4 Puisi untuk Sahabat yang Meninggal Dunia

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kumpulan puisi untuk sahabat yang meninggal dunia ini bisa kamu jadikan obat kerinduan kepada sahabat tercinta kamu yang telah meninggal.
Kehilangan seorang sahabat selama-lamanya tentu suatu hal yang sangat menyedihkan. Tapi kamu harus ingat, semua makhluk yang ada di bumi ini pasti akan mati.
Tanpa berlama-lama, mari langsung saja simak dalam ulasan artikel berikut ini ya!
Baca juga: 20 Kata-kata Selamat Tidur untuk Sahabat
4 Puisi untuk Sahabat yang Meninggal Dunia
Ini dia kumpulan puisi untuk sahabat yang meninggal dunia. Dikutip dari buku yang berjudul Antologi Puisi Sahabat Berkisah, Farras Alifia Rahman dkk, (2020:12-13, 30-32, 33,34), dan buku Puisi untuk Diri Sendiri, Taufik Hidayat, (2016:11-12).
1. Rindu Sahabat
Oleh: Euis Julaeha
Tanpamu sahabat
Hidupku terasa hampa
Tanpamu aku tak bisa
Karena kau begitu berarti
Sahabat di mana kini kau berada
Lelah kaki melangkah mencarimu
Namun kau tak ada tak kutemui
Ku rindu kau ada di sini
Rasa itu masih ada
Untaian kata terucap indah
Senyum sapa penuh keikhlasan
Uluran tangan tulus ikhlas
Bila kesedihan menyelimuti
Kala tangisan berurai air mata
Harapan hilang lenyap
Langkah pun terhenti
Kesedihan tak ada lagi
Air mata pun terhapus sudah
Harapan kembali hadir
Senyum bahagia tercipta
2. Arti Sahabat
Oleh: Suhra Milhantri
Sahabat, begitu banyak kenangan yang tak dapat kulupakan,
Menangis, tertawa, dan bahagia bersama tanpa ada batasan,
Kebersamaan dalam jalinan kesetiaan, ketulusan dan kesabaran,
Bercerita kepada dunia tentang sejuta mimpi yang kita inginkan
Menyatukan hati, dan jiwa yang kita ukir bersama dalam angan
Sahabat, saat perbedaan menjadi sebuah keindahan dalam kisah,
Saksi kisah perjalanan tentang persahabatanku dengan dirimu,
Denganmu rasa kesepian dan kejenuhan hilang pergi menjauh,
Waktu berjalan cepat aku tak tahu sampai kapan bersamamu,
Aku hanya ingin kebersamaan kita bagaikan bintang yang terindah
Sahabat, tanpamu hidupku hampa bagaikan jiwa tanpa nyawa,
Harapanku persahabatan kita langgeng hingga maut menjemput,
Kau senantiasa hadir di dalam hidupku di mana pun aku berada,
Kita berbagi suka dan duka dalam persahabatan yang hangat,
Merangkul kenangan dengan selalu mengingat kebersamaan kita.
3. Memoar Sunyi di Ujung Hari Firima Zona Tanjung
Jangan tinggalkanku, Matahariku ...
Jangan melangkah tanpaku ....
Cahaya langit meredup hari itu
Awan bergulung menutupi sedu sedannya tergugu
Rinai hujan lemah menyapa pundakku
Angin mengecup lembut lantas berlalu
Kini terbaring damai dirimu dalam pelukan Tuhan
Berkisah tentang mimpimu akankebahagiaan
Bebasmenarikan keindahan yang alpa dipertunjukkan
Padaku dan manusia lainnya saat kau kesakitan
Dan di sini aku
Menulis bait demi bait kepedihan atas kehilanganmu
Takkuasa menghalau ajakan tuk mengenangmu
Hingga pagi bergulir menuju senja
Dan senja merangkak 'nuju dini kala
Dan di sini aku
Menyanyikan simfoni hitamku untukmu
Berharap detik berhenti sekali saja untukku
Melangitkan Imajinasiku agar Nyata cemburu
Menenggelamkan segalaku pada dimensimu
Tandas sudah lukaku
Genap janjiku telah menemu akhir itu
Dirimu kini tersenyum padaku
Titipkan ikhlasmu lewat bisikan angin yang lalu
4. SAHABAT SEJATI
Sahabat sejati bukanlah dicari
Mencari sahabat tentu percuma
Sahabat sejati tak perlu dicari
Sahabat sejati datang sendirinya
Dikala susah datang tanpa dicari
Walau tak cerita tentang kesulitan diri
Bila tak datang sabahat sejati
Ingat yang tak terlihat slalu menemani
Kala senang orang mendekat
Kala susah orang melupa
Kala sulit Dia lah sahabat
Kala senang janganlah dilupa
Manusia selalu mencari sahabat
Dimana ia berada selalu mencari
Namun Sejati Sahabat tidak terlihat
Tak bertemu maka pada yang terlihat
Lihatlah anak-anak dahulu mencari sahabat
Tak hirau lelaki dan perempuan
Tak peduli kaya dan miskin serta agama
Walau kini mungkin cuma ada di laskar pelangi
Pada akhirnya, tiada ada sahabat sejati
Cuma biasa teman bersenda
Datanglah ke hadapan Ilahi
Karena Dia lah Sejati Sahabat
Ketika telah mendapat Sahabat Sejati
Kata mencari tiada lagi berarti
Kata mencari menjelma pada menjadi
Puisi untuk Diri Sendiri
Itu pun kalau ada menghendaki
Dengan keperkasaan matahari la menjadi sahabat seisi bumi
Dengan lemahnya rumput mini la kawan bagi yang rebah memandang awan
Dengan hitamnya pusat bimasakti la teman bintang-bintang galaksi
Dengan fananya debu angkasa la bersahabat dengan cahaya
Dengan sendirinya di padang pasir la berteman dengan gemintang malam
Dengan bermenungnya di gua sunyi
Ia bersahabat dengan tetesan air suci.
Medan, 02/02/2016
4 puisi untuk sahabat yang telah meninggal dunia membuat perasaan mengharu biru ya. Semoga kenangan antara kamu dan sahabatmu tetap abadi.(diah)
