5 Contoh Ice Breaking untuk Anak SMP yang Seru

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ice breaking adalah kegiatan yang sering dilakukan untuk mempererat hubungan antara orang-orang yang belum saling kenal. Ada beberapa contoh ice breaking untuk anak SMP yang seru dan sangat penting dalam konteks pendidikan yang dapat diterapkan.
Menurut buku Inovasi Teknologi Pembelajaran, Sri Hapsari, Ramlan Mahmud, Rifka Agustianti (2023:89), pengertian ice breaking atau ice breaker merupakan suatu teknik yang sering dipergunakan untuk membuat suasana menjadi pecah.
Contoh Ice Breaking untuk Anak SMP untuk Suasana Belajar yang Positif
Kegiatan ice breaking dapat membantu anak-anak lebih nyaman dan terlibat dalam suasana belajar yang positif. Seperti apa contoh ice breaking untuk anak SMP agar suasana tidak membosankan?
1. Saya Suka, Saya Tidak Suka
Manfaat:
Kegiatan ini membantu anak-anak membangun hubungan yang lebih baik, menghargai perbedaan, dan memperluas wawasan mereka.
Cara main:
Setiap anak terlibat untuk membuat daftar hal-hal yang mereka sukai dan tidak sukai. Setelah mereka menulis daftar tersebut, mereka akan berkeliling ruangan dan mencari teman yang memiliki minat yang sama atau berbeda.
Setelah menemukan teman dengan minat yang sama, mereka akan berdiskusi dan berbagi pengalaman mereka terkait minat tersebut.
2. Ice Breaking Salam dan Sapaan
Manfaat:
Mendekatkan masing-masing peserta dengan sapaan sederhana dan membangkitkan keberanian untuk menyapa.
Cara Bermain:
Jika instruktur menyebut “HALO” maka peserta menjawab dengan “HAI”.
Jika instruktur menyebut “HAI” maka peserta menjawab dengan “HALO”.
Hal tersebut bisa dilakukan oleh istruktur dengan menyebut beberapa kata sekaligus
“HALO”-“HAI”-“HALO” maka peserta harus menjawab dengan “HAI”-“HALO”-“HAI”.
Ice breaking ini sederhana dan tanpa membutuhkan alat khusus.
3. Perkenalan
Manfaat:
Permainan ini membawa suasana cair sekaligus jadi ajang berkenalan. Dapat di lakukan jika peserta pelatihan/training belum saling kenal.
Cara Bermain:
Membuat lingkaran yang beranggotakan 10 orang lalu di minta mereka untuk saling berkenalan.
Instruktur akan menunjuk secara acak agar menyebutkan nama da nasal salah satu peserta. Jika tidak bisa maka para peserta bertugas menjawab mendapatkan hukuman seru-seruan.
4. Tujuh Door
Manfaat:
Meningkatkan konsentrasi, membuat peserta fokus dan kelas lebih seru.
Cara Bermain:
Peserta dapat membuat lingkaran atau tetap berada dalam posisi yang telah di tentukan.
Peserta di minta untuk berhitung dari mulai dari angka 1 dan seterunya. Apabila mendapati angka 7 atau kelipatan 7 maka peserta tersebut mengganti sebutan angka menjadi “DOOR”.
Urutan dalam menyebutkan angka bisa di urutkan sesuai dengan tempat duduk atau agar lebih konsentrasi instruktur dapat menunjuk peserta secara acak.
5. Ikuti Saya
Manfaat:
Memberikan manfaat untuk tes fokus dan pemahaman siswa terhadap perintah.
Cara Bermain:
Intruktur memberikan intruksi kepada peserta untuk mengikuti permainan “IKUTI SAYA” di jelaskan bahwa peserta harus mengikuti instruksi perkataan dari instruktur.
Ketika instruktur/pemateri meminta peserta memegang telinga maka intruktur memegang selain telinga.
Peserta di arahkan fokusnya pada gerakan instruktur. Namun harus mengikuti perintah/perkataan instruktur.
Baca juga: Pengertian, Sinonim Mencakup, dan Contoh Kalimat dalam Bahasa Indonesia
Contoh ice breaking untuk anak SMP ini dapat dicoba untuk bermacam tingkat pendidikan mulai dari SD hingga SMA. Jadi, bisa digunakan kapan pun untuk menciptakan suasana yang lebih menyenangkan dalam menghadapi pelajaran. Selamat mencoba!(VAN)
