Konten dari Pengguna

5 Pantun Melayu Pembuka Acara untuk Acara Formal dan Nonformal

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi Pantun Melayu Pembuka Acara, Foto Unsplash/Alexandre Pellaes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pantun Melayu Pembuka Acara, Foto Unsplash/Alexandre Pellaes

Pantun melayu pembuka acara dapat dijadikan sebagai pilihan yang tepat untuk memulai acara formal maupun nonformal. Dengan pantun yang digunakan, akan menghidupkan suatu acara yang sedang ditangani.

Dari buku dengan judul The Kearning Cell Dalam Pembelajaran Menulis Pantun, Dra. Wiji Astuti, (2021:30), pantun merupakan salah satu jenis sastra lisan yang berbentuk puisi. Pantun dikenal di berbagai daerah Indonesia dengan nama yang berbeda-beda.

Ciri-ciri pantun adalah tiap bait umumnya terdiri dari 4 larik. Setiap larik, terdiri dari 8 sampai 12 suku kataa. Pantun mempunyai sampiran dan isi dengan pola rimanya a-b-a-b. Pantun selesai dalam satu bait dan tidak diteruskan dalam bait berikutnya.

5 Pantun Melayu Pembuka Acara

Ilustrasi Pantun Melayu Pembuka Acara, Foto Unsplash/Miguel Henriques

Sebelum membahas contoh pantun melayu pembuka acara, ketahui terlebih dahulu pengertian dari pantun melayu.

Berdasarkan buku yang berjudul Khazanah Negeri Pantun, Rendra Setyadiharja, (2020:205), pantun melayu adalah sebuah bagian kecil dari suatu pola komunikasi manusia yang khas dari bangsa Melayu di mana dua baris pertama merupakan sebuah bentuk puitis dan dua baris berikutnya merupakan percakapan aktual.

Pantun juga merupakan suatu pola komunikasi dalam kebudayaan di mana pantun sejatinya merupakan sebuah tradisi lisan yang berpola pada kategori komunikasi konteks tinggi. Karena di dalam pantun sesungguhnya menyimpan suatu makna yang tersimbolik yang ingin disampaikan dengan pesan yang implisit dan bukan secara eksplisit.

Berikut merupakan kumpulan pantun melayu pembuka acara formal dan nonformal sebagai referensi.

  1. Mawar kuntum tumbuh melata

    Bunga merbah di pohon kelapa

    Assalamualikum mulanya kata

    Saya sembah pembuka bicara

  2. Pergi kuala hendak berkelah

    Jangan lupa membawa talam

    Kalam dibuka dengan bismillah

    Kata dibuka dengan salam

  3. Tengah permata jalan berteman

    Harum bauan bunga kasturi

    Selamat datang Tuan budiman

    Hadirnya Taun menambahkan seri

  4. Sayang kumbang mencari makan

    Terbang seiring di tepi kali

    Selamat datang kami ucapkan

    Moga diiringi restu ilahi

  5. Ke Pekan Kuala membeli bingka

    Sayang pesanan terlupa sudah

    Majlis bermula tirai dibuka

    Dengan alunan madah yang indah

Baca juga: 10 Pantun Madura tentang Kehidupan beserta Artinya

Demikianlah kumpulan pantun melayu pembuka acara formal dan nonformal sebagai referensi. Para MC dapat menggunakan salah satu pantun di atas untuk memulai sebuah acara. (Ria)