/Mehdi MeSSrro.

Kumpulan puisi tentang pahlawan yang berjasa bagi bangsa dapat menggugah kesadaran kita tentang perjuangan para pahlawan dalam membela bangsa.

Untuk meraih kemerdekaan, para pahlawan tersebut telah mengorbankan jiwa raga mereka. Pengorbanan mereka harus kita hargai dan jangan sampai disia-siakan.

Baca Juga: 25 Kata-Kata Kangen Suami, Romantis dan Bikin Baper

Puisi tentang Pahlawan yang Berjasa bagi Bangsa

Ilustrasi Puisi tentang Pahlawan yang Berjasa bagi Bangsa. Foto: Unsplash/TK.

Berikut adalah kumpulan puisi tentang pahlawan yang berjasa bagi bangsa, dikutip dari buku Spesial Antologi Puisi Bertajuk Hari Kemerdekaan Indonesia, Shinta, Shavna Agitsni, dkk.

1. Terima Kasih Pahlawanku

Oleh: Alimah Nur Syadilla

Anala dan anila tak lagi berseteru

Tak lagi sama dengan zaman dahulu

Rodra dan rudira seolah menjadi satu

Genosida telah merenggut seluruh atma saban waktu

Oh negriku, kini kau sudah merdeka

Tak lagi kau rahsakan mala yang rodra

Tak ada lagi pertumpahan rudira di setiap detiknya

Kau sudah memerdekakan hak pendidikan bagi kami

Dan kau pula yang berhasil memproklamasikan bangsa

Semua itu berkat adorasi para pahlawan yang berjasa

Wahai pahlawan, kau sudah berjasa pada negri ini

Kau sudah mensederajatkan kaum perempuan dengan lelaki

Terima kasih, seuntai doa kami panjatkan

Semoga gugurmu tak menghirapkan rasa perjuangan

Atas semua pengorbanan yang kau lakukan

Semoga kau tenang di sisi Tuhan

2. Darah Garuda

Oleh: Nur Afifatin N

Bumantara menjadi saksi

Setiap tubuh yang tertembus peluru

Setiap bambu runcing yang melayang ke arah musuh

Ledakkan bom menghancurkan bentala

Elok suara memekakkan telinga

Bumantara kembali menjadi saksi

Tetesan darah Sang Garuda yang membasahi bentala

Menyusul teriakan dan jerit tangis anak manusia

Menyisakan kesedihan demi kemerdekaan

Bumantara masih menjadi saksi

Hentakan kaki sang pejuang

Menggetarkan hati setiap telinga yang mendengar

Langkahnya tak gentar,

Maju rakyatku!

Serunya dengan suara lantang

Mengikis keraguan akan kekalahan

Hidup! Hiduplah negeriku!

Biarlah aku yang tenggelam bersama tinta pujangga lama

Tapi, tetap tegaklah dirimu dalam syair kekhidmatan

Biar aku yang terkenang

Bersama takdir perjuangan

3. Air Mata Ibu

Oleh: Muhammad Ali Saidi

Kau balutkan kaki anak-anakmu

Walau kau tak ikut berjuang di sampingnya

Kau selalu mendoakan anak-anakmu

Agar mereka kembali dengan jiwa dan raganya

Kaulah ibu, air matamu mahal untuk tetes

Air mata ibu janganlah tetes karena menangis

Wahai Ibu, anak-anakmu sedang berjuang keras

Membela negeri yang terzholimi dengan beringas

Demi negeri ini dan demi kau, wahai Ibu

Anak-anakmu akan berjuang demi melindungi air matamu

Bagai beton yang melindungi bangunan dan istana ratu

Itulah yang anak-anakmu lakukan untumu

Untuk menjaga air mata ibu

Untuk menjaga negeri dan bangsa ibu

Ya hanya demi kau, wahai Ibu

Maka dari itu jangan kau teteskan air matamu

Dengan bismillah yakinlah Bu

Anak-anakmu akan kembali ke pangkuanmu dengan

berkata padamu

Pertiwi merdeka, Bu

Pertiwi merdeka, Ibu

4. Para Pejuang Bangsa

Oleh : Roudhatul Mutmainnah

Raut wajah sang jenderal dan para pejuang itu

Masih terbayang di kota-kota

Desing peluru, meriam, bahkan teriakan lantang pun

Masih terngiang di mana-mana

Bukannya benih-benih tanaman

Melainkan jasad yang bertebaran di bumi Indonesia ini

Apa yang dapat terucap oleh bibir yang terjajah ini?

Betapa kejamnya mereka

Yang tega memisahkan

Seorang anak dengan ayahnya

Seorang istri dengan suaminya

Bahkan mereka tidak peduli

Dengan rintihan tangis sang keluarga

Hari-hari yang dilalui hanya pembunuhan dan pembantaian

Di sekelilingnya terdapat sungai darah yang mengalir

Dan juga dihiasi bola-bola api

Ini yang membuat bangsa kita bangkit

Dengan berbekal semangat

Dengan semboyan mereka "Merdeka Atau Mati"

Dengan semangat membara

Memegang bambu runcing

Melawan para penjajah

Dan mengibarkan sang Merah Putih

Merdeka

Sebuah kata yang mengandung makna

Harta yang paling berharga bagi kita

Dengan dikorbankannya banyak nyawa

Bermandikan darah para pejuang

Bersatulah seluruh anak bangsa

Tunjukkan kepada dunia

Tunjukkan kepada para pejuang yang telah mendahului kita

Lindungilah bangsa ini

Tunjukkan bahwa kita bangga

Bertanah air Indonesia

Tunjukkan bahwa kita pantas

Mendapat kemerdekaan ini

Demikianlah empat puisi tentang pahlawan yang berjasa bagi kemerdekaan bangsa. Puisi-puisi ini dapat kamu jadikan sebagai referensi untuk menulis puisimu sendiri.