Konten dari Pengguna

45 Contoh Kalimat Idiom dalam Bahasa Indonesia dan Maknanya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat idiom. Pexels/Karolina Kaboompics
zoom-in-whitePerbesar
Contoh kalimat idiom. Pexels/Karolina Kaboompics

Mungkin masih banyak yang asing dengan sebutan idiom, padahal kata-katanya sering digunakan dalam karya tulis ataupun saat berdialog. Biar lebih paham maksud dari istilah itu, cari tahu terlebih dahulu contoh kalimat idiom beserta maknanya.

Dengan membaca contohnya, pasti sudah bisa menebak apa yang dimaksud dengan idiom, baik dari segi pengertian, fungsi, dan cara penggunaannya.

Secara garis besar, idiom adalah kata atau kalimat yang maknanya tidak dapat dijabarkan secara harfiah, tetapi bisa mewakili ekspresi tertentu yang tersirat.

Daftar isi

Contoh Kalimat Idiom

Contoh kalimat idiom. Pexels/RDNE Stock project

Pengambilan makna kalimat idiom tidak bisa dilakukan berdasarkan makna asli kata-katanya. Sebab, arti idiom yang tergambarkan dalam sebuat kalimat bahkan sangat jauh dengan makna asal setiap katanya.

Agar lebih paham dengan maksud penjelasan tersebut, simak contoh kalimat idiom yang dikutip dari buku Kumpulan Peribahasa, Majas, dan Ungkapan Bahasa Indonesia, halaman 187 - 200 pada ulasan berikut:

  1. Benang kusut: Perkara yang susah diselesaikan

  2. Benang merah: Sesuatu yang saling berhubungan hingga menjadi kesatuan

  3. Apotek hidup: Pekarangan yang ditanami berbagai tanaman obat-obatan

  4. Batu loncatan: Sarana untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik

  5. Bunga desa: Perempuan cantik yang paling disenangi di sebuah desa

  6. Cari muka: Berbuat sesuatu dengan maksud mendapatkan pujian

  7. Cuci otak: Menghilangkan suatu pendapat/ keyakinan lama dengan yang baru menggunakan cara khusus

  8. Daftar hitam: Daftar nama orang yang pernah melakukan kejahatan

  9. Cuci tangan: Tidak mau ikut campur dalam suatu masalah

  10. Di ujung tanduk: Keadaan yang membahayakan atau mengkhawatirkan

  11. Emas hijau: Komoditas hasil pertanian yang potensial untuk diekspor

  12. Gunung es: Tampak sebagian kecilnya saja, padahal banyak hal besar di dalamnya

  13. Hampa tangan: Tidak berhasil atau pulang tidak membawa apa-apa

  14. Gali lobang tutup lobang: Berutang untuk membayar utang yang lain

  15. Haus darah: Orang yang haus kekuasaan

  16. Lintah darat: Orang yang suka meminjamkan uang dengan bunga/ riba

  17. Main api: Melakukan sesuatu yang berbahaya, misalnya bermain cinta (serong)

  18. Main mata: Melakukan kontak dengan pihak lain demi menguntungkan suatu pihak

  19. Makan angin: Jalan-jalan mencari hawa bersih

  20. Membawa perut: Datang ke rumah orang untuk makan

  21. Mengulur lidah: Meminta kembali barang yang sudah diberikan

  22. Menusuk hidung: Bau sekali; merangsang indra penciuman

  23. Orang dalam: Orang yang ada dalam suatu lingkungan (pekerjaan, dll.)

  24. Naik banding: Minta banding kepada pengadilan yang lebih tinggi

  25. Panjang lidah: Suka mengomel/ gampang mengadu pada orang lain

  26. Pecah telur: Meraih keberhasilan setelah alami keburukan

  27. Pelita hati: Seorang yang dapat melenyapkan rasa takut

  28. Pengacara hitam: Pengacara yang membantu dalam kejahatan

  29. Penghisap darah: Orang yang meminjamkan uang dengan bunga tinggi

  30. Rahasia umum: Sesuatu yang harusnya disembunyikan tapi sudah diketahui orang banyak

  31. Rapuh mulut: Tidak dapat menjaga kata-kata; tak mampu menyimpan rahasia

  32. Rungan kaki: Suka datang (melewat, mengunjungi, dsb.)

  33. Ringan kepada: Mudah mengerti atau menangkap pelajaran

  34. Ringan mulut/ lidah: Ramah/ suka menyapa/ fasih berbicara

  35. Ringan tangan: Suka menolong (+) suka memukul (-)

  36. Sahabat pena: Hubungan pertemanan lewat tulisan

  37. Saksi bisu: Benda mati yang menjadi saksi suatu kejadian atau peristiwa

  38. Salam tempel: Salam yang disertai dengan amplop berisi uang

  39. Sapi perah: Orang yang diperas tenaganya terur menerus dan dimanfaatkan orang lain

  40. Setengah hati: Melakukan sesuatu tidak dengan bersungguh-sungguh

  41. Tangan Besi: Seseorang yang keras dan otoriter, mesk dari luar terlihat lembut

  42. Tulang punggung: Seorang yang dijadikan andalan atau tumpuan dalam suatu hal

  43. Tutup buku: Menyusun neraca untung rugi dalam satu tahun

  44. Warung hidup: Pekarangan yang ditanami berbagai macam sayuran

  45. Ujung tanduk: Kondisi yang mengkhawatirkan: dalam bahaya

Jenis-Jenis Idiom

Idiom terbagi menjadi beberapa jenis yang berpengaruh pada susunan kalimatnya. Supaya lebih mengerti perbedaan masing-masingnya, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini:

1. Jenis Idiom Berdasarkan Keeratan Unsur Pembentuk dan Maknanya

  • Idiom Penuh: Merupakan idiom yang unsur pembentuk dan maknanya sudah menyatu sempurna. Artinya, setiap kata yang membentuknya sudah kehilangan makna harfiahnya sehingga tidak bisa berdiri sendiri. Contoh penerapannya pada idiom buah tangan yang bermakna oleh-oleh.

  • Idiom sebagian: Berbeda dari idiom penuh, idiom sebagian salah satu kata yang menjadi unsur pembentuknya masih memiliki makna aslinya. Misalnya seperti idiom bekerja keras, dalam bahasa Indonesia yang berarti bekerja sungguh-sungguh.

2. Jenis Idiom Berdasarkan Bentuknya

  • Ungkapan: Berdasarkan penjelasan Chaer, idiom ungkapan adalah bentuk-bentuk yang unsurnya dirangkai secara tetap dan dapat mengekspresikan suatu pesan tertentu. Contohnya ada pada kalimat berminyak air yang bermakna pandai memuji karena ada maksud tertentu.

  • Metafora (perbandingan): Secara umum, idiom metafora bisa diartikan sebagai idiom yang struktur dasarnya terdiri dari dua hal, yakni sesuatu yang dibicarakan dan juga sesuatu yang digunakan sebagai pembandingnya. Contoh penerapannya ada dalam kalimat tulisannya seperti cakar ayam, yang berarti tulisan nya acak-acakan atau tidak rapi.

3. Idiom Berdasarkan Jenis Unsur yang Membentuknya

  • Idiom yang terdiri dari bagian tubuh: Merupakan jenis idiom yang salah satu atau semua unsurnya adalah bagian tubuh manusia seperti jantung, hati, mata, atau yang lainnya. Contoh kalimatnya cold feet (kaki dingin), yang berarti gugup saat berada dalam keadaan tertentu.

  • Idiom yang terdiri dari kata indra: Sesuai penamaannya, idiom ini terdiri dari perubahan kegiatan respon indra satu ke indra lainnya, atau biasa disebut dengan sinestetik. Contoh mudahnya ada dalam kalimat slip of the tongue, yang berarti keceplosan atau membicarakan sesuatu secara tidak sengaja.

  • Idiom yang terdiri dari nama warna: Idiom ini biasanya memiliki unsur leksikal yang terdiri dari nama-nama warna. Seperti idiom out of the blue yang mengandung makna tiba-tiba.

  • Idiom yang terdiri dari nama benda alam: Jenis idiom ini memakai nama-nama benda sebagai unsur pembentuknya, seperti bumi, bulan, planet, matahari, bintang, dan yang lainnya. Contoh penerapannya ada pada kalimat living on another planet, yang bermakna seseorang yang tidak realistis atau tidak memperhatikan kejadian di sekitarnya.

  • Idiom yang terdiri dari nama atau sifat binatang: Dalam idiom ini, salah satu unsurnya merupakan kata yang berkaitan dengan binatang, bisa pada bagian tubuh ataupun sifat binatang tertentu. Kata tentang binatang ini biasanya dibandingkan dengan sifat manusia yang mirip seperti binatang tersebut. Contohnya yaitu a lone wolf yang berarti orang yang senang menyendiri.

  • Idiom yang terdiri dari nama atau bagian tumbuhan: Idiom jenis ini mempunyai kata yang berhubungan dengan nama atau bagian dari tumbuhan sebagai unsur pembentuknya. Bisa daun, cabang, batang, buah, atau bagian lainnya. Contoh seperti idiom beat around the bush yang berarti terlalu berbelit-belit.

  • Idiom yang terbentuk dari berbagai kelas kata: Jenis yang satu ini adalah idiom dengan unsur pembentuk berupa kelas kata, seperti kata kata kerja (verba), kata keterangan (adverbia), bilangan (numeralia), kata benda (nomina), dan juga kata sifat (adjektiva).

  • Idiom dari kata bilangan (numeralia): Idiom numeralia terbentuk dari kata bilangan seperti satu, dua, tiga, dan seterusnya. Contoh penerapannya ada pada kalimat first and foremost. Kalimat tersebut dalam bahasa inggris biasa digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang lebih penting kedudukannya daripada lainnya.

  • Idiom dari kata kerja (verba): Cirikhas idiom verba idiom adalah pada penggunaan kata kerja seperti pergi, mencari, melihat, atau kata kerja lainnya. Contohnya adalah kalimat twist someone’s arm, yang berarti bisa meyakinkan orang lain untuk setuju dengan pendapatnya atau melakukan sesuatu untuknya.

  • Idiom dari kata benda (nomina): Jenis ini terbentuk dari kata benda dalam unsur pembentuknya seperti kursi, bola, sepatu, dan masih banyak lagi. Contoh penerapannya terdapat pada kalimat get the ball rolling, yang artinya memulai melakukan sesuatu.

  • Idiom dari kata keterangan (adverbia): Idiom ini menggunakan kata keterangan (adverbia) di dalamnya. Kata keterangan ini mencakup keterangan waktu, keterangan sifat, keterangan keadaan, dan juga keterangan tempat. Contohnya once in a while, yang mengandung makna sekali-kali.

  • Idiom dari kata sifat (adjektiva): Maksud dari idiom adjektiva adalah idiom yang menggunakan kata sifat sebagai salah satu unsur pembentuknya. Misalnya pada kata happy as Larry, yang maknanya merasa bahagia seperti Larry. Larry sendiri diambil dari nama petinju asal Australia, Larry Foley (1878 – 1917).

Baca juga: 25 Contoh Soal Passive Voice beserta Jawabannya

Itulah contoh kalimat idiom bahasa Indonesia beserta jenis-jenisnya yang patut diketahui para pelajar. Karena jenisnya sangat banyak, tidak ada salahnya untuk mempelajarinya lebih dalam.