Konten dari Pengguna

5 Pantun Bahasa Jawa 4 Baris tentang Nasihat dan Artinya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pantun bahasa Jawa 4 baris, Pexels/Thought Catalog.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pantun bahasa Jawa 4 baris, Pexels/Thought Catalog.

Orang Jawa selalu memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan nasihat, salah satunya melalui pantun. Di zaman ini, banyak orang mempelajari pantun bahasa Jawa 4 baris yang berisi nasihat untuk mempertahankan ajaran atau petuah nenek moyang.

Mengutip dari buku Parikan Pantun Jawa oleh Koesalah Soebagyo Toer (2011), dalam bahasa Jawa, pantun disebut dengan parikan. Parikan adalah puisi lama yang terdiri dari dua baris (parikan tunggal) atau empat baris (parikan ganda).

Susunan pantun atau parikan sangat bebas, hanya saja terbagi menjadi dua bagian, yaitu sampiran (bagian pertama/wadah) dan isi (bagian kedua/pelengkap). Sajak pantun berupa sajak silang, yakni a-b (parikan tunggal) dan a-b-a-b (parikan ganda).

Pantun Bahasa Jawa 4 Baris

Ilustrasi pantun bahasa Jawa 4 baris, Unsplash/Rima Kruciene.

Sebenarnya, pantun bahasa Jawa 4 baris tidak bisa diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Pasalnya banyak kata dalam bahasa Jawa yang tidak ada padanannya dalam bahasa Indonesia, sehingga makna dari parikan itu sendiri menjadi kurang mengena.

Namun, karena tidak semua orang mampu berbahasa Jawa, apalagi di era modern dimana bahasa daerah mulai terkikis, maka terjemahan parikan sangat penting. Berikut adalah beberapa pantun bahasa Jawa 4 baris dan artinya:

1. Esuk-esuk mlaku ing pasar

Mlaku wong loro karo pacar

Awak dhewe ing taun sing anyar

Semangate aja nganti pudar

Artinya: Pagi-pagi jalan di pasar

Jalan berdua bersama pacar

Diri kita di tahun yang baru

Semangatnya jangan sampai pudar

2. Sawah ijo langit biru

Senja teko karo fajar

Sak iki wis taun baru

Impian baru kudu dikejar

Artinya: Sawah hijau langit biru

Senja datang bersama fajar

Sekarang sudah tahun baru

Impian baru harus dikejar

3. Nang Jombang tuku tahu susu

Tahune dideleh wadah

Sinau ojo nganti nesu

Insyaallah mesti oleh faedah

Artinya: Ke Jombang beli tahu susu

Tahunya ditaruh di wadah

Belajar jangan sampai marah

Insyaallah pasti mendapat faedah

4. Nang Kabuh numpak prahu

Nang Ngoro tuku es

Ojo nganthi males sinau

Mergo sinau iku kuncine wong sukses

Artinya: Ke Kabuh menaiki perahu

Ke Ngoro membeli es

Jangan sampai malas belajar

Sebab belajar itu kuncinya orang sukses

5. Mlaku-mlaku neng Deso Tejo

Ojo lali mampir tuku gulo

Ulan syawal ulane riyoyo

Ayo silaturahmi lan njaluk sepuro

Artinya: Jalan-jalan ke Desa Tejo

Jangan lupa mampir membeli gula

Bulan Syawal bulannya Hari Raya

Ayo silahturahmi dan meminta maaf

Itulah beberapa contoh pantun bahasa Jawa 4 baris lengkap dengan terjemahannya agar mudah dipahami. (LAIL)

Baca juga: 10 Contoh Pantun tentang Gunung yang Bagus dan Penuh Makna