5 Kumpulan Puisi Mengikhlaskan yang Tulus

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kumpulan puisi mengikhlaskan menjadi renungan bahwa apa pun yang kita miliki tidak akan selamanya menjadi milik kita. Akan ada waktunya untuk melepaskannya.
Ikhlas tidak semudah yang dikatakan orang-orang. Dilihat dari segi mana pun, kehilangan dan melepaskan sesuatu adalah kesedihan yang mendalam. Mungkin setelah membaca puisi tentang mengikhlaskan dalam artikel ini kamu bisa memahami arti ikhlas.
Baca Juga: 6 Puisi Kehilangan Orang Tersayang sebagai Ungkapan Isi Hati
Kumpulan Puisi Mengikhlaskan yang Tulus
Dikutip dari buku Senja karya Penikmat Literasi, buku Rumah Puisi karya Mbah Sapta Genta, buku Kumpulan Puisi karya Bagas Mahardika dkk, dan buku Daun Tak Bertangkai karya Heni Suryadi, berikut ini kumpulan puisi mengikhlaskan yang tulus.
1. Senja dan Mengikhlaskan
Karya: Yanti Jayanti
Senja mengajarkan aku tentang keikhlasan
Jika tak selamanya penantian berakhir dengan senyuman
Justru terkadang kita harus berbesar hati
Jika penantian kita harus berujung mengikhlaskan
Senja mengajarkanku mencintai kehilangan
Walaupun ada goresan luka yang harus diredam
Senja mengajarkanku jika mengikhlaskan bukan hal bodoh
Justru sebuah sikap kesatria
Senja mengajarkanku betapa pedihnya menanti
Dan mengajarkanku untuk menghargai pertemuan
Senja mengajarkanku jika mengikhlaskan
Tanda bukti kita yakin hari esok
Dan senja mengajarkanku tak selamanya
Justru terkadang saling mengikhlaskan itu yang menguatkan
Menggenggam itu menguatkan
2. Ikhlas
Mengikhlaskan hati
Mencuci rasa iri
Membasuh dengki
Mengikhlaskan hati
Belajar tak membenci
Belajar mencintai
Mensyukuri yang menghampiri
Menyabari yang pergi
Tak sedih yang luput
Tak bahagia yang ikut
Belajar ikhlas menjalani ikhlas
Merengkuh ikhlas mengikhlaskan ikhlas
Ikhlas, kalis kholas
3. Ziarah
Mari kita ziarahi rindu
Belajar mengikhlaskan temu
Jangan khawatir tentang kegelisahan yang tiada akhir
Mari kita ucapkan doa
Kau dan aku akan terbiasa
Mengikhlaskan temu yang telah tiada
Dan kau tebar kembang berwarna terang
Mengikhlaskan dan melupakan
Akan ku sirami makam rindu dengan air mawar
Mari kita ziarahi rindu
4. Kuikhlaskan Dia karena-Mu
Karya: Nailan Chaniago
Aku mempunyai cerita
Tapi aku ragu harus memulainya dari mana
Mengenai cerita cinta yang tidak ada Allah di dalamnya
Aku pernah begitu berharap kepada manusia
Bahkan menggadaikan keimanan
Hanya demi cinta yang belum tepat waktunya
Kehilangan kenikmatan dalam beribadah pun pernah kurasakan
Agaknya ini karena aku terjebak dalam lumpur kemaksiatan yang begitu merajalela
Namun, beruntungnya aku pada suatu malam
Aku terbangun lalu bermunajat kepada Sang Pencipta
Seberuntung itu akhirnya aku menyadari cinta yang tak seharusnya ada
Hari ini aku putuskan untuk mengambil langkah yang tepat namun terasa sangat berat
Aku harus mengikhlaskan semua yang ada
Aku harus mengikhlaskan sesuatu yang pernah
Kugenggam sebelumnya
5. Pergilah Bersamanya
Rasa cintaku telah lama mati
Takkan pernah bangkit lagi
Engkau yang sangat kucintai
Tega nian kau mengkhianati
Kini aku tak ingin lagi
Mencintai dan dicintai
Karena perasaanku telah mati
Takkan kubuka lagi pintu hati ini
Kau yang sangat kudambakan dalam jiwa ini
Setiamu hanyalah perangkap tuk menyakiti
Hingga aku tak mampu berdiri
Karena kau lukai jantung hati
Kau takkan pernah menyakiti
Itu sumpah janjimu yang kau beri
Tapi ternyata janjimu wanprestasi
Menjadikanku tak ingin jatuh cinta lagi
Semenjak kau meninggalkanku pergi
Hingga saat ini tak akan pernah kubuka hati
Karena jiwa dan ragaku telah mati
Ku takkan pernah mengenangmu lagi
Engkau yang selama ini yang kusayangi
Tega mengkhianati cinta suciku ini
Kini kuharus berlapang hati
Untuk mengikhlaskan kau pergi
Nah, itu dia kumpulan puisi mengikhlaskan yang tulus dan penuh makna. Semoga bermanfaat.
