Konten dari Pengguna

5 Contoh Puisi tentang Nabi Muhammad, Penuh Makna dan Menyentuh Hati

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi tentang Nabi Muhammad, Foto oleh Rumman Amin di Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi tentang Nabi Muhammad, Foto oleh Rumman Amin di Unsplash

Menulis puisi tentang Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam adalah salah satu cara untuk mengungkapkan rasa cinta dan rindu umat muslim kepada kekasih Allah tersebut. Selain itu mengikuti sunah Rasul dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari juga merupakan salah satu tanda rasa cinta kepada Nabi Muhammad.

Untuk yang belum pernah menulis puisi bertema islami khususnya mengenai Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, bisa membaca dulu puisi-puisi yang ditampilkan pada tulisan kali ini. Selain menyentuh hati dan penuh makna mendalam, puisi tersebut juga bisa dijadikan referensi.

5 Contoh Puisi tentang Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

Ilustrasi puisi tentang Nabi Muhammad, Foto oleh Mohamed Nohassi di Unsplash

Di bawah ini adalah lima contoh puisi tentang Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam yang beberapa diantaranya diambil dari buku Antologi Puisi Cinta Rasulullah Kau Sang Rasulku, Eqy Nasya Aulia, dkk, (2017:3-7).

1. Ya Rasulullah

Karya: Maida Rosa Y.

Nabi Muhammad

Engkaulah Nabi Akhir Zaman

Nabi yang selalu mencintai umatnya

Nabi Muhammad

Senyummu, elok wajahmu, tatapanmu memancarkan sinar

Dimana manusia dapat merasakan kebahagiaan,

Kebahagiaan yang tidak pernah dirasakan oleh manusia sebelumnya.

Tatkala engkau bersabda.

Tampak tutur kata indahmu

Engkaulah sebagai salaat bagi umatmu

Dan engkau rela mengantarkan kami nanti ketika melewati jembatan keadilan yang membentang

Sambil berkata - Allahuma salim. Allahuma salim ,

Allahuma salim ."yang artinya "Ya Allah, selamatkanlah,

Ya Allah selamatkanlah . Ya Allah, selamatkanlah.

Nabi Muhammad

Aku mencintaimu

2. Rindu Kepada Rasulku

Karya: Salsabila Yuni S.

Setitik untaian kata tak bermakna,

Mungkin tak akan bisa menggantikan jutaan pengorbanan Seorang hamba mulia nan saleh

Yang dengan tulus mencintai dan mendoakan

Tanpa kenal letih dan bosan

Selalu mengisi hati dan jiwa

Ya, Nabi Muhammad

Bagaimana bisa aku membalas cintamu yang begitu besar

Bagaimana bisa kau mencintai umatmu yang hina ini

Bukankah engkau kekasih Allah

Bagaimana bisa aku dan saudara saudariku berdampingan denganmu kelak

Bukankah diri ini terlalu banyak noda dan dusta

Terlalu banyak hawa nafsu yang meraja

Bagaimana bisa,

Padahal diri ini sudah sangat rindu ingin bertemu

Ketahuilah, wahai suri tauladanku

Betapa beruntungnya umat yang hidup di zamanmu

Saat mereka rindu, mereka bisa datang menemuimu

Meminta nasehat dan bimbinganmu

Allohumma Sholi Ala Muhammad

Wa Ala Ali Muhammad

Dengan sholawat aku mengobati rasa rinduku

Wahai Rasul kekasih Allah

Yang sangat aku cintai

Semoga kita bisa bertemu di Jannah-Nya

3. Rindu Kepada Rasulullah

Karya: Amalia Dinda P. H.

Hari-hari telah berlalu

Namun, namamu masih melekat di hatiku

Dan tak pernah aku berjumpa denganmu

Debu dan keringat membaur jadi satu

Terik matahari yang menyengat kulit

Tidak akan menyurutkan langkah langkah kebajikanmu

Di setiap tapak jalan yang ia lalui

Tersebar doa dan keberkahan

Yang terpancar dan terasa bagi kaum muslimin

Tetapi redup bagi kaum munafik

Ya, Nabi

Sangatlah agung namamu

Hambamu ini sangatlah rindu kepadamu

Rindu dengan kedamaian yang telah engkau berikan kepada kami

Ya, Rasulullah

Betapa indah akhlakmu

Seperti cahaya matahari

Yang menerangi isi bumi

Engkaulah

Sebagai petunjuk yang baik bagi kaum muslimin

Dan sebagai cermin kehidupan

Ya, Nabi, Ya , Rasulullah

Hadirkanlah cinta

Dan ajarkanlah akhlakmu yang mulia kepada kami

4. Engkau Sang Nabi

Karya: Novi Kurniasih

Engkau manusia mulia

Lebih mulia dari emas permata

Seluruh semesta menyanjungmu,

Salam untukmu duhai kekasih Allah

Engkau manusia suci nan cemerlang

Lebih jernih dari embun pagi

Lebih bening dari mata air duniawi

Harum pengorbananmu

Mengalahkan milyaran wangi bunga dunia

Hangatnya kasih sayangmu

Mengalahkan hangat mentari bumi ini

Engkau sang Nabi akhir zaman

Kekasih pemilik kematian dan kehidupan

Akankah kita berjumpa di jannah-Nya kelak

5. Rindu Nabiku

Siapa yang tak rindu berjumpa dengan kekasih Illahi Rabbi

Siapa yang tak ingin memandang wajah teduh sang penyelamat umat

Siapa yang tak ingin bertemu

Sungguh terasa tak pantas diriku merindukanmu

Sungguh terasa tak pantas diriku memandang wajahmu

Meski jika itu hanya dalam mimpi

Wahai Pemilik hatiku

Sampaikanlah rasa kasih dan sayangku untuknya

Meski rasa ini tak seberapa

Bahkan kadang tergadai oleh buaian dunia

Duhai Sang Penjaga hatiku

Haturkanlah salam rinduku untuknya

Dari manusia yang penuh dosa

Dari manusia yang penuh alpha

Baca juga: 4 Puisi Islami tentang Kehidupan

Bagaimana, sudah menemukan inspirasi puisi tentang Rasulullah, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam? Semangat berkarya! (nov)