4 Puisi untuk Mantan yang Menyakiti Kita

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak mudah untuk dilupakan, itulah sosok mantan. Beberapa puisi untuk mantan yang menyakiti bisa kamu kirimkan khusus untuk si dia.
Terkadang perpisahan memang sesuatu yang berat, apalagi jika kamu berpisah karena hal-hal yang sudah nggak bisa disatukan lagi.
Sejatinya, bagi sebagian orang, puisi menjadi media alternatif untuk menceritakan dan memberi kenyamanan sesaat, bagi suatu peristiwa yang dialami seseorang di saat bersamaan atau sesudahnya.
Puisi untuk Mantan yang Menyakiti
Kali ini Inspirasi Kata akan memberikan 4 puisi untuk mantan yang menyakiti. Dikutip dari familyfriendpoems.com, momjunction.com, dan bookriot.com.
1. Tersimpan Dalam Jiwa
Namamu masih tersimpan di galaksi hati ini
Tersimpan di antara semesta jiwa
Kian melekat terpampang erat
Sepanjang jalan kenangan yang ku lalui
Kurasakan hadirmu masih menyertai
Jika kau mendengar suara lubuk hati yang terdalam
Sejujurnya kuakui
Aku masih menyimpan rasa
Meski kini kau telah berdua
Hati dan perasaan masih sama
Tak akan memudar terhapus masa
Walau kita tak lagi bersama
Selalu bayangmu tersimpan dalam jiwa
Terus bersemayam dan selalu ku jaga
Meski kini semua telah berbeda
Saat dimana kau telah pergi
Tak akan ku biarkan rasa ini mati
Biarkan terus bersandar di hati
Tak akan ku sesali
Walau kau hanya dapat ku miliki dalam mimpi
Biarpun aku akan selamanya tersesat dalam ilusi
Karna cinta tak selalu harus memiliki.
2. Melupakanmu
Melupakan seseorang yang dicintai
Tak semudah berjalan di dalam air
Bahkan tidak semudah berjalan di dalam lumpur
Apalagi semudah membalikkan telapak tangan.
Jika cinta itu tulus, maka bahagia untuk melepaskannya
Bukan perkara yang mudah
Saranku, jadilah seperti daun yang gugur
Siap di bawa ke mana saja oleh angin untuk menjauh dari pohon
Sebab syarat pertama melupakan adalah jarak.
3. Mantan Terindah
Kau putus pengharapan dengan melepaskan cinta
Kautinggalkan luka dengan begitu sadis dan kejamnya
Hati bisa apa
Cuma bisa menangis dengan gagahnya
Melepasmu dengan pasrah penuh duka
Dulu kau sanjung pengorbananku dengan manisnya
berharap aku menjadi milikmu selamanya
Tak ada lagi kata kita tapi
Percayalah kaulah mantan terindah yang pernah aku punya
Percayalah kau masih ada
Dalam benak jiwa dan raga
4. Suatu Hari
Suatu hari,
akan ada masanya aku,
menikmati senja bersamamu,
di permukaan rumput hijau itu.
di mana angin sore dengan genit,
mengelus jelopak matamu,
sembari tuturkan asa,
yang lama terbelenggu.
Kamu dan aku ditemani sebuah gitar rapuh,
dan secangkir cokelat hangat,
yang terjepit di jari telunjukmu.
Ya. Itulah hasrat,
Yang menjadi dusta terhebat,
Semua hilang semenjak mentari terbenam,
Meninggalkan pekat kelam nan mencekap,
Atas kepergianmu di pangkal malam.
Demikian beberapa kumpulan puisi untuk mantan yang menyakiti. Semoga bermanfaat!
