Konten dari Pengguna

4 Puisi untuk Sahabat yang Meninggal Dunia

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi untuk Sahabat yang Meninggal Dunia. Foto: Unplash/Tim Mossholder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi untuk Sahabat yang Meninggal Dunia. Foto: Unplash/Tim Mossholder

Kumpulan puisi untuk sahabat yang meninggal dunia ini bisa kamu jadikan obat kerinduan kepada sahabat tercinta kamu yang telah meninggal.

Kehilangan seorang sahabat selama-lamanya tentu suatu hal yang sangat menyedihkan. Tapi kamu harus ingat, semua makhluk yang ada di bumi ini pasti akan mati.

Tanpa berlama-lama, mari langsung saja simak dalam ulasan artikel berikut ini ya!

Baca juga: 20 Kata-kata Selamat Tidur untuk Sahabat

4 Puisi untuk Sahabat yang Meninggal Dunia

Ilustrasi Puisi untuk Sahabat yang Meninggal Dunia. Foto: Unplash/Samuel Ramos

Ini dia kumpulan puisi untuk sahabat yang meninggal dunia. Dikutip dari buku yang berjudul Antologi Puisi Sahabat Berkisah, Farras Alifia Rahman dkk, (2020:12-13, 30-32, 33,34), dan buku Puisi untuk Diri Sendiri, Taufik Hidayat, (2016:11-12).

1. Rindu Sahabat

Oleh: Euis Julaeha

Tanpamu sahabat

Hidupku terasa hampa

Tanpamu aku tak bisa

Karena kau begitu berarti

Sahabat di mana kini kau berada

Lelah kaki melangkah mencarimu

Namun kau tak ada tak kutemui

Ku rindu kau ada di sini

Rasa itu masih ada

Untaian kata terucap indah

Senyum sapa penuh keikhlasan

Uluran tangan tulus ikhlas

Bila kesedihan menyelimuti

Kala tangisan berurai air mata

Harapan hilang lenyap

Langkah pun terhenti

Kesedihan tak ada lagi

Air mata pun terhapus sudah

Harapan kembali hadir

Senyum bahagia tercipta

2. Arti Sahabat

Oleh: Suhra Milhantri

Sahabat, begitu banyak kenangan yang tak dapat kulupakan,

Menangis, tertawa, dan bahagia bersama tanpa ada batasan,

Kebersamaan dalam jalinan kesetiaan, ketulusan dan kesabaran,

Bercerita kepada dunia tentang sejuta mimpi yang kita inginkan

Menyatukan hati, dan jiwa yang kita ukir bersama dalam angan

Sahabat, saat perbedaan menjadi sebuah keindahan dalam kisah,

Saksi kisah perjalanan tentang persahabatanku dengan dirimu,

Denganmu rasa kesepian dan kejenuhan hilang pergi menjauh,

Waktu berjalan cepat aku tak tahu sampai kapan bersamamu,

Aku hanya ingin kebersamaan kita bagaikan bintang yang terindah

Sahabat, tanpamu hidupku hampa bagaikan jiwa tanpa nyawa,

Harapanku persahabatan kita langgeng hingga maut menjemput,

Kau senantiasa hadir di dalam hidupku di mana pun aku berada,

Kita berbagi suka dan duka dalam persahabatan yang hangat,

Merangkul kenangan dengan selalu mengingat kebersamaan kita.

3. Memoar Sunyi di Ujung Hari Firima Zona Tanjung

Jangan tinggalkanku, Matahariku ...

Jangan melangkah tanpaku ....

Cahaya langit meredup hari itu

Awan bergulung menutupi sedu sedannya tergugu

Rinai hujan lemah menyapa pundakku

Angin mengecup lembut lantas berlalu

Kini terbaring damai dirimu dalam pelukan Tuhan

Berkisah tentang mimpimu akankebahagiaan

Bebasmenarikan keindahan yang alpa dipertunjukkan

Padaku dan manusia lainnya saat kau kesakitan

Dan di sini aku

Menulis bait demi bait kepedihan atas kehilanganmu

Takkuasa menghalau ajakan tuk mengenangmu

Hingga pagi bergulir menuju senja

Dan senja merangkak 'nuju dini kala

Dan di sini aku

Menyanyikan simfoni hitamku untukmu

Berharap detik berhenti sekali saja untukku

Melangitkan Imajinasiku agar Nyata cemburu

Menenggelamkan segalaku pada dimensimu

Tandas sudah lukaku

Genap janjiku telah menemu akhir itu

Dirimu kini tersenyum padaku

Titipkan ikhlasmu lewat bisikan angin yang lalu

4. SAHABAT SEJATI

Sahabat sejati bukanlah dicari

Mencari sahabat tentu percuma

Sahabat sejati tak perlu dicari

Sahabat sejati datang sendirinya

Dikala susah datang tanpa dicari

Walau tak cerita tentang kesulitan diri

Bila tak datang sabahat sejati

Ingat yang tak terlihat slalu menemani

Kala senang orang mendekat

Kala susah orang melupa

Kala sulit Dia lah sahabat

Kala senang janganlah dilupa

Manusia selalu mencari sahabat

Dimana ia berada selalu mencari

Namun Sejati Sahabat tidak terlihat

Tak bertemu maka pada yang terlihat

Lihatlah anak-anak dahulu mencari sahabat

Tak hirau lelaki dan perempuan

Tak peduli kaya dan miskin serta agama

Walau kini mungkin cuma ada di laskar pelangi

Pada akhirnya, tiada ada sahabat sejati

Cuma biasa teman bersenda

Datanglah ke hadapan Ilahi

Karena Dia lah Sejati Sahabat

Ketika telah mendapat Sahabat Sejati

Kata mencari tiada lagi berarti

Kata mencari menjelma pada menjadi

Puisi untuk Diri Sendiri

Itu pun kalau ada menghendaki

Dengan keperkasaan matahari la menjadi sahabat seisi bumi

Dengan lemahnya rumput mini la kawan bagi yang rebah memandang awan

Dengan hitamnya pusat bimasakti la teman bintang-bintang galaksi

Dengan fananya debu angkasa la bersahabat dengan cahaya

Dengan sendirinya di padang pasir la berteman dengan gemintang malam

Dengan bermenungnya di gua sunyi

Ia bersahabat dengan tetesan air suci.

Medan, 02/02/2016

4 puisi untuk sahabat yang telah meninggal dunia membuat perasaan mengharu biru ya. Semoga kenangan antara kamu dan sahabatmu tetap abadi.(diah)