Konten dari Pengguna

5 Kumpulan Puisi Terbaik tentang Ibu yang Penyayang

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kumpulan Puisi Terbaik tentang Ibu yang Penyayang. Foto: pexel.com/pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kumpulan Puisi Terbaik tentang Ibu yang Penyayang. Foto: pexel.com/pixabay.

Ibu adalah orang yang sangat berharga dalam hidup kita, kasih sayangnya tak terkira, seperti yang tergambar dalam kumpulan puisi terbaik tentang ibu yang penyayang ini.

Ibu menyayangi anak-anaknya sepanjang masa tanpa mengharap imbalan. Selalu mengasihi anak-anaknya sepanjang masa. Peran ibu menjadi sangat penting di dalam keluarga.

5 Kumpulan Puisi Terbaik tentang Ibu yang Penyayang

Ilustrasi Kumpulan Puisi Terbaik tentang Ibu yang Penyayang. Foto: pexel.com/luliyan.

Berikut ini kumpulan puisi terbaik tentang ibu yang penyayang, dikutip dari interestingliterature.com dan www.familyfriendpoems.com.

1. My Mother’

Ann Taylor

Siapa yang selalu duduk dan memperhatikan wajahku saat bayi

Saat tidur di tempat tidur buaianku,

Dan air mata kasih sayang yang manis ditumpahkan?

Ibuku.

Saat rasa sakit dan sakit membuatku menangis,

Yang menatap mataku yang berat,

Dan menangis karena takut aku mati?

Ibuku.

2. Rock Me to Sleep

Elizabeth Akers Allen

Ibu, Ibu tersayang, tahun-tahun telah lama

Sejak terakhir kali aku mendengarkan lagu pengantar tidurmu:

Nyanyikan, lalu, dan bagi jiwaku itu akan terlihat

Tahun-tahun kewanitaan hanyalah mimpi

Menggenggam hatimu dalam pelukan penuh kasih

Dengan bulu matamu yang lembut menyapu wajahku

Tidak pernah lagi setelah ini untuk bangun atau menangis;—

Goyangkan aku agar tidur, Ibu, - goyang aku agar tidur!

3. Mother

Lola Ridge

Cintamu seperti cahaya bulan

mengubah hal-hal kasar menjadi keindahan

jadi jiwa-jiwa kecil yang masam

memantulkan satu sama lain secara miring

seperti pada cermin retak

lihatlah dalam semangatmu yang bercahaya

refleksi mereka sendiri

berubah rupa seperti dalam aliran yang bersinar

dan mencintaimu apa adanya

4. Her Hands

Maggie Pittman

Tangannya memegangku dengan lembut sejak aku menarik napas pertamaku

Tangannya membantu membimbingku saat aku mengambil langkah pertama

Tangannya memelukku erat ketika air mata akan jatuh

Tangannya dengan cepat menunjukkan kepadaku bahwa dia akan mengurus semuanya

Tangannya ada di sana untuk menyisir rambutku, atau meluruskan busur yang bandel

Tangannya sering ada untuk menghibur rasa sakit yang tidak selalu terlihat.

Tangannya membantu menahan bintang-bintang di tempatnya, dan mendorongku untuk meraihnya

Tangannya akan bertepuk tangan dan bersorak dan memuji ketika aku menangkapnya panjang lebar

Tangannya juga akan mendorongku, meskipun tidak ke bawah atau dalam bahaya.

Tangannya akan menekankan kata-kata, lakukan saja apa yang kukatakan

Tangannya terkadang harus disiplin, membantu menekuk pohon muda ini

Tangannya akan membentuk dan membentukku menjadi semua yang dia tahu aku bisa

5. What I Would Do For You

Jayne Sena

Aku akan melakukan apa saja yang kamu minta

Untukmu, tidak ada yang tidak akan kulakukan; tidak ada tugas seperti itu

Aku akan berjalan tanpa sepatu ke ujung bumi

Aku akan memberikan apa pun yang aku harus, untuk mengajarimu harga diri

Aku akan memegang tanganmu setiap menit, setiap hari

Tapi aku tidak akan melakukannya karena aku tahu kamu harus menemukan jalanmu sendiri

Aku pasti akan menanggung sakit hati cinta pertamamu yang nyata

Meskipun aku tidak bisa, secara alami aku akan merasakan apa yang kamu rasakan

Aku akan menjual jiwaku jika itu akan membuatmu bahagia selamanya

Aku akan memberikan tangan kananku untuk menjaga kita selamanya bersama

Aku akan berlari seratus mil ke atas bukit di tengah hujan

Hanya untuk menjamin bahwa kamu tidak akan pernah merasakan sakit

Aku akan tertawa bersamamu bahkan jika aku sedih

Aku akan memberimu senyuman bahkan jika aku marah

Aku hanya bisa menerima kesalahanmu dengan seringai di wajahku

Aku akan memandumu mengoreksi tetapi dengan kecepatanmu sendiri

Aku akan memandumu menjalani hidup, karena dunia ini bisa menjadi sangat liar

Hanya saja, jangan pernah lupa bahwa kamu akan selalu menjadi anakku.

Nah, itulah kumpulan puisi terbaik tentang ibu tersayang yang bisa kamu ucapkan untuk ibumu.