5 Pantun Melayu Pembuka Acara untuk Acara Formal dan Nonformal

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun melayu pembuka acara dapat dijadikan sebagai pilihan yang tepat untuk memulai acara formal maupun nonformal. Dengan pantun yang digunakan, akan menghidupkan suatu acara yang sedang ditangani.
Dari buku dengan judul The Kearning Cell Dalam Pembelajaran Menulis Pantun, Dra. Wiji Astuti, (2021:30), pantun merupakan salah satu jenis sastra lisan yang berbentuk puisi. Pantun dikenal di berbagai daerah Indonesia dengan nama yang berbeda-beda.
Ciri-ciri pantun adalah tiap bait umumnya terdiri dari 4 larik. Setiap larik, terdiri dari 8 sampai 12 suku kataa. Pantun mempunyai sampiran dan isi dengan pola rimanya a-b-a-b. Pantun selesai dalam satu bait dan tidak diteruskan dalam bait berikutnya.
5 Pantun Melayu Pembuka Acara
Sebelum membahas contoh pantun melayu pembuka acara, ketahui terlebih dahulu pengertian dari pantun melayu.
Berdasarkan buku yang berjudul Khazanah Negeri Pantun, Rendra Setyadiharja, (2020:205), pantun melayu adalah sebuah bagian kecil dari suatu pola komunikasi manusia yang khas dari bangsa Melayu di mana dua baris pertama merupakan sebuah bentuk puitis dan dua baris berikutnya merupakan percakapan aktual.
Pantun juga merupakan suatu pola komunikasi dalam kebudayaan di mana pantun sejatinya merupakan sebuah tradisi lisan yang berpola pada kategori komunikasi konteks tinggi. Karena di dalam pantun sesungguhnya menyimpan suatu makna yang tersimbolik yang ingin disampaikan dengan pesan yang implisit dan bukan secara eksplisit.
Berikut merupakan kumpulan pantun melayu pembuka acara formal dan nonformal sebagai referensi.
Mawar kuntum tumbuh melata
Bunga merbah di pohon kelapa
Assalamualikum mulanya kata
Saya sembah pembuka bicara
Pergi kuala hendak berkelah
Jangan lupa membawa talam
Kalam dibuka dengan bismillah
Kata dibuka dengan salam
Tengah permata jalan berteman
Harum bauan bunga kasturi
Selamat datang Tuan budiman
Hadirnya Taun menambahkan seri
Sayang kumbang mencari makan
Terbang seiring di tepi kali
Selamat datang kami ucapkan
Moga diiringi restu ilahi
Ke Pekan Kuala membeli bingka
Sayang pesanan terlupa sudah
Majlis bermula tirai dibuka
Dengan alunan madah yang indah
Baca juga: 10 Pantun Madura tentang Kehidupan beserta Artinya
Demikianlah kumpulan pantun melayu pembuka acara formal dan nonformal sebagai referensi. Para MC dapat menggunakan salah satu pantun di atas untuk memulai sebuah acara. (Ria)
