5 Contoh Puisi Pendek Beragam Tema Berdiksi Indah dan Mengena di Hati

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membuat puisi pendek yang indah dan penuh makna diperlukan keahlian khusus dalam memilih diksi yang pas dan indah. Mungkin beberapa contoh puisi pendek dari penyair terkenal yang akan dibagikan kali ini bisa dijadikan acuan dalam belajar menulis puisi pendek.
Puisi-puisi tersebut datang dari Sapardi Djoko Damono, Joko Pinurbo, dan Emy Suy. Meskipun puisi yang mereka buat pendek, tapi setiap rangkaian katanya indah dan memiliki daya tariknya tersendiri. Ditambah ada makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Tak hanya sekadar rangkian kata tanpa makna.
5 Contoh Puisi Pendek dari Penyair Terkenal
Menulis puisi pendek yang mengena di hati memang sedikit sulit. Pemilihan katanya harus benar-benar dipikirkan dengan baik agar memiliki makna yang mendalam dan tidak bertele-tele. Hal ini akan menjadi ciri khas tersendiri dari contoh puisi pendek.
Di bawah ini lima contoh puisi pendek yang berdiksi indah dan mengena di hati yang dua di antaranya diambil dari buku Kumpulan Esai Apresiasi Puisi, Indra Intisa, (2018:39).
1. Musim Tangis
Karya: Emy Suy
Tentang salju yang turun di mataku
Adalah rindu yang diawetkan waktu
Aku gigil dalam sunyi
Matahari datanglah tataplah aku penuh api
2. Lenyap Segala Lenyap
Karya: Emy Suy
Jika kabar hilang rimba
Jika angin enggan menyapa
Jika lenyap segala senyap
Nisankan pertemuan daun kering dan ranting patah
Biar saja batu membisu di kali dilewati arus ribuan kali
Dan lepaslah jejak embun di pucuk-pucuk pinus
3. Akulah Si Telaga
Karya Sapardi Djoko Damono
Akulah si telaga:
Berlayarlah di atasnya;
Berlayarlah menyibakkan riak-riak kecil
Yang menggerakkan bunga-bunga padma;
Berlayarlah sambil memandang harumnya cahaya;
Sesampai di seberang sana, tinggalkan begitu saja
Perahumu biar aku yang menjaganya.
4. Cermin 1
Karya: Sapardi Djoko Damono
Cermin tak pernah berteriak;
la pun tak pernah meraung, tersedan, atau terisak,
Meski apapun jadi terbalik di dalamnya;
Barangkali ia hanya bisa bertanya:
Mengapa kau seperti kehabisan suara?
5. Puisi Telah Memilihku
Karya: Joko Pinurbo
Puisi telah memilihku
Menjadi celah sunyi di antara baris-barisnya yang terang.
Dimintanya aku tetap redup dan remang.
Baca juga: 5 Contoh Puisi yang Paling Indah dari Penyair Terkenal Tanah Air
Itu tadi beberapa contoh puisi pendek yang bisa dijadikan panduan untuk membuat puisi yang singkat, padat, indah, dan bermakna mendalam. Selamat berkarya. (nov)
