Konten dari Pengguna

4 Puisi Terbaik Sepanjang Masa Karya Penyair Ternama

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi Terbaik Sepanjang Masa, Foto: Unsplash/Álvaro Serrano
zoom-in-whitePerbesar
Puisi Terbaik Sepanjang Masa, Foto: Unsplash/Álvaro Serrano

Bagi kamu pecinta puisi, perlu membaca beberapa puisi terbaik sepanjang masa karya penyair puisi ternama dalam artikel ini. Tak hanya terbaik, beberapa puisi juga cukup terkenal di Indonesia lho!

Apakah kamu tahu makna sebenarnya dari puisi? Mengutip dari buku yang berjudul Puisi dan Bulu Kuduk, Acep Zamzam Noor, (2021:269), setiap penyair, setiap kritikus atau pengamat, bahkan setiap penikmat dan pecinta puisi akan mempunyai jawabannya sendiri-sendiri mengenai makna puisi.

Ada yang berpendapat bahwa puisi adalah kata-kata yang dirangkai secara indah, puisi adalah kata-kata terbaik dalam susunan yang terbaik, puisi adalah seni bahasa yang berirama, dan lain sebagainya. Singkatnya, jika kita sederhanakan puisi bolehlah adalah sebuah seni bahasa, atau seni kata-kata.

4 Puisi Terbaik Sepanjang Masa Karya Penyair Ternama

Puisi Terbaik Sepanjang Masa, Foto: Unsplash/Nick Fewings

Jika kamu tertarik pada puisi, kamu bisa membaca beberapa puisi terbaik sepanjang masa karya penyair puisi ternama berikut ini:

1. Aku - Chairil Anwar

Kalau sampai waktuku

‘Ku mau tak seorang‘kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari

Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi.

2. Doa - Chairil Anwar

Tuhanku

dalam termanggu

ku sebut namu Mu

biar susah sungguh

mengingat Kau penuh seluruh

Tuhanku

cahaya Mu panas suci

bagai kerdip lilin

di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk

kembara di negeri asing

Tuhanku

dipintuMu ku ketuk

aku tak bisa berpaling.

3. Kita Adalah Pemilik Syah Republik Ini - Taufiq Ismail

Tidak ada lagi pilihan

Kita harus berjalan terus

Karena berhenti atau mundur

berarti hancur

Apakah akan kita jual keyakinan kita

dalam pengabdian tanpa harga

akan maukah kita duduk satu meja

dengan para pembunuh tahun yang lalu

dalam setiap kalimat yang berakhiran

“Duli Tuanku!”

Tidak ada lagi pilihan

Kita harus berjalan terus

Kita adalah manusia bermata sayu,

Yang di tepi jalan mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh

Kita adalah berpuluh juta yang bertahan hidup sengsara

Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama

Dan bertanya-tanya diam inikah yang namanya merdeka

Kita yang tak punya dengan seribu slogan

Dan seribu pengeras suara yang hampa suara

Tidak ada lagi pilihan

Kita harus berjalan terus

4. Sebuah Kamar - Chairil Anwar

Sebuah jendela penyerahan kamar ini pada dunia

Bulan yang menyinar ke dalam mau lebih banyak tahu

Sudah lima anak bernyawa di sini, Aku salah satu

Ibuku pelaporan dalam tersedu

Keramaian penjara sepi selalu

Bapak ku sendiri nyinyir jemu

mengungkapkan orang tersalib di batu

Sekeliling dunia bunuh diri

Aku minta adik lagi pada Ibu dan Bapak ku

Karena mereka berada di luar hitungan

Kamar nyawa 3 x 4 terlalu sempit buat meniup

Nah, itulah 4 puisi terbaik sepanjang masa karya penyair puisi ternama. Sangat indah setiap bait syairnya ya? Dengan membaca beberapa puisi di atas, semoga nantinya kamu bisa membuat puisi terbaik karya dirimu sendiri.(ifra)