Konten dari Pengguna

4 Puisi tentang Virus yang Bisa Dijadikan Renungan untuk Umat Manusia

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Virus, sumber: unsplash/MufidMajnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Virus, sumber: unsplash/MufidMajnun

Puisi tentang virus adalah karya sastra yang mengisahkan tentang betapa jahatnya virus dalam merenggut nyawa manusia. Tema puisi sangat tepat untuk mengenang pandemi COVID-19 yang masif terjadi beberapa tahun silam.

Puisi tersebut juga dapat digunakan sebagai peringatan pada generasi di masa kini dan di masa depan agar menjalani hidup yang lebih sehat. Dengan begitu, berbagai virus yang mengancam kesehatan dapat diperangi.

Puisi tentang Virus yang Bisa Dijadikan Renungan

Ilustrasi Puisi tentang Virus, sumber: unsplash/MufidMajnun

Virus adalah zat berbahaya yang mengancam kesehatan atau bahkan nyawa manusia. Mengutip situs hellopoetry.com, inilah kumpulan puisi tentang virus untuk dijadikan sebagai renungan dan peringatan.

1. Dalam Mimpi Buruk

Karya: Alienpoet

Dalam mimpi buruk

Kita kehilangan diri kita sendiri

Tidak ingin saling menatap mata

Kiri versus kanan

Hanya jutawan dan miliarder yang mampu bertarung

Laki-laki versus perempuan

Transfobia

Fanatik

Jatuhkan kebencian untuk berhubungan

Hidup dijual murah melalui perang internet

Bangsa kita

Bangsa pintu terkunci

Dan omong kosong yang didorong oleh kebencian

Rakyat

Aku mencintai kalian semua kecuali pikiran kalian terkunci

Perang budaya Facebook

Media

Peringkat melonjak

Pergi virus menjadi virus

Atau menginspirasi kita

Itu pilihanmu

Perang diberikan kepada orang kaya

Jika miskin Anda menggali kubur atau parit

2. Mimpi Covid

Karya: Nigdaw

Udara di luar masih

Seolah-olah dunia

Adalah ruang tamu

Dan perabotan pepohonan

Teriakan yang membangkitkan rasa takut

Terdengar dekat

Agresif mengancam

Seolah-olah diarahkan padaku

Seekor laba-laba kecil merangkak

Di bagian depan kemeja saya

Salah satu yang membuat

Jaring kepala Anda

Dan gatal sepanjang hari

Mobil lebih banyak suara daripada tenaga

Menggemakan suara knalpotnya

Mengitari rumah-rumah bertingkat

Kemudian

Semua menjadi sunyi

Seolah-olah gelombang telah

Melembut menjadi kolam penggilingan

Seekor burung bernyanyi

Yang paling menghantui indah

Menahan diri, pelantun kesepian

Mengisi airwav

Es

Akhirnya saya tidur lagi

3. Shadow Lies

Karya: Nick Armbrister

Orang mati pasti menertawakan betapa konyolnya kita

Karena sebagian besar dari kita akan segera bergabung dengan mereka

Karena disuntik dengan vaksin

Untuk menyembuhkan dunia dari Virus PKT

Dan menghilangkan populasi planet ini untuk mereka

Mereka yang menjalankan dunia di belakang layar

Kita hanya melihat bayangan dan mendengar kebohongan

Dan hitung mundur sampai kita semua mati

Jam di ruang hampa terus berdetak

Maukah kau pergi dan mati sebelum aku

Waktunya untuk pergi sekarang sampai jumpa lagi

4. Sebuah Perjalanan Spiritual

Karya: Ken Pepiton

Di Youtube,

Dari sudut pandang pemegang kamera,

- kita, yang hidup, kitalah yang pertama kali memiliki mata ini,

Menambah kita,

Susunan memori sekejap

Dengan hari dan jam dan menit dan

Hanya sekarang

Antara mereka dan kita

Dan ketika

Kemudian

Ini menjadi, dalam tetesan atau banjir, sebuah perasaan

Saya tahu yang baik telah dilakukan, menjadi

Langsung dari pengertian

Kita sebut umum

Baca juga: 7 Puisi tentang Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

Puisi tentang virus yang disebutkan di atas tidak hanya sekadar tulisan biasa, melainkan pesan mendalam yang mengandung renungan bagi seluruh umat manusia. Dengan begitu, diharapkan fenomena pandemi yang diakibatkan oleh virus tidak akan terulang lagi. (DLA)