Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Remaja Masa Kini yang Mewakili Perasaan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Remaja Masa Kini, sumber foto (Clarisse Meyer) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Remaja Masa Kini, sumber foto (Clarisse Meyer) by unsplash.com

Puisi tentang remaja masa kini adalah puisi yang berisi tentang kisah hidup para anak muda. Biasanya, jenis puisi yang disukai oleh remaja bertema percintaan atau hubungan asmara.

Karya sastra ini dapat mewakili perasaan, baik ketika mengalami jatuh cinta atau patah hati. Puisi yang indah tentu juga bisa diunggah di media sosial untuk menyalurkan kata hati.

Puisi tentang Remaja Masa Kini

Ilustrasi Puisi tentang Remaja Masa Kini, sumber foto (Everton Vila) by unsplash.com

Puisi berfungsi sebagai wadah untuk menyampaikan pesan moral, ide, gagasan, kritikan, kekaguman, dan lain sebagainya. Mengutip buku Laksana Cuaca oleh Dilla Hardina (2019), inspirasi puisi tentang remaja masa kini yakni sebagai berikut:

1. Puisi Pertama

Suara dalam Hati

oleh: Dilla Hardina

Ada suara di dalam hati yang tak terdengar

Nyaris keluar pekik menggigil menghujam

Sekelebat sendu belagak tak menahu

Akar panjang melilit diamku

Sayup-sayup kudengar dara bercerita

Kepakkan sayap terbang mengudara

Mungkin menahan cinta tak baik untuknya

Tiba-tiba saja

Suara itu hilang ditelan angin

Melumat habis rasa yang hampir dingin

Lalu kudekap erat kerinduan hangat

Namun kesemuan yang aku dapat

Seseorang di sana telah kembali ke peraduannya

Membawa perih tersayat hatinya

2. Puisi Kedua

Cinta

oleh: Dilla Hardina

Kau datang dengan sederhana

Membawa sepotong hati yang telah hilang

Larutkanku dalam kebahagiaan

Aku tak percaya

Kau datang memapah luka

menyumbat kenangan agar tak masuk ke lorong jiwa

Mengalihkan pandanganku

Pada masa depan penuh kepastian

Katakan padaku ini nyata

Buktikan padaku rasamu memang ada

Yakinkanku

Bersamamu kan indah pada waktunya

3. Puisi Ketiga

Pantai Kita

oleh: Dilla Hardina

Aku berjalan di tepi

Namun terlalu menepi

Kuucap salam pada ombak

Dan menyapa sang fajar

Apa mereka mengenalku?

Apa mereka tau sajak-sajakku?

Langit tolong dengarkan

Aku adalah seorang pujangga

Yang selalu mengabadikan namanya

Dalam bait dan doa

4. Puisi Keempat

Bicara Soal Kopi

oleh: Dilla Hardina

Kopi ini kurang pahit, rasanya biasa saja

Seperti mencintaimu, harus ada tantangannya

Aku rindu, namun tak mengapa

Sajakku masih menganga

Mengalunkan namamu diatas kertas dan pena

Hei, aduklah kopiku

Agar rindu ini mampu terurai dengan syahdu

Baca juga: (7 Puisi Romantis Singkat untuk Orang Tersayang)

Puisi tentang remaja masa kini yang disebutkan di atas bisa digunakan untuk menyalurkan isi hati dan perasaan yang mungkin masih terpendam. Puisi tersebut juga cocok diunggah di media sosial. (DLA)