Konten dari Pengguna

5 Contoh Puisi Galau Sedih tentang Putus Cinta dan Pengkhianatan

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi galau sedih, Foto oleh Kelly Sikkema di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi galau sedih, Foto oleh Kelly Sikkema di Unsplash

Biasanya jika sedang mengalami putus cinta banyak orang yang menuangkannya lewat puisi galau sedih. Selain sebagai sarana menuangkan rasa gundah gulana, menulis puisi juga bisa dijadikan sarana healing.

Diharapkan nantinya setelah menuangkan perasaan lewat puisi, beban di dada akan sedikit berkurang dan perasaan menjadi lebih baik. Beberapa contoh puisi galau bisa dijadikan referensi bagi yang belum piawai mengolah kata-kata ke dalam bentuk puisi.

5 Puisi Galau Sedih tentang Putus Cinta dan Pengkhianatan

Ilustrasi puisi galau sedih, Foto oleh John Mark Arnold di Unsplash

Berikut contoh puisi galau sedih tentang putus cinta dan pengkhianatan yang beberapa diantaranya diambil dari buku Senja di Purbalingga, Khansa Kurnia, (2020:11).

1. Senja di Purbalingga

Karya: Khansa Kurnia

Kepada senja di langit Purbalingga

Kubisikkan padamu kisah cinta yang mendua

Dihujani air mata dan taburan luka

Kepada senja di kaki langit Purbalingga

Kubisikkan padamu kisah cinta tanpa kekasih

Merayakan syahdunya kemenangan rasa perih

Kepada senja di Purbalingga

Kubisikkan padamu tentang kisah cinta

Kisah yang hanya sampai seusia senja

Cepat ada cepat pula tiada

2. Sajak untuk Pria

Karya: Khansa Kurnia

Pria datang atas nama luka

Lalu pergi menyisakan luka

Menyisakan bait yang sakit

Memberikan perih yang terus memerih

Pria datang mencuri cinta

Lalu membumbungkannya setinggi awan

Pada akhirnya menjatuhkannya serendah tanah

Dan menggoreskan pilu di mataku

Pria datang mencuri hati

Diam-diam mencurinya lagi

Memberi harapan seindah pelangi

Namun akhirnya kelam tak bermentari

Pria pergi atas nama luka

Lalu kubingkainya dalam bait puisi

Menjadikannya hanya sebuah kenangan lama

Yang tak kan pernah ku tangisi lagi

3. Pada Rintik Hujan

Karya: Novi Kurniasih

Pada rintik hujan di pagi itu

Kukabarkan kisah duka melara

Tentang ia yang ditinggal cintanya

Ditemani luka dan air mata

Pada rintik hujan di siang itu

Kukabarkan cerita tentang ia yang mendua

Berhiaskan dusta dan nestapa

Meninggalkan wanitanya yang setia

Pada rintik hujan di sore itu

Kukabarkan kisah pria dan wanita

Yang berhenti mencintai

Yang berhenti mengasihi

4. Kukira

Karya: Novi Kurniasih

Kau menghadirkan kisah indah

Dalam mendung hariku

Kau menawarkan pelangi

Setelah hujan badai menemaniku

Tapi itu dulu ...

Dulu, kukira begitu

Nyatanya semu

Hanya anganku

Hanya harapku

Kukira kau mawar

Ternyata kau duri

Kukira kau air ternyata api

Siap untuk membakar tanpa menyejukkan ...

Kukira senyummu nyata

Nyatanya semu ...

Nyatanya palsu ...

5. Sajak Patah Hati

Karya: Novi Kurniasih

Ada yang ngilu di sini, di dalam relung hatiku

Ada yang sembilu di sini, di dasar jiwaku

Aku tersenyum namun hatiku menangis

Mencoba baik-baik saja saat mentari mulai menyapa

Denganmu kubangun istana cinta

Namun hancur diterpa badai kehidupan

Semestapun berkonspirasi memisahkan kita

Dan waktu akan terus berjalan

Meskipun aku enggan melupakan

Dan waktu tak akan pernah kembali kebelakang

Meski aku hidup dalam kenangan

Baca juga: 5 Puisi Pendek tentang Cinta dalam Diam, Bikin Suasana Melow

Mengalami sebuah pengkhianatan dan putus cinta memang menyesakkan hati. Namun dengan menulis puisi galau sedih, adakalanya akan sedikit mengurangi perasaan tersebut. Selamat mencoba! (nov)